Rabu, 08 Juli 2020

Fujitsu Terapkan New Normal dengan WFH Secara Permanen

Perusahaan teknologi Fujitsu akan membagi dua ruang kantor pusatnya di Jepang beradaptasi dengan new normal alias kebiasaan normal baru di tengah pandemi virus Corona.
Disebutkan Fujitsu, program 'Work Life Shift' yang dirancangnya menawarkan fleksibilitas bekerja yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi 80.000 pekerjanya di kantor ini.

Seperti dikutip dari BBC, staf nantinya bisa bekerja dengan jam kerja yang fleksibel, dan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah menjadi standar jika memungkinkan.

"Kami akan memperkenalkan cara baru bekerja yang menjanjikan pengalaman bekerja yang lebih memberdayakan, produktif, dan kreatif bagi karyawan, sehingga memotivasi serta mendorong inovasi dan memberikan nilai baru bagi pelanggan dan masyarakat," demikian pernyataan Fujitsu.

Di bawah rencana ini, karyawan akan mulai bekerja jarak jauh untuk menerapkan gaya bekerja yang memungkinkan mereka secara fleksibel menggunakan waktu sesuai dengan isi pekerjaan, peran bisnis, dan gaya hidup mereka.

Program tersebut juga akan memungkinkan staf memilih tempat mereka bekerja, apakah dari rumah, kantor pusat, atau kantor cabang.

Fujitsu yakin bahwa peningkatan otonomi yang ditawarkan kepada para pekerjanya akan membantu meningkatkan kinerja tim dan meningkatkan produktivitas.

Sree Sreenivasan, profesor tamu inovasi digital dari Stony Brook University School of Journalism mengatakan langkah yang dilakukan Fujitsu dan banyak perusahaan lain untuk jam kerja fleksibel menggarisbawahi dampak jangka panjang pandemi pada cara kita bekerja.

"Ini adalah pertanda lain bahwa semua yang kita ketahui tentang dunia perkantoran dan masa depan pekerjaan sedang diuji. Ribuan pengusaha dan jutaan karyawan sedang mempelajari pro dan kontra dari new normal," sebutnya.

"Jika mereka dapat menggabungkan yang terbaik dari hal-hal pro (berkurangnya komuter, meningkatkan produktivitas, lebih sedikit biaya, dll), sambil meminimalkan kontra (kurangnya bonding secara langsung, kerja over time, dll), jutaan orang akan berterima kasih, sementara ribuan lainnya mungkin frustrasi karena lebih suka cara hidup lama," tambahnya.

Fujitsu bukan satu-satunya perusahaan yang menerapkan WFH dan jam kerja fleksibel secara permanen bagi karyawannya. Sebelumnya ada Twitter yang membolehkan karyawan WFH selamanya, dan Facebook serta Google memutuskan memperpanjang masa WFH hingga waktu yang belum ditentukan.

Seniman Manfaatkan e-Commerce Untuk Tetap Berkreasi

Pandemi COVID-19 berdampak semua profesi pekerjaan, termasuk seniman. Untuk mengatasi persoalan tersebut, dibuatlah website e-Commerce bernama Resoilnation.id.
Menariknya, platform tersebut merupakan e-Commerce khusus karya seni pertama di Indonesia. Adapun aktor di balik pembuatan website itu adalah Risang Yuwono.

Untuk membuat platform ini, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) bekerjasama dengan Koperasi Seniman dan Budayawan Yogya (Koseta) untuk membangun konsep, cara berjejaring dengan memanfaatkan teknologi digital.

Garin Nugroho, selaku kurator Resoilnation mengatakan, ini merupakan program sebagai respon dari pandemi COVID-19, di mana para pekerja seni harus hadapi. Gegara merebaknya virus Corona, setidaknya 700 komunitas atau sanggar di Yogyakarta turut terkena dampaknya, di mana mereka kehilangan ruang ekspresi seiring aturan pemerintah dalam upaya pemutusan penyebaran Corona.

Upaya yang digagas oleh Koseta dengan tajuk Resoilnation ini merupakan ikhtiar untuk menuju seni menghadapi pandemi COVID-19. Arah dari resolusi seni yang berbasis teknologi, dirangkum dalam satu platform payment gateway - online submission.

Risang Yuwono selaku Direktur Program Resoilnation memaparkan platform ini tak hanya menjaga eksistensi pekerja seni, tetapi juga diharapkan dapat memberi nilai tambah secara ekonomi dan ketahanan pangan bagi para pelaku seni. Di sisi lain juga, program ini mengajarkan seniman mengetahui tentang Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia.

Terkait kolaborasi pembuatan e-Commerce khusus seniman ini, Ketua Pandi Yudho Giri Sucahyo mengungkapkan, pihaknya tertantang dalam program tersebut.

"Kegiatan ini diharapkan akan mendukung program ketahanan pangan di tengah ancaman Pandemi yang bersama belum dapat kita ketahui dan efek domino yang mengancam keberlangsungan Ekonomi dan sosial budaya di Indonesia maupun di dunia," ucapnya dalam siaran persnya.
https://indomovie28.net/astro-boy-tetsuwan-atom-episode-24/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar