India, negara yang mungkin bagi sebagian orang terpikir panas dan juga gersang. Namun, faktanya india juga mempunyai salju di sisi Utara.
Sebagai warga negara tropis, merasakan musim dingin dengan salju-salju adalah sebuah mimpi. Impian banget bisa pakai baju tebal, sarung tangan dan juga hujan salju putih putih sepanjang mata memandang, bermain lempar salju hingga membuat boneka salju
Hanya seperti yang kita tahu, bahwa traveling ke negara-negara musim dingin tidaklah murah. Seperti halnya Jepang, Australia atau Eropa, yang mana daily cost nya saja sudah berkali-kali lipat dari Jakarta.
Namun, destinasi musim dingin juga dapat dijumpai di india. Tepatnya ada di daerah Utara seperti Kashmir dan Manali. Kali ini saya akan membahas manali, sebuah kota di provinsi Himachal Pradesh.
Saya memulai perjalanan dari kota Delhi dengan tiket pesawat yang didapat dari promo tiket.com, membutuhkan waktu 15 jam perjalanan untuk mencapai Manali menggunakan mobil atau bus.
Saya menggunakan rental mobil lengkap dengan supir untuk waktu 5 hari dengan pertimbangan kami berjumlah 5 orang, perjalanan sebetulnya bisa di bagi dua, bermalam di Chandigarh atau Shimla, kemudian melanjutkan ke Manali keesokan harinya.
Selain sewa mobil dan bus, kereta api pun bisa menjadi opsi, tapi titik akhir di Chandigarh dan meneruskan perjalanan lagi dengan bus.
Berbeda dengan Delhi yang sangat padat, di Manali suasananya begitu sepi. Gunung-gunung menjulang dengan es berwarna putih di setiap puncaknya. Hostel di kawasan ini tidaklah mahal, saya memesan tiga kamar untuk 10 orang dengan harga 800 ribu rupiah. Murah bukan?
Beberapa tempat yang wajib di kunjungi di manali adalah sollang valley, sebuah lembah yang luas di mana semua aktifitas bermain salju bisa ditemui di sana, paragliding, ski, cable car, dan banyak lagi aktifitas lainya,
selain itu di Manali juga terdapat kuil Hindu bernama Kuil Hadimba, kuil tertua di kawasan tersebut
Biaya makan di Manali tergolong cukup murah, banyak variasi makanan western chinese dan indian food, aktifitas bermain salju juga tidaklah mahal, sewa pakaian berserta sepatu boots 50 ribu/ hari, cable car 120 ribu rupiah untuk dua arah.
Mencapainya pun tak terlalu sulit. Kamu bisa membeli tiket pesawat menuju Delhi dari Kuala Lumpur dan lanjut terbang naik maskapai domestik India. Pesannya pun cukup dari tiket.com saja, bisa ke mana saja.
Menjelajah Little Africa di Ujung Pulau Jawa
Tidak perlu jauh-jauh traveling ke Afrika untuk mendapat suasana sabana dengan fauna liar. Datang saja ke little Africa di Banyuwangi.
Taman Nasional Baluran merupakan salah satu destinasi wisata yang menjadi primadona masyarakat Banyuwangi saat ini. Taman Nasional yang dilindungi oleh pemerintah ini memiliki luas lahan sekitar 25.000 hektare yang di dalamnya hidup berbagai macam jenis binatang dan vegetasi. Hampir separuh bentang Baluran berupa Savana.
Taman Nasional Baluran tersebut juga mempunyai beberapa spot yang dijadikan sebagai pos pengamatan atau gardu pandang. Beberapa pos pengamatan tersebut di antaranya adalah seperti spot Curah Tangis, Popongan, Sirontoh, Manting, Batangan, Bama, Balanan hingga Semiah dan Bekol yang sangat populer di kalangan penikmat wisata alam.
Berkendara ke Taman Nasional Baluran cukup menyita waktu. Namun, kamu tidak akan menyesal. Setidaknya saya sama sekali tidak menyesal saat melihat savanna ini meski belum memasuki waktu musim kering yaitu waktu terindah Taman Nasional Baluran di mana kamu akan merasa seperti di Afrika.
Hewan yang paling banyak dan mudah ditemui di tempat wisata Baluran Banyuwangi ini adalah kera berekor panjang. Kera ini sangat friendly dan mudah untuk diajak bermain, apalagi jika kamu memberinya makan.
Kalau ditempat lain kera-kera takut air, di Baluran ini kera-kera malah senang berenang di air. Jumlah populasi kera di Baluran mencapai ratusan. Terbanyak diantara hewan-hewan lain.
Selain itu, sebanyak 44 jenis tumbuhan hidup subur di Baluran, di antaranya terdapat tumbuhan khas seperti widoro bukol, mimba dan pilang.
Di bulan Juli - Juni kamu dapat melihat secara langsung kawanan rusa. Pada bulan tersebut juga terjadi musim kawin rusa dan monyet-monyet yang memancing kepiting dengan ekornya. Jika kamu beruntung, kamu akan menyaksikan proses kawin kawanan rusa.
Serta jika kamu berkunjung pada bulan Agustus September, kamu dapat melihat kawanan merak di Taman Nasional Baluran. Pada bulan tersebut sedang terjadi musim kawin merak.
Kalau kamu penasaran mau melihat indahnya little Africa dari Jawa Timur ini, kamu tinggal beli tiket pesawatnya via tiket.com. Opsi lain, kamu juga bisa naik kereta ke Banyuwangi dan dilanjut naik kendaraan lain. Tak usah jauh-jauh ke Afrika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar