Rabu, 14 April 2021

Indosat Ooredoo Siapkan Diskon Paket Data di Bulan Ramadhan

 Pandemi COVID-19 membuat banyak orang tidak bisa berkumpul bersama keluarga dan teman saat bulan Ramadhan tahun ini. Untuk memastikan pelanggan bisa bersilaturahmi lewat telepon dan video call, Indosat Ooredoo sudah melakukan sederet persiapan.

SVP Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo Fahroni Arifin mengatakan perusahaan telah melakukan peningkatan jaringan secara masif sejak tahun 2019 yang berlanjut hingga tahun 2020.


"Dan di 2020 kita juga sangat gencar dan kita memastikan untuk Ramadhan kali ini kita sangat siap dengan jaringan yang ada," kata pria yang biasa disapa Roni ini dalam konferensi pers virtual, Rabu (7/4/2021).


Roni mengatakan untuk persiapan tahun ini Indosat Ooredoo belajar dari pandemi tahun lalu di mana penggunanya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja saat Ramadhan. Untuk itu peningkatan jaringan difokuskan ke area residensial dan dalam kota.


Selain meningkatkan jaringan, Indosat Ooredoo juga menghadirkan promo khusus untuk layanan prabayar IM3 Ooredoo selama Ramadhan. Salah satunya adalah diskon 40% untuk paket Freedom Internet.


Paket ini menyediakan kuota hingga 100GB per bulan yang bisa digunakan selama 24 jam. Pelanggan IM3 Ooredoo bisa dibeli mulai hari ini di aplikasi MyIM3, dan channel pembelian resmi lainnya.


Untuk menarik pelanggan baru, Indosat Ooredoo juga meluncurkan kartu perdana IM3 Ooredoo baru dengan kuota data 8GB dan bonus hingga 24 GB selama satu tahun.


"Kita ingin Ramadhan kali ini kita dengan kondisi yang serba tidak menentu sekarang ini yang tidak memungkinkan silaturahmi secara physical, kita menyiapkan agar pelanggan kita tetap bisa bersilaturahmi tiap hari tanpa takut kuota jebol," kata VP Head of Prepaid Marketing Indosat Ooredoo Tepi Aditia dalam kesempatan yang sama.

https://kamumovie28.com/movies/a-secret-love/


LG Gulung Tikar, Vendor Ponsel Mana yang Diuntungkan?


- LG mundur dari bisnis ponsel karena kalah saing di sektor yang kompetitif. Setelah ditinggal LG, peta persaingan brand ponsel global disebut tidak akan terlalu terpengaruh.

Pengamat gadget Lucky Sebastian mengatakan tidak ada vendor yang akan diuntungkan oleh hengkangnya LG karena pangsa pasar mereka sudah terlalu kecil untuk berpengaruh ke vendor lain. Posisinya tidak lagi seperti saat LG menjadi vendor ponsel terbesar ketiga di dunia di tahun 2013.


"Market share-nya hanya tinggal di Amerika dan yang paling bagus di negaranya sendiri, Korea. Untuk Korea, LG ini masih dua digit, tetapi secara global sudah di bawah 4%," kata Lucky saat dihubungi detikINET, Rabu (7/4/2021).


Lucky memprediksi konsumen LG di Korea Selatan mungkin akan beralih ke Samsung atau Apple karena pasar ponsel mereka yang tidak terlalu besar dan dua brand itu termasuk yang paling populer. Sementara itu secara global, posisinya sudah diambil alih oleh vendor asal China.


Meski saat ini sudah kehilangan satu pesaing, Lucky mengingatkan vendor lain untuk tidak berhenti berinovasi agar tidak mengalami nasib serupa. Menurutnya hingga saat ini belum pernah ada vendor yang setelah gagal bisa bangkit kembali dan menguasai pasar, seperti Blackberry atau Nokia.


Namun inovasi ini tidak bisa dibuat hanya sekedar untuk tampil beda, tapi juga harus praktikal dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Lucky mencatat salah satu kelemahan LG adalah inovasi yang dihadirkan terlalu 'nyeleneh'.


"Konsumen mudah berpaling, untuk itu vendor butuh senantiasa melakukan inovasi R&D yang maju dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, bahkan membuat konsumen jadi membutuhkannya," jelas Lucky.


"Sejarah membuktikan tidak bisa sebuah device yang bagus 'bicara' tentang dirinya sendiri dan akan hype di masyarakat. Semua butuh marketing, jadi kombinasinya harus komplit, device bagus dan marketing bagus," tambahnya.

https://kamumovie28.com/movies/true-legend/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar