Minggu, 10 Mei 2020

Dinyatakan Sembuh, Begini Cara Tung Desem Berjuang Lawan Corona

Motivator bisnis Tung Desem Waringin membagikan kisahnya saat berjuang melawan virus Corona COVID-19. Sebelumnya Tung Desem terinfeksi virus Corona pada Maret lalu, dan menjalani isolasi di rumah sakit. Pada 10 April ia berhasil dinyatakan sembuh dari virus Corona.
Selama dinyatakan positif ia melakukan teknik pernapasan wim hof. Dilansir situs resmi Wimhofmethod, teknik pernapasan ini bertujuan menggali lebih banyak energi, mengurangi tingkat stres sehingga membuat respons imun bertambah.

"Secara holistik saya pada waktu itu melakukan pernapasan wim hof, ini penting sekali. Karena kalau kena COVID-19 paru-paru tidak bisa menyedot oksigen dengan pernapasan wim hof oksigen saya tinggi pada waktu tes darah," ujar Tung Desem Waringin di siaran langsung BNPB, Minggu (10/5/2020).

Minum air putih yang cukup juga salah satu faktor penting yang membuat seseorang pulih semakin cepat. Ia mengingatkan minum air putih sebanyak 30 cc dikali berat badan seseorang. Misal berat badan 50 kg berarti yang harus diminum 1,5 liter air.

"Kedua, saya minum air yang cukup. Pada waktu diinfus saya tidak minum air akibatnya kurang air," ucapnya.

Selain menjaga fisik, salah satu faktor terpenting menghadapi virus Corona menurutnya adalah dengan menjaga hati untuk terus gembira. Banyak hal yang ia lakukan untuk menjaga hati agar tetap senang, di antaranya bernyanyi, berjoget, hingga berhenti membaca berita negatif tentang virus Corona.

"Fokus untuk bagaimana gembira, jadi berita yang sekiranya itu (negatif) saya stop total, WhatsApp grup stop total, saya hanya fokus pada teman-teman yang sangat positif dan itu membuat kita jadi semangat dan bangkit lagi, sembuhnya cepat sekali," tutupnya.

Jokowi Ingatkan #JagaJarakDulu, Saling Melindungi dari Virus Corona

 Imbauan jaga jarak digencarkan pemerintah demi menangani kasus corona yang semakin meningkat di Indonesia. Sebelumnya juru bicara pemerintah dalam penanganan virus corona COVID-19, dr Achmad Yurianto, pun menilai kasus yang meningkat menandakan kontak dekat dengan positif masih terjadi di masyarakat.
Presiden Republik Indonesia (RI) menegaskan pentingnya jaga jarak melalui media sosial Twitter. Dalam postingan tersebut, kebiasaan 'jaga jarak' menjadi penting selama pandemi corona belum usai.

"Beberapa yang perlu kita jadikan kebiasaan selama pandemi korona belum berlalu. Tidak sulit menerapkannya, hanya membutuhkan kedisiplinan yang kuat. Jaga jarak, karena kita saling menjaga," tulisnya di akun Twitter @jokowi pada Sabtu (28/3/2020).


Joko Widodo
@jokowi
Beberapa yang perlu kita jadikan kebiasaan selama pandemi korona belum berlalu. Tidak sulit menerapkannya, hanya membutuhkan kedisiplinan yang kuat. 

Jaga jarak, karena kita saling menjaga.

Video terlekat
38 rb
09.19 - 28 Mar 2020
Info dan privasi Iklan Twitter
12,8 rb orang memperbincangkan tentang ini

Bersama postingan tersebut, ada sebuah video tentang imbauan jaga jarak. Dalam video tergambar jaga jarak adalah cara untuk melindungi dari penyebaran virus corona.

Caranya dengan bekerja dan belajar dari rumah, beribadah dari rumah. Jika harus berinteraksi, jaga jarak minimal satu meter. Apabila menaiki transportasi umum masyarakat diimbau untuk sebisa mungkin jangan berdekatan.

"Ingat selalu, jaga jarak, kita saling menjaga," tulis imbauan dalam video tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar