Muncul sebuah situs yang mengklaim bahwa dalam rangka ulang tahun ke-60 Telkomsel, maka akan diberikan hadiah seribu unit jam tangan pintar dan perangkat mobile. Klaim tersebut telah dibantah oleh Telkomsel yang berarti situs itu merupakan penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel.
Ketika dikunjungi, situs penipuan itu memajang logo Telkomsel agar terlihat lebih meyakinkan. Sedangkan untuk mendapatkan hadiah, maka pengunjung diminta membuka gift box yang disediakan. Namun jangan sampai terkecoh jika mendapatkan link-nya, yang antara lain dibagikan melalui WhatsApp.
Pasalnya, Telkomsel menyatakan bukan pihak yang menyelenggarakan program tersebut. Mereka pun mengimbau kepada pelanggan untuk tidak melakukan klik atau mengakses tautan (link) yang beredar dan juga agar tidak membagikannya.
"Seluruh program yang secara resmi dan sah dijalankan oleh Telkomsel, baik itu promo, penawaran khusus, hingga undian berhadiah, dapat dilihat di berbagai saluran resmi milik Telkomsel, seperti akun resmi di media sosial dan situs www.telkomsel.com," sebut Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin.
Telkomsel pun mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap SMS atau tautan (link) yang mengarah ke situs penipuan berhadiah yang mengatasnamakan Telkomsel.
"Telkomsel juga menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadinya (nomor telepon, email, alamat, dan lain sebagainya), dan tidak membagikannya ke pihak yang tidak dapat dipastikan legitimasinya," tambah Denny.
Di sisi lain, Telkomsel mengaku belum dapat memastikan apakah ada orang yang tertipu dengan situs berhadiah palsu itu. Pihak Telkomsel berharap tidak ada yang menjadi korban.
https://nonton08.com/movies/keep-the-aspidistra-flying/
Legenda Ilmuwan Rusia Tak Sengaja Gali Lubang ke Neraka
- Apa yang ada di kedalaman Bumi menarik perhatian banyak orang. Termasuk pernah memicu munculnya legenda bahwa ilmuwan Rusia tak sengaja menggali lubang yang sampai di neraka.
Well to Hell, demikian sebutan urban legend yang beredar di internet sejak sekitar tahun 1997. Bahkan pada tahun 1998 pernah ditayangkan kisahnya di stasiun televisi religius Amerika Serikat Trinity Broadcasting Network.
Ceritanya, ada tim engineer Rusia dipimpin oleh Mr Azakov menggali lubang di kawasan Siberia sedalam 14,4 kilometer dan mencapai suatu rongga. Penasaran dengan temuan itu, mereka menurunkan mikrofon tahan panas dan perangkat sensor lain.
Temperaturnya disebut tembus 1.000 derajat Celcius dan terdengar suara-suara manusia seperti sedang tersiksa. Para ilmuwan itu pun terkejut dan berkesimpulan mereka telah menemukan neraka.
Kisahnya lagi, paramedis yang merawat para ilmuwan itu memberi obat untuk menghapus ingatan jangka pendek. Itu yang disebut menjadi sebab cerita ini ditutup rapat. Selain kisah ini, ada pula rekaman suara beredar yang diklaim sebagai suara siksaan di neraka dari tempat tersebut.
Cerita yang sempat beredar liar dan ditambahi sana sini tersebut tentu saja adalah hoax. Suara mengerikan yang terekam itu pun belakangan diketahui hanya perpaduan suara-suara lain yang berarti palsu.
Kemungkinan, salah satu pemicunya adalah penggalian Kola Superdeep Borehole yang benar-benar dilakukan Uni Soviet pada tahun 1970-an sampai 1992. Tapi lokasinya bukan di Siberia melainkan di semenanjung Kola yang berbatasan dengan Norwegia dan Finlandia.
Penggalian sedalam 12 kilometer itu menemukan berbagai hal yang penting bagi sains dan sama sekali tidak ada unsur supernatural. Ditemukan air di kedalaman tersebut yang sebelumnya dianggap tidak mungkin. Sekitar 7 kilometer di bawah, ada fosil mikroskopis dari 24 spesies.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar