Belanja barang branded tidak selamanya mahal. Buktinya di Singpura, ada mal yang memberi diskon setiap hari!
Inilah Changi City Point, sebuah mal factory outlet yang letaknya berada di kawasan Changi Business Park Central Singapura. Kalau dari bandara Changi, bisa ditempuh melalui kendaraan bermotor selama 5-7 menit.
Factory Outlet merupakan sebuah pusat perbelanjaan barang bermerk yang menampung barang edisi sebelumnya yang tidak laku dijual di butik. Bisa juga, sejumlah barang yang memang dijual untuk factory outlet, tanpa tangan distributor.
Di sini, banyak sejumlah barang bermerk yang memberikan harga miring untuk pelanggan. Misalnya saja, sepatu merk Nike yang dijual mulai SGD 49 (Rp 500 ribu). Belum lagi ada sejumlah potongan tambahan.
Ada juga pakaian di Cotton On, Timberland, Aldo dan sejumlah merk lainnya. Tidak tanggung-tanggung, diskonnya mencapai 60 persen!
Namun, bisa jadi barang-barangnya merupakan koleksi lama dari butik di toko lain. Jadi, tidak selamanya yang dijual adalah barang terkini. Namun, kualitasnya tetap asli alias orisinal 100 persen.
Selain itu, Changi City Point juga memiliki ruang terbuka yang nyaman. Traveler pun bukan hanya bisa berbelanja, tetapi bisa menikmati suasana santai dan nyaman di sana.
Bagi traveler Muslim, jangan khawatir apabila ingin bersantap seusai berbelanja. Ada food court yang menjual aneka hidangan Halal bersertifikat. Peralatan makanan pun dipisah, agar menjaga kehalalannya.
Ada Yong Tau Fu, Nasi Briyani, Steak dan aneka makanan lezat lainnya. Cocok untuk mengisi tenaga sebelum berbelanja atau membayar lelah setelah hunting barang-barang murah.
Nah, bagi traveler yang mau ke sini bisa naik taksi dan turun di Changi City Point. Jika menggunakan MRT, hanya perlu turun di stasiun Expo, jalur biru dan hijau.
22 Kilogram Sampah Plastik Ditemukan di Bangkai Paus Ini
Sedih, sungguh sedih. Seekor bangkai paus sperma terdampar di pesisir Pulau Sadinia, Italia. Ditemukan, sampah plastik di perutnya seberat 22 kilogram.
Dilansir dari CNN, Selasa (2/4/2019) Sardinia merupakan pulau di Italia yang sudah jadi destinasi wisata favorit turis. Baru-baru ini, di pesisir pantai Porto Cervo di sana ditemukan bangkai paus sperma yang terdampar.
Yang bikin mengagetkan, paus sperma tersebut sedang hamil dan juga nyatanya ditemukan sampah plastik seberat 22 kg di perutnya. Sedih!
Luca Bittau, ketua dari organisasi pecinta lingkungan SeaMe dari Italia menyebut ada banyak jenis sampah plastik di dalam bangkai paus sperma sepanjang 8 meter tersebut. Bikin miris.
"Ada sampah plastik, kantung cairan mesin cuci sampai jaring pancing dan tabung. Paus itu sedang hamil dan dipastikan dia sudah lama mati sebelum terdampar di sini," katanya kepada CNN.
Menteri Lingkungan Hidup Italia, Sergio Costa angkat suara. Dia menilai, sampah plastik di lautan adalah musuh yang harus diperangi!
"Apakah masih ada orang yang bilang kalau masalah ini tidak penting?" katanya.
Costa juga merujuk pada persetujuan Parlemen Eropa baru-baru ini tentang undang-undang yang melarang berbagai macam barang plastik sekali pakai seperti sedotan, cotton buds, dan peralatan makan, pada tahun 2021. Dia menegaskan, Italia akan menjadi negara pertama yang mengimplementasikannya.
"Perang melawan plastik sudah dimulai dan kita tidak akan berhenti," tegasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar