- Vaksin Corona Pfizer disebut bisa melawan varian baru Corona. Baik dari strain dari Corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan. Hal ini berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh otoritas kesehatan Amerika Serikat.
Hanya saja studi ini belum ditinjau oleh rekan sejawat. Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di Pfizer dan Medical Branc ini menyebut vaksin bisa menetralkan mutasi virus.
Dikutip dari laman Reuter, Phil Dormitzer salah satu ilmuwan vaksin Pfizer menyebut mutasi itu memiliki penularan yang lebih besar dan ada kekhawatiran bahwa virus lolos dari netralisasi antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin.
Penelitian dilakukan pada darah yang diambil dari orang yang telah disuntik vaksin. Penemuannya terbatas, karena tidak melihat rangkaian lengkap mutasi yang ditemukan pada varian baru dari virus yang menyebar dengan cepat.
Dormitzer mengatakan hal itu menggembirakan bahwa vaksin tampak efektif melawan mutasi, serta 15 mutasi lain yang sebelumnya telah diuji oleh perusahaan.
"Jadi kami sekarang telah menguji 16 mutasi yang berbeda, dan tidak satupun dari mutasi memiliki pengaruh yang signifikan. Itu kabar baiknya," katanya.
Dormitzer juga menyebut mutasi lain yang ditemukan pada varian Afrika Selatan, yang disebut mutasi E484K juga mengkhawatirkan.
Para peneliti berencana menjalankan tes serupa untuk melihat apakah vaksin tersebut efektif melawan mutasi lain seperti yang ditemukan di varian Inggris dan Afrika Selatan dan berharap mendapatkan lebih banyak data dalam beberapa minggu.
Sebelumnya sempat muncul kekhawatiran bahwa vaksin yang dibuat mungkin tidak dapat melindungi dari varian baru, terutama yang muncul di Afrika Selatan.
https://trimay98.com/movies/outrageous-request/
Kasus Baru, Kematian, dan Kasus Aktif Corona di Indonesia Tertinggi se-ASEAN
Kasus Corona di Indonesia per Kamis (7/1/2021) mencatat rekor, nyaris 10 ribu kasus COVID-19. Tertinggi sejak pandemi Corona merebak, Indonesia mencatatkan penambahan tertinggi sebanyak 9.321 kasus.
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, lonjakan kasus COVID-19 terjadi imbas libur panjang. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga diterapkan Indonesia mencegah dampak kasus Corona yang terus meningka pada fasilitas rumah sakit dan tenaga medis.
"Berat bagi saya untuk menyampaikan data ini, penambahan kasus positif harian per hari ini adalah yang tertinggi sejak awal pandemi, mencapai 9 ribu, bahkan angka ini meningkat hampir 500 hanya dalam waktu satu hari ini," kata Wiku di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (7/1/2021).
Berdasarkan data Worldometers, per Kamis (9/1/2021), Indonesia juga mencatat penambahan tertinggi kasus Corona baru, kasus kematian baru, hingga kasus aktif COVID-19. Berikut data detailnya.
Brunei Darussalam
Kasus baru: 173 kasus
Kasus aktif: 1 kasus
Kematian: -
Indonesia
Kasus baru: 9.321 kasus
Kasus aktif: 114.766 kasus
Kematian: 224 kasus
Kamboja
Kasus baru: 2 kasus
Kasus aktif: 23 kasus
Kematian: -
Laos
Kasus baru: -
Kasus aktif: 1 kasus
Kematian: -
Malaysia
Kasus baru: 3.027 kasus
Kasus aktif: 25.221 kasus
Kematian: 8 kasus
Myanmar
Kasus baru: 594 kasus
Kasus aktif: 13.925 kasus
Kematian: 14 kasus
Filipina
Kasus baru: 1.353 kasus
Kasus aktif: 23.675 kasus
Kematian: 9 kasus
Singapura
Kasus baru: 33 kasus
Kasus aktif: 222 kasus
Kematian: -
Thailand
Kasus baru: 9.636 kasus
Kasus aktif: 5.048 kasus
Kematian: 1 kasus
Vietnam
Kasus baru: 4 kasus
Kasus aktif: 121 kasus
Kematian: -
Timor Leste
Kasus baru: -
Kasus aktif: 9 kasus
Kematian: -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar