Selasa, 05 Januari 2021

Pamer Lifehack Terbang ke Bali, Richard Muljadi Maskernya Kok Pakai Selang?

 Sosialita Richard Muljadi jadi perbincangan setelah terbang ke Bali. Di postingan Instagram storiesnya, Richard mengunggah momen 'lifehack' menyewa semua kursi pesawat demi terbang ke Bali.

"We're super paranoid. Had to make sure no one else in this flight. We ain't flying unless its just us," jelas Richard dalam unggahan stories pertama Richard Muljadi.


Selain triknya menyewa seluruh kursi untuk terbang ke Bali jadi sorotan, masker yang ia kenakan juga diperbincangkan. Terlihat ia memakai masker yang dilengkapi dengan selang udara saat terbang bersama pasangannya.


Masker yang dilengkapi dengan selang udara juga pernah digunakan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar. Masker jenis ini memiliki fitur tambahan yakni selang yang terhubung dengan kipas, berfungsi mengirimkan udara yang akan dihirup.


Terkait efektivitasnya, spesialis paru dr Erlang Samoedro SpP, mengatakan masker selang dalam menyaring udara dan virus sama dengan masker kain. Hanya saja, kipas menambah rasa nyaman karena memastikan udara masuk sehingga tidak pengap.


"Sama saja hanya lebih nyaman dipakai karena ada kipasnya sehingga tidak pengap," kata Erlang kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.


Masker selang yang dilengkapi dengan HEPA atau High-Efficiency Particulate Air (HEPA) disebut bisa memiliki efektivitas menyaring udara yang lebih baik.


"Kalau ada filter HEPA memang lebih baik dalam penyaringan, bisa sampai 99 persen," kata Erlang.


Mengutip TODAY, sebuah penelitian dari Missouri S&T yang dipimpin oleh Yang Wang, Ph.D, asisten profesor teknik lingkungan, menerangkan bahwa masker kain hanya memblokir 10-20 persen partikel. Namun tambahan beberapa lapisan filter HEPA bisa memblokir 80-90 persen partikel virus.

https://trimay98.com/movies/gangnam-daughter-in-law/


Kisah Pria Tak Pernah Positif COVID-19 Tapi Alami Anosmia


Seorang pria asal India mengalami nyeri tubuh yang luar biasa, sakit kepala, dan kehilangan indra penciuman (anosmia), tapi tidak dinyatakan positif virus Corona COVID-19.

Dikutip dari laman Time Of India, Rakesh Pillai, sejak pandemi Corona sudah berusaha untuk menjaga jarak agar terhindar dari virus Corona. Ia juga selalu berkumur air asin, minum susu, dan vitamin C. Tak lupa juga, ia juga menggunakan minyak kayu putih pada hidungnya.


Sampai akhirnya, Rakesh dan keluarganya tertular virus Corona COVID-19. Tapi, Rakesh dan ibunya tidak pernah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.


Padahal Rakesh mengalami nyeri tubuh yang sangat menyiksa, sakit kepala hingga kehilangan indra penciumannya yang merupakan gejala umum virus Corona.


Selanjutnya, anak perempuan dari Rakesh pun jatuh sakit tetapi berhasil menjadi orang pertama di keluarganya yang sembuh total tanpa gejala COVID-19.


Rakesh sendiri pun masih belum tahu dengan kondisi yang dialami keluarganya. Tidak pernah didiagnosis positif virus Corona, tetapi mengalami gejala yang menyerupai.


Rakesh menggambarkan rasa sakit pada tubuhnya kala itu seperti memiliki 1000 luka di dalam tubuhnya. Jadi, Rakesh selalu merasa kesakitan ketika berbaring tidur. Selain itu, Rakesh juga merasa seperti tidur di atas atap seng yang panas.


Ketika Rakesh mencoba melewati tempat pembuangan sampah yang mestinya mengeluarkan aroma kuat, ia justru sama sekali tidak bisa mencium apapun karena kehilangan indra penciumannya.


Meskipun Rakesh masih belum tahu penyebab dirinya dan keluarga mengalami gejala virus Corona COVID-19. Tapi, Rakesh cukup bersyukur bahwa dirinya tidak pernah didiagnosis positif virus Corona COVID-19.

https://trimay98.com/movies/the-daughter-in-law/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar