Jumat, 17 Januari 2020

Petugas Lupa Kasih Kursi Roda, Nenek Ini Tertinggal di Pesawat

Kasihan betul nenek ini. Dia tertinggal di pesawat, gara-gara petugas bandara dan awak kabin lupa membawa kursi roda untuknya.

Baru-baru ini, penumpang pesawat Air Canada ketiduran di pesawat dan terkunci di pesawat. Rupanya, hal tersebut juga dialami penumpang yang sama pada pesawat Air Canada.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Senin (1/7/2019) nenek tersebut bernama Pamela Prescod yang berusia 69 tahun dengan kondisi tunanetra. Ceritanya pada awal bulan April 2019 kemarin. Dia naik pesawat Air Canada Rouge (anak perusahaan Air Canada) dari Bandara Pearson Toronto di Kanada menuju ke Barbados, negara kepulauan di Laut Karibia.

Saat pesawat mendarat dan penumpang turun, Pamela hanya terdiam. Sebab menurut pengakuannya, tidak ada petugas yang membantunya turun dan seharusnya dia dituntun turun dengan kursi roda.

"Itu saat-saat yang menakutkan dalam hidup saya. Di dalam pesawat, tidak ada siapa-siapa, saya sendirian," katanya.

Pamela akhirnya 'diselamatkan' oleh petugas kebersihan. Dia lalu dituntun turun dari pesawat dan melanjutkan perjalanan.

Pihak Air Canada sudah memberikan pernyataan dan meminta maaf. Menurut pihak maskapai, ada miskomunikasi antara petugas bandara dan awak kabin pesawat. Sehingga, Pamela tertinggal di pesawat selama sekitar 15 menit.

Air Canada juga sudah mengembalikan uang perjalanan Pamela dan memberi voucher penerbangan sebesar USD 500 atau setara Rp 7 juta. Namun pihak keluarga dari Pamela, menyebut bahwa Pamela mengalami trauma dan maskapai Air Canada harus membenahi standar pelayanan.

Boyolali Si Kota Susu

Siapa yang tidak kenal Kota Boyolali di Jawa Tengah? Tapi tahukah kamu, kalau Boyolali punya julukan 'Kota Susu'.
Kota Boyolali yang sudah tak asing didengar mengingat Kota Boyolali merupakan kampung halaman dari orang tuaPresiden RI Ke-7 Ir H Joko Widodo. Kota yang terletak di antara dua kota penting di Jawa Tengah, yaitu Semarang dan Surakarta sering disebut sebagai Kota Susu.

'Boyolali kota susu, Boyolali tersenyum' adalah slogan dari kota ini yang memiliki arti Kota Boyolali kota penghasil susu terbesar di Jawa Tengah, maka sudah tak heran jika Sapi menjadi simbolis dari kota ini dan Boyolali kota yang tertib, elok, rapih, sehat dan nyaman untuk masyarakat.

Namun pada tahun 2016 kota ini bisa menguasai 20% kebutuhan susu nasional, dan menguasai 72% populasi di Jawa Tengah. Hal ini menjadikan kota ini sebagai kota yang kaya akan produk unggulan yang berbahan dasar susu.

Salah satu produk unggulan berbahan dasar susu yang sukses dijadikan usaha masyarakat kota ini adalah Keju, yang juga berhasil hingga ke pasar mancanegara seperti Eropa. Selain itu, ada pula yang mengolah hasil susu perah menjadi bermacam-macam olahan seperti yogurt, dodol susu, dan kerupuk susu.

Dengan dikenal sebagai 'Kota Susu' tidak lengkap jika tidak ada pertenakan sapi. Konon katanya, pada zaman dahulu penduduk di Kota Boyolali hampir semua memiliki peternakan sapi atau seekor sapi yang bisa dijadikan sebagai mata pencaharian dengan berjualan susu sapi murni dan bisa kalian temui penjual susu segar siap minum yang telah dikemas menggunakan plastik atau botol di setiap pagi dan di hampir setiap sudut Kota Boyolali. Bahkan karena produksi susunya yang melimpah, Kota ini juga mendapat julukan 'New Zealand van Java'.

Boyolali boleh menjadi Kota Susu, namun Dubai juga memiliki Julukan yaitu sebagai 'Dream Destination' dan Dubai juga menjadi salah satu Dream Destination saya. Bagi saya, Dubai adalah 'the most highlight to go to'.

Kenapa begitu? karena Dubai ibarat seperti permata yang berkilau di Kawasan Timur Tengah, semua tersedia di Dubai mulai dari wisata belanja, kuliner, hiburan, dan lain-lain. Namun, tak hanya kemewahan yang dijual oleh Dubai, banyak juga destinasi taman hiburan untuk keluraga berlibur ke sana. Oktober menjadi bulan terbaik untuk mengunjungi Dubai, karena udaranya sangat sejuk dan nyaman pada waktu tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar