Selain menjalani diet ketat dengan program Sirtfood Diet, Adele, yang penampilannya kini mengejutkan publik, juga rutin berolahraga. Padahal di tahun 2015 kala diwawancara oleh Rolling Stones, Adele pernah menyebut ia sangat tidak suka berolahraga.
"Aku tidak suka pergi ke gym. Aku tidak menikmatinya," tutur Adele kala itu.
Namun demi hidup yang lebih sehat, pelantun All I Ask itu memaksakan diri untuk berolahraga bahkan memiliki pelatih kebugaran pribadi. Melansir E! News, Adele rela bangun pagi untuk latihan bersama private trainernya. Saat ini berolahraga sudah menjadi rutinitas yang dilakukan Adele.
"Dia melakukan sesi 60 menit yang meliputi kardio, circuit training, dan pilates. Dia menemukan jenis olahraga yang bekerja untuknya dan lebih menikmatinya," kata salah satu sumber yang dekat dengan Adele.
Dalam sebuah wawancara di tahun 2016 dengan Vogue, Adele mengatakan ia sedang berusaha untuk tetap bugar yang bermanifestasi pada penurunan berat badannya.
"Aku sedang mencoba mendapatkan stamina untuk tur, jadi aku kehilangan sedikit berat badan," papar Adele.
Pete Geracimo, mantan personal trainernya juga menyebutkan pada awalnya Adele bergabung Bersama klub kebugaran adalah bukan tentang mendapatkan tubuh yang kurus. Tujuan Adele rutin olahraga adalah untuk membuatnya lebih sehat, terutama pasca-kehamilan dan pasca-operasi.
Social Distancing dan Jurus Lain Dubai untuk Gaet Turis Usai Corona
Dubai menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong kedatangan wisatawan usai pandemi virus Corona. Apa saja, selain menerapkan social distancing?
Dubai bakal membuka wisata lagi mulai Juli 2020 setelah menutup diri dengan menghentikan penerbangan sejak 24 Maret. Agar turis tetap nyaman setelah virus Corona, pemerintah setempat tetap menerapkan aturan baru.
Salah satunya, menerapkan social distancing. Kebijakan itu membuat sejumlah kemewahan yang dulunya lumrah menjadi pelayanan hotel, nanti akan ditiadakan.
Rencana itu diungkapkan oleh Chris Newman, COO Emaar Hospitality, yang mengoperasikan hotel bintang lima di Dubai. Dia bilang semua elemen mewah berpotensi menghadapi perubahan besar usai pandemi virus Corona. Itu termasuk pelayan untuk canape (makanan pembuka) dan minuman isi ulang, serta handuk panas.
Yang pertama akan dihapus adalah prasmanan. Bahkan, bukan tidak mungkin hotel bakal menutup ruang makan bersama.
Aturan baru juga diterapkan di kolam renang. Hotel-hotel di Dubai berpotensi mengurangi jumlah orang untuk bisa memasuki kolam renang atau opsi lain dengan menerapkan slot waktu tertentu kepada pelanggan berbeda. Kemudian ada jarak sosial untuk mereka yang berjemur.
Selain itu, hotel-hotel di Duai menawarkan diskon besar-besaran. Hotel-hotel itu memangkas harga hingga 60 persen. Konsekuensinya, tak ada pelayanan mewah.
Lesley Rollo, direktur pelaksana agen pemesanan Travelbag mengatakan banyak tawaran pemesanan hotel memberikan diskon hingga 60 persen. Diskon itu tak biasa, karena sebelumnya diskon terbesar mentok di angka 40 persen.
"Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Ini akan memungkinkan perjalanan mewah bagi begitu banyak orang," kata Rollo.
"Kami telah mengumpulkan beberapa penawaran murah, yang dapat Anda pesan untuk Februari 2021, termasuk setengah semester awal," dia menambahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar