Panitia Dieng Culture Festival (DCF) menyediakan camping ground buat traveler. Ini untuk mengantisipasi homestay yang sudah penuh dipesan jauh-jauh hari.
Panitia Dieng Culture Festival Khaerul Anam mengatakan, lokasi camping ground berada di dekat venue gelaran DCF. Lokasi tersebut bisa menampung sekitar 500 tenda.
"Untuk wisatawan yang tidak mendapatkan homestay dan mau menikmati sensasi di tenda, kami juga menyediakan tempat untuk kemping. Lokasinya dekat dengan venue," ujarnya saat dihubungi detikcom, Rabu (26/6/2019).
Di lokasi camping ground tersebut, juga tersedia listrik dan toilet. Harapannya, agar wisatawan yang bermalam di tenda tidak kesulitan jika membawa barang elektronik.
"Jadi bisa untuk nge-charge smartphone juga ada toilet yang bisa digunakan wisatawan," kata dia.
Namun demikian, ia mengimbau agar wisatawan tetap memperhatikan peralatan, terutama penghangat tubuh. Mengingat saat DCF, suhu udara di Dieng diprediksi puncak musim dingin.
"Kami ingatkan untuk membawa pakaian tebal, jaket, sarung tangan dan lainnya. Karena sekarang saja udara di Dieng sudah dingin dan diprediksi puncaknya itu Agustus," terangnya.
Seperti diketahui, homestay di Dieng sudah penuh dipesan wisatawan saat DCF sejak beberapa bulan lalu. Selain mendirikan tenda, wisatawan juga bisa menginap di rumah warga yang disewakan saat gelaran DCF.
Band Kotak Ingin Tampil Total di Konser Musik Atambua
Vokalis Kotak Tantri berjanji akan memberikan penampilan istimewa pada Konser Musik Perbatasan Atambua (KMPA) 2019 yang akan digelar pada 28-29 Juni 2019 di Lapangan Simpang Lima Atambua, Belu, NTT.
"Saya kasih bocoran ya. Kita akan bawakan Terbang, Energi, Tinggalkan Saja, Beranikan Dirimu, Masih Cinta, Inspirasi Sahabat, Haters, Pelan-Pelan Saja, Tendangan dari Langit, dan Beraksi. Pokoknya Kotak akan bikin tapal batas Indonesia memanas di Atambua," ucap Tantri dalam keterangan tertulis Rabu (26/6/2019).
Tantri cs mengaku sudah mempersiapkan matang penampilan mereka. Tantri bahkan berjanji akan memberikan penampilan istimewa apalagi konser ini digelar di perbatasan Indonesia. Menurutnya ini merupakan momentum untuk membuktikan gaharnya musik Kotak.
"Sudah pasti kami akan all out. Ini merupakan kebanggaan bagi kami untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Pokoknya semua energi positif akan kami salurkan di atas panggung bagi semua Kerabat Kotak di perbatasan," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Belu Willybrodus Lay juga mengutarakan garansi kemeriahan di KMPA 2019. Menurutnya, KMPA 2019 akan menjadi sajian yang luar biasa. Menurut Willybrodus, konser ini juga akan didukung dengan tampilan panggung yang megah, serta kualitas sound dan lighting yang maksimal. Selain itu Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga memboyong Andmesh dan Gerson Oliveira untuk memeriahkan KMPA 2019 dan yang tak ketinggalan ada parade Festival Seni dan Budaya.
"Bagi warga Timor Leste silakan menyeberang dan menikmati energi menghentak dari Kotak. Ini persembahan pemerintah pusat yakni dari Kemenpar. Mari nikmati acara ini," ucap Willybrodus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar