Senin, 20 Januari 2020

Liburan ke Santorini, Ini Spot-spot Terbaiknya! (2)

Tips keempat, bawa tas kecil berisi baju ganti yang praktis. Manfaatkan pantai untuk berpose dengan pakaian pantai, atau kain pantai untuk menambah cantik posemu.

Spot foto lain yang jadi idola adalah desa Oia, sebuah desa yang letaknya sekitar 20 menit ditempuh dengan bus lokal dari pusat kota Fira. Lokasi Oia ada di utara pulau Santorini, dan menjadi lokasi favorit turis untuk menyaksikan sunset atau berfoto dengan Blue Dome (gereja biru dan loncengnya).

Atmosfir hamparan kaldera, undakan villa khas Santorini, dan lorong serta jalan setapak di desa ini menyiratkan keingintahuan, eksplorasi dan kepuasan jika bisah menemukan spot foto terbaik.

Ikon Santorini yakni gereja biru, entah mengapa paling diminati, selain sunset Oia. Mungkin karena sudutnya yang memanjakan mata dan spektakuler, serta terlihat 180 derajat menakjubkan.

Tips kelima, pakai aksesoris waktu berpose di blue dome, karena gereja ini sebenarnya terlihat sederhana, jadi sebagai objek foto, pakailah pakaian warna cerah, dengan sedikit atribut, seperti gelang, scarf, atau selendang kecil. Perjalanan dengan transportasi publik di pulau Santorini bisa dilakukan menggunakan bus.

Terminal bus utama berada di Fira, daerah ini paling ramai dengan harga resto dan akomodasi relatif paling terjangkau. Fira juga menyimpan keindahan kaldera yang bisa disaksikan jika Anda menyusuri 588 anak tangga ke bawah menuju Old Port Fira, pelabuhan kecil untuk lalu lintas feri menuju ke area gunung vulkanik dan permandian air panas di sekitarnya.

Selain toko-toko souvenir, Anda juga akan menemukan Donkey Station, pusat pemberhentian keledai yang juga dijadikan sarana transportasi jika lelah naik atau turun tangga.

Biasanya turis memilih turun tangga manual, kemudian naik ke atas menggunakan cable car yang ditempuh selama 3 menit saja. Ini merupakan pengalaman unik yang patut dicoba.

Bepergian ke Yunani, khususnya berkeliling ke pulau-pulaunya dapat dilakukan ala backpacker seperti saya, sehingga jika belum puas dengan hasil foto yang didapat, Anda bisa mengulangi lagi lokasi yang diminati keesokan harinya.

Yang perlu diingat, pergilah di musim yang tepat, karena langit cerah akan menjadikan foto-foto Anda dramatis dan makin sempurna. Selamat berpose!

Tambahkan aksen topi, atau bunga tangan. Jika kamu menyukai desa kecil, sepi dan tenang, boleh mampir ke Pygros. Di sini suasana jauh dari keramaian dan kamu bisa merasakan jadi orang lokal, ikut mengintip kehidupan masyarakat setempat.

Gereja kecil berkubah biru juga bisa ditemukan di desa ini. Nikmati kopi atau teh di kafe-kafe tersembunyi, bermain dengan kucing yang banyak ditemui di jalan setapaknya, dan bersiaplah tersesat dalam labirin desa ini!

Tips ketiga, berposelah dengan segelas kopi, teh atau minuman lokal. Ambil pula latar belakang desa sepi, toko souvenir, atau masyarakat setempat. Buat kamu yang menyukai pantai, ada beberapa opsi di Santorini.

Yang paling cantik adalah Perissa Beach (pantai Perissa), sering disebut black beach karena berpasir hitam. Jika datang di musim panas, boleh dicoba menceburkan diri di pantai ini.

Suasana santai dengan jajaran beberapa kafe menghiasi tepi pantai. Ada juga pantai lain di area Akrotiri, yang sering disebut Red Beach, sebuah pantai dengan tebing berwarna merah kecoklatan memantul ke pasirnya.

Saat ini Red Beach tidak direkomendasikan untuk berjemur karena kekhawatiran tebing akan longsor. Kita bisa mengambil latar belakang foto pantai merah sejenak, atau dari boat.

Kamu bisa ikutan kapal lokal seharga 10 untuk mengitari Red Beach, White Beach dan Black Beach sekaligus. Spot foto di pantai-pantai ini juga unik dan tidak kalah cantik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar