Pengemudi mobil Totyota Land Cruiser bernopol B-778-AF, Arif Siswanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan seorang PKL di Kota Tua, Tamansari, Jakbar. Arif saat ini masih diperiksa polisi.
"Sopir mobil sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, Kompol Hari Admoko kepada detikcom, Jumat (22/11/2019).
Hari mengatakan tersangka Arif juga mengalami luka-luka akibat insiden kecelakaan itu, namun Arif sudah diobati di rumah sakit. Arif juga sudah ditahan oleh polisi.
"Betul tersangka sudah ditahan. Untuk tersangka mengalami luka pada bagian muka. Setelah berobat kembali kita bawa ke rumah tahanan Satwil Jakbar," ungkap Hari.
Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 310 junto Pasal 283 Undang-Undang Lalu Lintas No 22 Tahun 2009. Saat ini, polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut.
Diketahui, insiden kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Kamis (21/11) malam di Jalan Pintu Besar Utara, Tamansari, Jakarta Barat. Pengemudi mobil itu lalai saat mengendarai mobilnya karena diduga mengantuk.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar sebelumnya mengatakan sebanyak 2 PKL menjadi korban kecelakaan itu. Korban atas nama Muhammad Mustofa mengalami luka di kepala dan tewas di TKP. Korban lainnya bernama Ripin mengalami patah tulang dan dirawat di rumah sakit.
"MM mengalami Luka bagian kepala memar mengeluarkan darah dan tangan lecet berakibat meninggal di TKP selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit," kata Fahri. https://bit.ly/34moCcs
Pengendara Paksa Melintas di Tol Palembang-Kayu Agung yang Belum Dibuka Umum
Banyak pengendara nekat melintas di Tol Palembang-Kayu Agung, Sumatera Selatan membuat kontraktor resah. Sebab Tol sepanjang 33,5 KM itu belum dibuka untuk umum.
Pengendara memaksa tetap melintasi proyek tol karena mengaku lebih cepat. Berbagai alasan pun disebut agar para pengendara dapat melintas meskipun sangat berbahaya.
"Banyak saja alasannya, ada juga yang sebut nama pejabat ini itu. Ada juga ya alasan lebih cepat hingga mereka nekat nerobos," ujar Kepala Proyek Seksi 1 Tol Palembang-Kayu Agung, Gunawan Joko saat dikonfirmasi, Jumat (22/11/2019).
Padahal, lanjut Gunawan, ruas jalan Tol Palembang-Kayu Agung sampai saat ini belum dibuka untuk umum. Bahkan dia khawatir akan terjadi kecelakaan di area proyek.
"Itu di dalam masih banyak pengerjaan, banyak material proyek dan berserakan. Ini membahayakan untuk pengendara," kata Gunawan.
Sebagai antisipasi, Gunawan mengaku sudah menutup akses masuk dari Kota Kayu Agung dan Jakabaring Palembang. Namun warga tetap saja nekat masuk lewat jalur-jalur tikus.
"Setelah peresmian Tol Terbanggi Besar kemarin memang udah berkurang, tapi masih ada. Jadi pengendara ini masuk lewat jalur logistik dan bukan dari jalur utama," katanya. https://bit.ly/2XI3oTz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar