Jumat, 17 April 2020

Seputar Rapid Test Covid: Cara Kerja hingga Harga Jualnya

Pemerintah terus berupaya mencegah penyebaran virus corona, salah satunya dengan melakukan rapid test covid. Pemeriksaan ini harapannya bisa memutus rantai penyebaran sehingga pasien yang positif bisa mengisolasi diri.
Saat ini, alat rapid test covid masih didatangkan pemerintah dari luar negeri. Jumlahnya yang terbatas, hanya boleh digunakan pada orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) dan tenaga medis.

Fakta-Fakta Rapid Tes Covid:
1. Pengertian
Rapid tes covid adalah metode awal mendeteksi virus corona dalam tubuh. Pengecekannya dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien dan melihat adakah antibodi lgM dan lgG.

Adapun, lgM dan lgG adalah antibodi yang diproduksi saat tubuh terpapar virus corona. Sehingga ketika hasil tes menunjukkan positif pasien harus melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk swab cairan di saluran pernapasan.

Tes PCR harus dilakukan guna memastikan betul pasien terinfeksi virus corona atau bukan. Sebab, bisa jadi antibodi lgM dan lgG pada tubuh muncul terhadap virus lain dalam tubuh.

2. Cara Kerja
Untuk pengecekannya, petugas medis akan mengambil darah pada ujung jari pasien. Kemudian, darah akan diteteskan ke dalam alat rapid tes bersama cairan penanda antibodi.

Hasil rapid tes memakan waktu antara 10-15 menit. Ada tiga keterangan pada alat, yakni C, lgG, dan lgM. Bila pasien positif, akan muncul garis pada keterangan C dan lgG atau lgM. Sedangkan garis yang muncul pada keterang C artinya pasien negatif.

Setelah mengetahui hasil tes, pasien positif harus melakukan swab dan isolasi mandiri selama 14 hari. Begitu pula dengan pasien negatif juga harus melakukan isolasi di rumah selama 14 hari.

Pemeriksaan ini harus dilakukan kembali pada pasien negatif dalam rentang waktu 7-10 hari setelah rapid tes pertama. Pasalnya, pembentukan antibodi lgG dan lgM memerlukan waktu hingga beberapa minggu setelah tubuh terpapar virus corona.

3. Marak Dijual Online
Alat rapid tes sekarang telah banyak dijual secara online. Hanya saja, belum diketahui kualitasnya apakah memenuhi standar atau tidak. Dilihat detikcom, harga rapid test dijual dari harga Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah per boksnya.

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) Prof Amin Soebandrio sendiri tidak menyarankan pemeriksaan rapid test covid dilakukan secara mandiri. Melainkan harus dengan prosedur dari petugas kesehatan.

"Sebaiknya yang melakukan itu (rapid test covid) adalah petugas kesehatan karena mereka akan mencatat orang ini tinggalnya di mana, hasilnya apa. Kalau negatif berarti harus diulang lagi dalam beberapa hari kemudian untuk memastikan. Kalau positif diuji kembali dengan PCR (Polymerase Chain Reaction)," jelas dia saat dihubungi detikcom, Rabu (15/4/2020).

Konsultasi Kesehatan Malah Dapat Saldo OVO, Mau?

Rumah sakit dan berbagai fasilitas kesehatan sedang memperketat aturan pengunjung guna mencegah penularan COVID-19. Meski tetap beroperasi, datang langsung ke instansi kesehatan saat ini tidak disarankan jika hanya untuk berobat penyakit ringan atau sekadar berkonsultasi kesehatan ke dokter.
Salah satu alternatifnya yaitu dengan berobat atau konsultasi ke dokter secara daring. Misalnya menggunakan layanan GrabHealth yang didukung oleh mitra profesional dari Good Doctor.

Masyarakat bisa bertanya apapun soal kesehatan ke dokter profesional langsung meski sedang #DiRumahAja sambil rebahan. Konsultasi kesehatan lewat GrabHealth dapat diakses secara gratis melalui aplikasi Grab.

Dilihat dari aplikasi Grab, Kamis (16/4/2020), Grab juga memberi bonus saldo OVO Rp 10 ribu buat 100 pengguna baru setiap harinya yang menggunakan layanan GrabHealth. Promo ini berlaku pada tanggal 16 hingga 23 April 2020.

Pengguna baru adalah pengguna aplikasi Grab yang baru pertama kali masuk ke halaman muka GrabHealth powered by Good Doctor. Lalu menerima ketentuan halaman persetujuan dan menggunakan layanan chat di hari yang sama.

Adapun sesi tanya jawab atau konsultasi yang sah, yaitu pengguna mengajukan minimal satu pertanyaan, dapat berupa keluhan ataupun menanyakan informasi seputar kesehatan. Sesi harus ditutup oleh dokter dengan rangkuman atau summary.

Sementara pengiriman bonus saldo OVO akan dilakukan selambat-lambatnya 7 hari setelah periode berakhir di tanggal 23 April 2020.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar