Ingin memesan tiket pesawat, namun hangus karena tidak bisa ambil cuti atau ada halangan? tiket.com memberikan solusinya.
Salah satu ketakutan dalam memesan tiket pesawat untuk liburan adalah gagal terbang. Beragam alasan membuat tiket gagal dipakai, hingga tiket pesawat hangus.
Dalam jumpa pers, Kamis (11/7/2019) tiket.com meluncurkan fitur baru dengan nama 'Tiket Anti Galau'. Fitur ini membantu traveler yang sudah memesan tiket pesawat namun gagal terbang.
"Fitur 'Tiket Anti Galau' ini adalah fitur paling yang dibutuhkan semua orang. Di mana kamu bisa memesan tiket pesawat tanpa perlu khawatir batal terbang," ujar Gaery Undarsa, Co-Founder and Chief Marketing Officer tiket.com.
Garry juga mengatakan bahwa pembatalan ini bisa dilakukan menjelang 4 jam sebelum jam terbang. Nanti uang konsumen akan dikembalikan up to seratus persen.
"Jika kamu batal terbang, bisa membatalkan penerbangan 4 jam sebelum terbang melalui aplikasi tiket.com. Nanti konsumen akan tetap mendapatkan refund hingga 100 persen. Hingga konsumen bisa lagi atur perjalanannya," tambah Gaery.
Tambahnya lagi fitur ini untuk di awal hanya bisa digunakan untuk penerbangan domestik saja. "Di awal launching ini, fitur hanya bisa digunakan pada penerbangan domestik. Dalam waktu dekat kami akan luncurkan juga untuk penerbangan internasional. Fitur ini bisa dilihat di aplikasi tiket.com," ujar Gaery.
Petualangan ke Gunung Dempo di Pagaralam
Mendaki Gunung Dempo di Pagaralam, Sumatera Selatan adalah pengalaman traveling yang luar biasa. Lelah fisik dan mental akan terbayar dengan pemandangan dahsyat.
Penulis mencoba menceritakan pengalaman perdana mendaki gunung dempo yang berada di Pagaralam, Sumatera Selatan. Awal cerita pendakian dimulai dengan adanya kabar dari adik sepupu penulis yang berada di Lahat memberi kabar bahwa karang taruna di tempat tinggalnya akan mengadakan pendakian Gunung Dempo yang dijadwalkan H+4 setelah Lebaran.
Singkat cerita pada H+3 Lebaran tepat pada hari Sabtu, penulis bersama 11 orang lainnya terdiri dari 8 orang laki-laki dan 3 orang perempuan berangkat ke Pagaralam mengunakan kendaraan bermotor. Setelah perjalanan sampai di wilayah Pagaralam, ada 1 perempuan yang bergabung dengan kami langsung menuju ke pasar yang ada di Pagaralam untuk membeli bekal pada saat pendakian. Setelah dari pasar, penulis dan rombongan langsung menuju ke Kampung IV untuk beristirahat menyiapkan segalanya untuk pendakian besok pagi.
Setelah sampai di Kampung IV, penulis beserta rombongan menginap di sebuah rumah. Pada saat ingin beristirahat, datang 1 orang untuk menginap bersama kami karena katanya dia ditinggal oleh rombongannya. Pada tengah malam, kami kedatangan 2 orang lagi untuk mendaki Gunung Dempo keesokan harinya. Jadi total 14 orang yang akan mendaki Gunung Dempo.
Hari yang ditunggu pun tiba, sebelum melakukan pendakian, kami melakukan packing ulang barang-barang yang telah dikeluarkan pada saat istirahat semalam. Setelah itu kami sarapan pagi di warung yang merupakan warung satu-satunya di Kampung IV. Pada pukul 08.00 pagi, kami memulai pendakian ke Gunung Dempo dengan semangat dan gembira karena kebanyakkan kami pendaki pemula yang ingin menaklukkan Gunung Dempo. Dari Kampung IV ke titik pendakian awal memakan waktu sekitar kurang lebih 40 menit yang melewati perkebunan teh yang sangat sejuk di pagi hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar