Selasa, 07 Juli 2020

Cara Membuat WhatsApp Dark Mode untuk Android, iOS, dan Desktop

Kehadiran WhatsApp dark mode untuk versi android, iOS, dan desktop sudah sangat ditunggu-tunggu penggunanya. Penantian tersebut akhirnya berakhir dengan dirilisnya WhatsApp dark mode untuk versi web pada awal Juli 2020.
WhatsApp dark mode atau dark theme memungkinkan mata pengguna tak terlalu lelah melihat layar percakapan, terutama saat malam hari. Sebelumnya WhatsApp dark theme hanya tersedia untuk smartphone versi android dan iOS.

Tentunya WhatsApp dark mode untuk android, iOS, dan desktop bisa digunakan tanpa perlu repot. Berikut cara membuat WhatsApp dark mode untuk smartphone dan web.

A. WhatsApp dark mode untuk android
Dikutip dari whatsapp.com berikut cara membuat WhatsApp dark mode untuk android:

1. Buka akun WhatsApp kemudian klik tiga titik di ujung kanan atas
2. Pilih setelan > chat > tema
3. Pada fungsi tema pilih gelap dan klik oke
B. WhatsApp dark mode untuk iOS
Dikutip dari techradar, berikut cara membuat WhatsApp dark mode untuk iOS:

1. Buka akun WhatsApp dan pilih settings
2. Selanjutnya klik chats > theme
3. Kemudian pilih dark
Pengguna bisa memilih system default yang memungkinkan gadget mengadopsi system-wide color secara otomatis.

C. WhatsApp dark mode untuk desktop
WhatsApp web dark mode jadi fitur yang paling ditunggu penggunanya. Berikut cara menggunakan WhatsApp dark mode untuk desktop:

1. Masuk ke situs WhatsApp web
2. Klik ikon tiga titik di ujung kanan atas dan pilih settings
3. Selanjutnya klik theme, pilih dark, dan oke.

Data Pengguna Tersebar, IdEA: Tokopedia adalah Korban

Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) Ignatius Untung menyebut Tokopedia sebagai korban dalam kasus tersebarnya data pengguna Tokopedia di sejumlah forum dan media sosial.
Ignatius mengaku prihatin atas apa yang terjadi pada Tokopedia dan para penggunanya. Namun ia menekankan bahwa Tokopedia di kasus ini adalah korban.

"Menurut saya Tokopedia adalah korban dari tindakan para hacker ini. Jadi sudah jelas itu bukan kesalahan Tokopedia. Bisnis online itu adalah bisnis kepercayaan, sehingga masalah seperti ini pasti sudah diantisipasi sejak awal oleh setiap pelaku bisnis online," ujar Ignatius dalam pernyataan yang diterima detikINET.

Pihak IdEA mengaku selalu berkomunikasi dengan para pelaku ecommerce, terutama jika terjadi masalah peretasan data pengguna Tokopedia yang terjadi pada Mei lalu.

"Kami selalu berkomunikasi dengan para pelaku e-commerce, termasuk jika terjadi masalah peretasan data pengguna seperti yang terjadi pada Tokopedia. Sebagai sebuah asosiasi, penting bagi kami untuk mendapatkan informasi terkait dari anggota yang terdampat masalah ini," tambahnya.

"Kami sangat yakin Tokopedia bisa mengatasi hal tersebut, dan mendukung Tokopedia agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Tidak hanya kepada Tokopedia tapi juga kepada para pelaku e-commerce lainnya," tutup Ignatius.

Sebelumnya, pihak Tokopedia juga mengeluarkan pernyataannya mengenai tersebarnya data pengguna mereka secara bebas di forum dan media sosial.

Menurut Nuraini Razak, VP of Corporate Communication, Tokopedia, pihak Tokopedia sudah menyadari ada pihak ketiga yang memposting informasi data pengguna mereka di media sosial dan forum internet. Data yang diposting itu menurut Nuraini adalah data pelanggan mereka yang dicuri pada Mei lalu.
https://kamumovie28.com/kamen-rider-ryuki-episode-37/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar