Jumat, 22 November 2019

Kemenangan PSS Sleman Tidak Lepas dari Tangan Tuhan

 Target PSS Sleman untuk mengakhiri puasa kemenangan dalam tiga laga terakhir Liga 1 tercapai. Hasil bagus ini disebut tak lepas dari tangan Tuhan.

Bertanding di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019) pukul 15.30 WIB, PSS memetik kemenangan 2-0 atas Bhayangkara FC meski tak tampil full team.

Sejumlah pemain Laskar Elang Jawa tak bisa bermain. Muhammad Sidik Saimima, Samuel Christianson, dan Irkham Zahrul Milan dipanggi Tim Nasional U-23, Brian Ferreira juga menepi. Meski begitu, PSS tetao bermain ngotot.

Laskar Sembada sukses menang berkat gol yang diciptakan Yehven Bokhashvili di menit ke-59, menyusul gol kedua saat injury time.

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro, bersyukur atas hasil yang ditorehkan timnya, Menurutnya, ini tak lepas dari kerja keras timnya dan tangan Tuhan.

"Yang pertama jelas kami bersyukur bisa menang dan kemenangan ini tak lepas dri tangan Tuhan. Itu yang perlu kami syukuri dan kerja keras serta kemauan pemain. Meksi kami kehilangan beberapa pemain tapi bisa melakukan yang terbaik," kata Seto usai laga.

Lebih jauh, Seto mengungkapkan sejatinya di babak pertama startegi yang dia terapkan kepada pemain belum lah berjalan baik, terutama dari sisi menyerang.

"Maka kami coba mengubah dengan menyeimbangkan antara menyerang dan bertahan. Kemudian, di babak kedua kami coba main terbuka untuk memenangkan pertandingan ini," ujar dia.

"Bhayangkara juga tampil lumayan dan pertandingan hari ini cukup berimbang dan saling menyerang. Walau memang masih banyak kekurangan dari tim kami, terutama secara indivudu banyak yang perlu diperbaiki. Ke depan saya harap bisa lebih enjoy dalam pertandingan," Seto menjelaskan.

Melalui hasil ini, PSS kini berada di peringkat tujuh klasemen sementara Liga 1 2019. Rinciannya, delapan kali menang, delapan seri, dan enam kalah. https://bit.ly/2Oz6F3E

"Alhamdullilah hari ini diberi poin penuh. Kami bersyukur atas hasil ini. Ke depan kami akan kerja keras lagi," kata Ocvian Chanigio.

Misi PSS Sleman Curi Poin dari Kandang Bhayangkara FC

 PSS Sleman sudah pertandingan puasa kemenangan dalam tiga laga terakhir di Liga 1. Bertandang ke markas Bhayangkara FC, Super Elja mempunyai misi mencuri poin.

Di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/10/2019) sore WIB, Bhayangkara FC vs PSS digelar. PSS menyambangi kandang The Guardian tidak dengan kekuatan penuh.

Muhammad Sidik Saimima, Samuel Christianson dan Irkham Zahrul Milan merupakan pemain Laskar Sembada yang dilirik oleh Indra Sjafri.

"Ada 6-7 pemain kami yang tak bisa bermain. Ada yang terkena akumulasi kartu, ada juga yang ikut pemusatan latihan Timnas U-23. Kami sudah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi itu," kata pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, saat dihubungi detikSport.

Dalam lawatan terakhir ke markas Arema FC, PSS menelan kekalahan telak 0-4. Hasil itu merupakan kekalahan dengan margin terbesar yang ditelan PSS di Liga 1 musim ini. PSS juga tak maksimal dalam dua laga tandang dengan bermain imbang dengan Madura United dan Persipura Jayapura.

"Hasil evaluasi dari pertandingan dengan Arema, kami ada masalah dengan transisi-transisi dan defend. Hal itu sudah diperbaiki," kata Seto lai.

"Materi pemain Bhayangkara merata. Jadi tak bisa mewaspadai satu pemain saja," dia menambahkan.

Untuk pertandingan ini, Seto juga menjelaskan target yang ingin dia capai bersama PSS. "Kami hanya berusaha untuk mencuri poin," kata pelatih yang juga pernah menangani PSIM Yogyakarta itu. https://bit.ly/2OaRSgE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar