St Peterburg menjadi kota penting bagi Rusia. Di kota ini ada berbagai destinasi menarik untuk dijelajahi, contohnya Peter and Paul Fortress!
Peter and Paul Fortress merupakan benteng yang didirikan oleh Peter the Great pada tahun 1703 di kota baru yang dibangunnya, St. Petersburg. St Petersburg bukanlah sembarang kota, namun merupakan ibukota Rusia pada tahun 1712-1728 dan 1732-1918.
Meskipun benteng ini dibangun untuk pertahanan, tapi pada kenyataannya, benteng ini memiliki sejarah sebagai basis militer, tempat departemen pemerintahan, juga tempat dimakamkannya keluarga imperial Rusia.
Saat ini, Peter and Paul Fortress menjadi bagian dari Museum sejarah St Petersburg yang menampilkan eksibisi baik permanen maupun non permanen. Tidak dikenakan biaya untuk masuk ke benteng ini, kecuali kita masuk ke berbagai bangunan yang terdapat disini.
Terdapat beberapa pilihan harga tiket tergantung bangunan atau eksibisi mana yang akan dimasuki.
Salah satu yang paling khas dan menjadi tujuan utama wisatawan disini adalah St Peter and Paul Cathedral dengan eksterior warna kuning tua. Bentuknya unik dibandingkan gereja-gereja lain di Rusia, karena didesain oleh Dominico Trezzini dan memiliki elemen arsitektur Italia dengan sentuhan neo-klasik. Katedral ini juga merupakan katedral tertua di St Petersburg.
Beberapa bangunan lain yang terdapat disini di antaranya Menshikov Bastion, Gosudaryev Bastion, Engineering House, Main Treasury, the Guardhouse, the Boathouse.
Jika kelaparan dan ingin ngemil jangan khawatir karena di beberapa sudut bisa kita temukan pedagang yang menjual jagung rebus. Apalagi saat udara dingin, jagung rebus sangat cocok dinikmati.
Sambil duduk menikmati jagung, jangan heran kalau kita akan ditemani burung merpati yang gendut-gendut. Yang mau membeli oleh-oleh, banyak pilihan toko dengan souvenir yang menarik dan harga yang cukup terjangkau.
Benteng ini buka dari jam 6.00-22.00 waktu setempat. Sedangkan untuk eksibisi pada umumnya buka dari jam 10 pagi dan tutup pukul 6 sore kecuali Selasa tutup pukul 5 sore. Namun eksibisi tutup pada hari Rabu.
Jika kita perhatikan saat memasuki gerbang Peter and Paul Fortress dan menengok ke arah sungai sebelah kiri, kita bisa melihat patung kelinci kecil. Konon menurut legenda, seekor kelinci berusaha menyelamatkan diri dari banjir, kemudian ia naik ke sepatu boots Peter the Great, yang kemudian turun dari kapal ke pulau.
Patung ini dibuat pada tanggal 17 Mei 2003 saat perayaan ulang tahun kota ini yang juga sebagai monumen untuk mengenang peristiwa banjir ketika itu.
Tugu Sepeda Instagramable di Pasar Bandarjo Ungaran
Ada yang beda di Plaza Bandarjo, Semarang. Selain bisa belanja dan kulineran, kamu juga bisa berburu foto instagramable di tugu sepeda.
Berkunjung suatu tempat wisata di Semarang akan menjadi semakin menarik jika menyempatkan diri mengambil foto berlatar lokasi-lokasi khas. Misalnya jika berkunjung ke Ungaran , Kabupaten Semarang, sempatkan diri untuk mengunjungi Plaza Bandarjo.
Berada tepat di jalur Semarang - Yogyakarta, menjadi Plaza Bandarjo sangat mudah dicari keberadaanya. Plaza Bandarjo merupakan wujud baru dari Pasar Bandarjo Ungaran.
Pemberian nama Plaza Bandarjo, karena sekarang ini selain memiliki bangunan modern, Pasar Bandarjo juga menyediakan berbagai gerai makanan di sepanjang food court. Berbagai makanan daerah seperti soto, sate ayam, kedai kopi dan aneka jajanan pasar juga tersedia
Ada yang unik dan menarik di Plaza Bandarjo, sebuah tugu yang terbuat dari instalasi sepeda tua. Tugu yang menjadi ikon Plaza Bandarjo itu selalu menarik perhatian wisatawan untuk mengambil foto Instagram.
Lokasi tugu berada tepat di atas basement yang menjadi lokasi parkir Plaza Bandarjo. Areal parkir boleh dibilang cukup luas dan terdapat penjagaan, sehingga semakin nyaman saat meninggalkan kendaraan di Basement.
Di kanan dan kiri Tugu Sepeda terdapat ruang terbuka hijau. Beberapa tanaman hias, kursi kayu dan kolam ikan menambah kesan alami Plaza Bandarjo.
Biaya untuk berkunjung ke Tugu Sepeda Plaza Bandarjo adalah gratis. Cukup membayar parkir, pengunjung dapat leluasa berfoto di Tugu Plaza sembari menikmati kuliner di areal food court.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar