Sebagian besar tempat wisata di kawasan Lembang, Bandung, memiliki taman kelinci untuk si kecil bermain. Ini sejumlah rekomendasinya.
Kelinci merupakan mamalia imut kesukaan si kecil untuk bermain. Tidak heran, di berbagai tempat wisata yang ada di sekitar Lembang menyediakan tempat bermain bersama kelinci.Berikut rekomendasi tempat wisata di sekitar Lembang yang menyediakan tempat bermain bersama kelinci:
1. Farm House
Walaupun lebih dikenal dengan berbagai spot foto menarik bergaya Belanda dan rumah hobbit, namun di farm house kita juga bisa memberi makan dan berfoto bersama kelinci yang imut. Tidak dikenakan biaya untuk masuk ke area kandang kelinci, cukup membeli pakan nya saja.
2. Floating Market
Untuk masuk ke area taman kelinci dikenakan biaya per orang sebesar Rp 20.000, namun mendapat 5 wortel untuk pakan kelinci. Untuk pembayaran tiketnya bisa dibayar tunai atau menggunakan koin floating market.
3. Maribaya Hot Spring
Sebagai kawasan wisata yang memadukan wisata alam dan aneka permainan menarik, Maribaya hot spring juga menyediakan taman kelinci untuk si kecil bermain. Tidak dipungut biaya untuk masuk dalam area taman kelinci, dan pengunjung cukup membeli pakan kelinci saja.
4. Orchid Forest Cikole
Tempat bermain kelinci yang cukup menarik menurut saya adalah rabbit forest yang ada di kawasan orchid forest Cikole. Area bermain bersama kelinci di tempat ini berada di tengah kesejukan area hutan pinus yang sejuk, dengan kontur area yang menarik.
Sejarah Kerajaan Kutai, Masa Kejayaan Hingga Peninggalannya
Indonesia memiliki berbagai sejarah kepemimpinan, salah satunya dari Kerajaan Kutai Kertanegara. Nah, seperti apa sih sejarah dari Kerajaan Kutai? Yuk simak.
Kerajaan Kutai terletak di hulu sungai Mahakam, Muarakaman, provinsi Kalimantan Timur. Kerajaan ini merupakan kerajaan tertua di Indonesia karena disebut berdiri sejak abad 5 masehi.
Berikut sejarah kerajaan Kutai yang dirangkum oleh detikcom:
1. Sejarah
Kerjaaan Kutai dibentuk pada abad ke-5 masehi dan dipimpin oleh Raja Kudungga yang memeluk agama Hindu. Walaupun begitu, ada pula yang menyebutkan didirikan oleh Raja Asmawarman.
2. Penyebaran Islam
Pada adab ke-16, agama Islam mulai tersebar di Kerajaan Kutai. Kepercayaan ini dibawa oleh ulama asal Minangkabau, Tuan Ri Bandang, dan Tuan Ri Tiro Pararang dari Aceh.
3. Masa Kejayaan
Kerajaan Kutai dikenal sebagai salah satu kerajaan yang gemilang. Pasalnya, lokasi kerajaan tersebut terletak di jalur perdagangan China dan India. Kerajaan ini juga dikenal sebagai kerajaan maritim terbesar dan terkuat di Indonesia.
4. Masa Keruntuhan
Masa keruntuhan kerajaan Kutai terjadi di bawah kepemimpinan raja Maharaja Dharma Setia. Raja tersebut tewas setelah mengikuti peperangan.
5. Peninggalan
Kerajaan Kutai memiliki peninggalan berupa 7 buah prasasti Yupa berbahasa huruf Pallawa dan Sanskerta. Selain itu, ada pula mahkota emas seberat 1,8 kg bernama Ketopong Sultan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar