Di tengah pandemi Corona COVID-19 menjaga imunitas tubuh sangat penting. Imunitas tubuh dapat membantu seseorang agar terhindar dari virus Corona yang saat ini telah menyebabkan ribuan orang meninggal dunia.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh seseorang. Berikut cara mudah untuk meningkatkan imunitas tubuh, dikutip dari Medical Daily.
Konsumsi makanan sehat
Para ahli kesehatan mengatakan bahwa sistem kekebalan tubuh yang kuat dimulai dari memperhatikan asupan makan. Menurut Orlando Health, sebuah rumah sakit dari Orlando, Florida, usus yang sehat adalah kunci untuk melawan infeksi. Dalam laman website Orlando Health menjelaskan orang dewasa harus makan lima sehat empat sempurna.
Dokter dan ahli gizi merekomendasikan makanan seperti bayam, jamur, bawang putih, brokoli hingga stroberi. Makanan ini baik untuk dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin dan nutrisi penambah imunitas tubuh.
Tidur yang cukup
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), orang dewasa setidaknya harus tidur selama 7 jam setiap harinya. Cukup tidur juga jadi salah satu cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
"Sistem kekebalan tubuh layaknya seperti komputer. Ia harus diistirahatkan agar tidak menjadi terlalu panas," kata Dr Mark Moyad dari Pusat Medis Universitas Michigan.
Hindari stres
Stres dapat berpengaruh pada imunitas tubuh. Menghindari stres sangat penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Karenanya, selama pandemi Corona, CDC merekomendasikan untuk membatasi membaca berita terkait virus ini. Karena terlalu banyak membaca berita Corona dapat meningkatkan kecemasan yang berdampak pada stres.
Olahraga teratur
Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Olahraga dapat dilakukan di rumah untuk membuat kondisi tubuh Anda bugar.
Studi China Sebut Virus Corona Masih Ada di Tubuh Meski Gejalanya Mereda
Studi di China sebut virus Corona COVID-19 masih tinggal di dalam tubuh seseorang meski kondisi pasien sudah membaik atau gejalanya sudah mereda. Melalui studi tersebut peneliti melakukan beberapa kali tes swab tenggorokan pada pasien Corona COVID-19.
"Temuan paling signifikan dari studi kami adalah setengah dari pasien (yang diteliti) tetap memiliki virus, bahkan setelah gejala mereka membaik," jelas salah satu peneliti dari Yale School of Medicine Lokesh Sharma, dikutip dari Health24 pada Jumat (10/4/2020).
Bahkan pada kasus Corona dengan gejala berat pasien Corona disebut memiliki kemungkinan waktu shedding yang lebih lama. Di mana shedding merupakan masa seorang pasien dalam menularkan penyakit tersebut.
Para peneliti menyebut bahwa pasien Corona dapat menularkan virus dalam satu hingga delapan hari. Karenanya, mereka menyimpulkan masa karantina pasien perlu diperpanjang untuk menghindari risiko penularan meski kondisinya sudah membaik.
"Ini penting untuk memastikan bahwa Anda tidak menginfeksi orang lain," ungkap peneliti lainnya dari Chinese PLA General Hospital Dr Lixin Xie.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar