Rabu, 15 Januari 2020

Menjelajah Indahnya Pantai-pantai di Bali

Pantai Kuta di Bali adalah surganya para peselancar, traveler dan fotografer. Matahari terbenam di sana, tidak ada bosannya ditunggu wisatawan. Tapi pantai-pantai lain tidak kalah indahnya.

Pantai ini juga cocok untuk berlibur bersama keluarga, karena lokasi yang strategis dekat dengan pusat perbelanjaan. Jika ingin melihat indahnya sunset di pantai kuta datang lah pada sore sekitar pukul 17.00 Wita.

Pantai Kuta Bali adalah tempat wisata yang sudah biasa untuk dikunjungi atau mungkin sering didatangi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Keseruan menikmati liburan di Bali kususnya di Pantai Kuta tidak ada habisnya.

Pantai Kuta Bali masih menjadi surga untuk saya selain bisa menenangkan diri dari kepenatan tempat ini juga bisa membuat mata saya menjadi semangat. Semangat ini karena indahnya pemandangan lautan, panorama sunset yang mempesona dan gemuruh ombak.

Dan yang tak kalah pentingnya, seperti yang saya lihat, bukan hanya sekedar untuk menikmati liburan tetapi mengambil nilai kehidupan dari liburan itu. Ini mungkin liburan yang paling menarik menurut saya, dimana di Pantai Kuta Bali ini saya bisa melatih bahasa Inggris saya selain itu saya juga coba praktekan bahasa Inggris dengan wisatawan asing.

Bulan Maret adalah bulan yang pas buat saya untuk berlibur di pantai ini dikarenakan libur semester kuliah, ditambah lagi pengunjung yang datang lebih sedikit untuk menikmati tempat ini. Sehingga, saya bisa merasakan asyiknya liburan dan merasakan kenikmatan indahnya Kuta dengan leluasa dan tenang.

Saat kunjungan saya di Pantai Kuta banyak sekali bule dan wisatawan mancanegara yang berjemur sambil menunggu momen sunset. Kebanyakan yang dilakukan oleh turis ialah berselancar karena ombaknya yang tinggi. Kesan pertama melihat pantai Kuta Bali memang menarik karena nuansanya yang cozy apalagi saat sunsetnya membuat saya betah melihatnya lama-lama dan mudah dijangkau karena tidak perlu repot-repot jalan.

Hari berikutnya saya kembali menjelajah tempat yang indah dan tersembunyi di daerah Kabupaten Badung yang terletak di sebelah Pura Luhur Uluwatu yaitu tebing Karang Boma. D tebing ini kita bisa melihat indahnya samudera dari atas tebing, sungguh indah Tuhan menciptakaannya.

Bali memang rajanya wisata alam, pantas saja turis dari berbagai negara berbondong-bondong ke bali untuk berlibur. Hari selanjutnya saya pergi ke Pantai Melasti. Saya salut keragaman pantai yang ada di Bali, hampir semua memiliki ciri khas sendiri. Kalau Pantai Melasti ini terkenal dengan tebing kapur yang menjulang tinggi , dan terakhir saya berkunjung ke Pantai Nyang-nyang. Pantai ini jarang orang tahu karena letaknya yang sedikit tersembunyi.

Jika diceritakan, keindahan Bali ini memang tidak habisnya. Pesan saya jagalah alam ini agar tetap lestari agar anak cucu kita bisa menikmati bersama, Salam Wonderful Indonesia.

Bukan di Swiss, Gunung Salju ini Dekat dari Indonesia

Menikmati gunung salju tidak harus ke Eropa. Liburan luar biasa di gunung salju bisa dinikmati tidak jauh dari Indonesia, cukup ke China saja.

Banyak yang mengira gunung salju ini berada di Swiss. Padahal, gunung berselimut es ini berada di Asia, tak jauh dari Indonesia. Cluenya, bahasa yang digunakan warganya adalah bahasa Mandarin. Negara ini juga disebut sebagai Negari Tirai Bambu.

Yap, gunung salju ini berada China. Namanya Shika Snow Mountain. Sekilas, gunung salju ini memang mirip dengan gunung-gunung salju yang ada di Eropa.

Tapi siapa sangka gunung cantik ini ada berada di Asia. Shika Snow Mountain berada di Shangri-La, perbatasan antara China dan Tibet. Shika salah satu gunung suci yang sangat dijaga warga Tibet setempat.

Shika Snow Mountain tak kalah indah dengan gunung-gunung salju lainnya. Shika memiliki lanskap yang berbeda setiap musimnya. Bila musim dingin, traveler hanya akan disuguhkan nuansa serba putih. Awan putih, salju putih, kabut tipis, dan asap yang keluar dari terobong rumah warga setempat.

Berbeda dengan musim semi. Shika akan menghadirkan lanskap yang lebih hangat. padang rumput hijau, langit biru, gunung es, dan kumpulan ternak akan menjadi satu pemandangan yang luar biasa.

Untuk menuju Shika Snow Mountain, traveler harus mengambil penerbangan Jakarta-Kunming. Dari Kunming, traveler harus menuju Shangri-La menggunakan kereta. Untuk menuju puncak gunung, traveler harus membayar 160 Yuan atau sekitar 350 Ribu. Harga tersebut sudah termasuk naik kereta gantung untuk pulang dan pergi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar