Bukan cuma manusia yang berciuman. Batuan ini pun layaknya dua insan yang sedang berciuman.
Batuan ini bernama Kissing Rock, letaknya di kawasan pesisir Pacific Grove, Monterey County, California. Karakteristik pantai ini memang dikelilingi oleh batuan karang cadas.
Batu ciuman yang populer tersebut berada di salah satu sisi pantai yang menjorok ke laut. Kissing Rock merupakan dua batu karang besar yang menyatu seperti sedang ciuman.
Usut punya usut, nama Kissing Rock sudah dikenal sejak tanggal 1 April 1970. Waw!
Life Magazine, majalah zaman dulu di AS yang terbit tahun 1883 dan tutup tahun 1972, berperan besar dalam mengenalkan Kissing Rock kepada wisatawan setempat.
Life Magazine, menyebut Kissing Rock sebagai salah satu tempat paling romantis di Negeri Paman Sam. Kemudian sejak saat itu, tak terhitung sudah berapa banyak calon pengantin yang foto pra-wedding di sana
Selain bisa memotret, turis juga bisa naik ke atas batuan ini. Tidak ada tiket masuk atau biaya khusus bagi turis yang mau melihat Kissing Rock ini.
Sudah terkenal begini, masih ada saja lho yang kurang suka dengan nama batuan ini. Katanya julukan Kissing Rock terlalu berlebihan. Bagaimana menurut, traveler?
Suatu Cerita Pilu, Pulau Besok dan Pulau Kemarin
Di utara bumi ada dua buah pulau yang begitu menarik namun pilu. Nama pulau ini adalah Yesterday dan Tommorrow Island.
Yesterday dan Tomorrow Island adalah dua pulau di perbatasan antara Siberia di Rusia dan Alaska di AS, yang ada di tengah-tengah Selat Bering. Dua pulau ini memiliki nama asli Little Diomede Island dan Big Diomede Island.
Dua pulau ini menjadi bagian dari Kepulauan Diomede. Pulau-pulau cantik ini pertama kali ditemukan oleh penjelajah Rusia, Semyon Dezhnyov di tahun 1400-an. Namun faktanya, orang-orang Eskimo sudah menetap di sana dari 3000 tahun silam!
Seiring berjalan waktu, AS membeli Kepulauan Diomede dari Rusia di tahun 1648 saat memetakan negaranya. AS mendapat Little Diomede Island, sedangkan Rusia tetap memiliki Big Diomede Island.
Jarak antara Little Diomede Island dan Big Diomede Island hanya terpisah lautan sepanjang 3 kilometer. Menariknya, karena dibatasi oleh International Date Line kedua pulau kecil tersebut memiliki perbedaan waktu 21 jam!
International Date Line adalah suatu garis khayal di permukaan bumi yang berfungsi untuk mengimbangi penambahan waktu ketika seseorang bepergian menuju arah timur melalui berbagai zona waktu. Maka artinya, waktu di Little Diomede Island di AS lebih lambat dari pada Big Diomede Island di Rusia.
Dua pulau unik memiliki suku asli, orang Yupik Eskimo (orang-orang Eskimo yang menempati wilayah Alaska dan sekitarnya). Tapi jumlahnya tidak banyak-banyak amat, tak sampai angka 100.
Mereka kebanyakan tinggal di Little Diomede Island, sedangkan di Big Diomede Island lebih banyak penjaga pasukan perbatasan dan stasiun cuaca Rusia.
Karena letak geografisnya dekat Arktik atau Lingkar Kutub Utara, sudah pasti memiliki cuaca yang sangat ekstrem dan selalu tertutup salju. Tapi toh, orang-orang Eskimo yang menetap di sana masih dapat hidup dengan baik.
Penduduk Eskimo memanfaatkan kekayaan alam untuk bisa bertaha hidup. Kebanyakan hidup dengan memancing ikan.
Meski beda warga negara, dua pulau ini sebenarnya saudara. Nenek moyang mereka adalah suku Eskimo dan berlayar ke antar pulau.
Sayangnya, akibat perang dingin antara AS dan Rusia, pulau ini dijaga ketat. Apalagi ketika ada desas-desus ditemukannya miinyak bumi yang melimpah di sana.
"Kami tahu, kami punya saudara di sana. Generasi tua kami sekarat, sekarang tinggal yang muda-muda. Bahasa asli kami telah hilang, semuanya memakai bahasa Inggris sedangkan di sana memakai bahasa Rusia. Ini mengerikan, ini bukan salah kami," keluh Frances Ozenna, pemimpin Eskimo di Little Diomede Island, dilansir dari BBC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar