Seiring bertambahnya usia sebagian besar tubuh kita akan berubah. Mulai dari kehilangan rambut, berubahnya warna rambut, munculnya keriput hingga copotnya gigi atau yang disebut ompong.
Banyak hal yang berubah saat usia seseorang bertambah. Namun, ada hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh pria saat bertambahnya usia yakni penis.
Perubahan apa yang akan terjadi pada penis saat seseorang semakin bertambah usianya?
Berikut perubahan yang akan terjadi pada penis pria saat bertambahnya usia seperti dikutip dari Metro.
Ukuran penis akan berubah
Tubuh pria pada dasarnya diatur melalui hormon testosteron. Hormon ini identik sebagai hormon pria karena berpengaruh terhadap libido.
Namun, setelah Anda melewati usia 40 tahun hormon ini akan berkurang dan dapat menyebabkan perubahan pada ukuran penis Anda.
Kemungkinan alami disfungsi ereksi
Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi dengan baik saat berhubungan seks.
Menurut Asosiasi Ahli Bedah Urologi Inggris, impotensi terjadi pada 50 hingga 55 persen pada pria antara 40 hingga 70 tahun, tetapi itu tidak terbatas pada kelompok usia ini. Penyebab dari disfungsi ereksi bisa karena fisik, neurologis, atau keduanya.
Rambut kemaluan akan menipis atau menjadi abu-abu
Hal ini muncul karena penurunan hormon testosteron. Rambut kemaluan yang menipis dan berubah warna ini juga karena seiring bertambahnya usia pria.
Mr P Sering Kesemutan? Waspadai 5 Kemungkinan Penyebabnya
Mati rasa atau kesemutan merupakan kondisi yang bisa terjadi pada sejumlah bagian tubuh. Namun ternyata terdapat salah satu bagian tubuh yang sebaiknya tidak mengalami hal ini yaitu pada organ kejantanan pria.
Namun, faktanya, mati rasa yang terjadi pada alat vital pria sesungguhnya bukanlah hal yang aneh. Kejadian ini biasa dialami sejumlah pria karena berbagai penyebab, seperti, ketika membonceng sepeda motor atau saat menggunakan celana terlalu ketat.
Berbagai hal yang terjadi dalam waktu lama bisa menimbulkan sensasi mati rasa yang cukup aneh terasa. Padahal, selayaknya bagian tubuh lain yang dialiri darah dan memiliki saraf, kesemutan ini mungkin terjadi.
Walau kerap dianggap tidak berbahaya, namun terdapat sejumlah hal serius yang bisa jadi penyebab mati rasa pada penis. Dilansir dari The Sun, berikut sejumlah masalah kesehatan serius yang bisa jadi penyebab kesemutan pada kemaluan.
1. Kanker prostat
Kanker prostat merupakan salah satu penyakit yang menyerang area kejantanan pria. Salah satu gejala dari penyakit ini adalah mati rasa atau kesemutan yang muncul ketika tumor mulai menyerang kelenjar prostat.
Kelenjar prostat memiliki fungsi memproduksi cairan yang membawa sperma selama ejakulasi. Kanker ini juga dapat menyebabkan mag dan luka pada bagian bawah perut dan menyerang penis.
Gejala lain yang muncul termasuk keinginan untuk kencing terus menerus serta aliran kencing yang lemah. Selain itu sering muncul perasaan tidak enak setelah buang air kecil.
2. Pakaian ketat
Pakaian yang kamu gunakan juga bisa berdampak pada kesehatan area vital. Ketika menggunakan celana jeans skinny maka bisa menyebabkan masalah pada penismu.
Jika pakaian yang kamu gunakan terlalu sempit, maka bisa terjadi iritasi pada penis yang menyebabkan perasaan kesemutan dan gatal. Iritasi ini bisa menyebabkan kejantanamu tidak sesensitif biasanya. Selain itu, pakaian jenis ini juga membuat sirkulasi darah di area tersebut jadi terhambat.
3. Masalah saraf
Masalah saraf yang dialami bisa menjadi pemicu dari mati rasa dan kesemutan. Pria yang mengalami diabetes, lupus, multiple sclerosis, penyakit vaskular, dan kanker mungkin mengalami masalah saraf ini.
Masalah saraf yang dialami ini bisa sangat beragam. Seseorang mungkin mengalami kesemutan, mati rasa, perasaan dingin di penis, atau bahkan rasa nyeri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar