Sedang timbul kecemasan terhadap kebijakan baru WhatsApp yang mengharuskan pengguna setuju berbagi data dengan Facebook. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) hari ini memanggil pihak WhatsApp/Facebook regional Asia-Pasifik.
Pemanggilan itu terkait aturan privasi yang bakal diterapkan dalam kaitan dengan Rancangan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP).
"Hari ini Kominfo memanggil pengelola WA/FB Asia Pacific Region untuk memberikan penjelasan lengkap. Setelah itu pemerintah akan menetapkan kebijakan lanjutan terkait dengan hal ini," demikian keterangan dari Menkominfo Johnny G Plate.
Menkominfo melanjutkan dengan berharap agar warga bisa lebih bijak memilih layanan online, terutama terkait perlindungan data pribadi.
"Ada beberapa plaform media sosial yang dapat digunakan oleh masyarakat namun masyarakat perlu lebih bijak dalam menentukan dan memilih media sosial yang mampu memberikan Pelindungan Data Pribadi dan privasi yang optimal agar terhindar dari penggunaan data pribadi yang tidak dikehendaki baik berupa penyalahgunaan atau tidak sesuai aturan ( misuse or unlawful )," papar Menkominfo.
Di sisi lain, dikatakan bahwa pembahasan RUU PDP sedang dilakukan bersama Komisi I DPR RI. Kominfo telah menetapkan Panitia Kerja Pemerintah dan menyatakan siap untuk melanjutkan pembahasan penyelesaian RUU menjadi UU PDP bersama dengan Komisi I DPR RI.
"Mengingat kesibukan Komisi I dan pembahasan yang sangat dipengaruhi perkembangan Covid 19, Kami tentu berharap pembahasan RUU dimaksud tetap dapat diselesaikan pada awal tahun ini. Saat ini UU PDP menjadi sangat penting sebagai payung hukum utama pelindungan data pribadi masyarakat," sebut Menkominfo.
"Salah satu prinsip utama dalam PDP adalah bahwa penggunaan data pribadi harus dengan persetujuan (consent) pemilik data. Hal ini sejalan dengan regulasi di berbagai negara termasuk GDPR Uni Eropa maupun substansi yang ada dalam RUU PDP Indonesia," pungkas Menkominfo.
https://trimay98.com/movies/love-passion/
Viral Ramalan Pesawat Jatuh Sebelum Tragedi Sriwijaya Air, Ini Ceritanya
Sebuah postingan dari akun Instagram @madhiroeiji membuat netizen terkejut karena meramalkan tragedi pesawat jatuh. Unggahan ini ada di feed Instagramnya sebelum kejadian hilang kontak Sriwijaya Air SJ-182.
"... itu yg aku lihat.. #crash #disaster," tulisnya di caption foto. Terlihat foto itu diunggah lima hari yang lalu.
Foto tersebut menunjukkan gambar sebuah pesawat yang nampak menukik ke bawah dengan air sebagai dasar. Ada juga garis-garis merah di badan pesawat seperti hendak menggambarkan api.
Sontak, postingan ini mendapatkan banyak respon dari netizen dengan 600 lebih likes. Mayoritas merasa terkejut dengan unggahan ini yang seakan menjadi prediksi tragedi Sriwijaya Air SJ-182.
"Ya Allah merinding," tulis komentar salah satu netizen.
"Udah dilihat dr 6 hari lalu. Dari pesawat, banjir, gunung meletus udah di liat duluan nih," kata yang lain sembari menautkan beberapa username temannya agar juga melihat unggahan tersebut.
detikcom sudah mencoba menghubungi Madhiro Eiji dan pria tersebut memberikan komentarnya terkait viralnya unggahan tersebut. Ia mengaku tidak berani menyebut dirinya sendiri indigo meski teman-temannya menjulukinya seperti itu.
Soal penglihatan yang ia dapatkan, ia mengatakan bukan penerawangan yang ia dapatkan melainkan seperti petunjuk dari kepingan puzzle yang ia dapatkan selama tiga hari. Ia menggambarkan penglihatan itu seperti kilasan cepat dalam pikiran.
"Awalnya aku melihat lautan yang luas, air lah. Selanjutnya melihat ada gundukan di ujung, mirip pulau ada tiga buah dan selang beberapa hari ada sesuatu yang jatuh dari atas dengan sangat kencang ke dalam air, lalu saya gabungkan puzzle tersebut," kisahnya.
https://trimay98.com/movies/kamen-rider-build-new-world-kamen-rider-cross-z/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar