Sabtu, 11 Januari 2020

Danau Toba Dikucuri Rp 2 Triliun Untuk Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya memprioritaskan Danau Toba dari anggaran pembangunan pariwisata. Duit ini untuk membangun segala infrastruktur wisata.

"Rp 6,4 triliun itu untuk 4 destinasi. Averagenya sekitar Rp 1,6 triliun. Danau Toba bisa lebih, karena lebih besar daerahnya," jelas Arief Yahya di Balige, Jumat (19/7/2019).

Menpar Arief Yahya bersama Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo dan Bupati Tobasa Darwin Siagian, memantau kawasan Danau Toba. Pemerintah menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp 6,4 triliun untuk pengembangan 4 destinasi wisata di Indonesia.

Keempat destinasi itu adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo. Danau Toba diprioritaskan mendapat dana lebih dikarenakan, kawasan wisata yang ada lebih besar.

Anggaran itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan utilitas dalam kawasan wisata Danau Toba. Di luar kawasan sudah terbukti dan bisa, misalnya yang dahulu jalan kabupaten, sekarang menjadi jalan nasional dan sudah dibangun oleh Kementerian PUPR.

"Nah ini untuk pembangunan di bagian dalam kawasan Danau Toba," urai Menpar Arief Yahya.

Pembangunan di dalam kawasan wisata yang dimaksud adalah, jalan, air dan listrik. Jika itu sudah dilakukan maka investor akan sangat mudah datang. Saat ini katanya, sudah ada tujuh investor yang sudah siap dengan proyeksi investasi sekitar 6 triliun.

"Nah kita harapkan, jika itu dipercepat kita akan mempercepat investor lain untuk datang," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, seandainya dari Rp 6,4 triliun, Danau Toba memperoleh alokasi dana sebesar Rp 2 triliun untuk membangun infrastruktur di dalam, itu mungkin bisa mempercepat datangnya investor.

"Nanti akan dirapatkan lagi apa kebutuhan yang di sini. Apa-apa aja yang diusulkan destinasi utama kelas dunia," tandasnya.

Destinasi di Afrika yang Menginspirasi Lion King

Film animasi Lion King dari Disney tengah tayang dan dibicarakan. Buat kamu yang mengaku pecinta Lion King, ini destinasi di Afrika yang jadi inspirasi filmnya.

Versi baru live-action dari film berjudul sama di tahun 1994 silam, film Lion King mendapat 'nafas' baru di bioskop kini. Hanya walau berbeda secara kualitas gambar dan aspek lainnya, film ini masih terinspirasi dari kehidupan fauna liar di Benua Afrika.

Fakta itu pun pernah disebutkan oleh asisten sutradara film Lion King keluaran tahun 1994, Roger Allers dalam sebuah blog Disney yang kini telah dihapus. Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Jumat (19/7/2019), berikut beberapa tempat tersebut:

1. Samburu National Park

Berlokasi di distrik Samburu, Kenya tengah, Taman Nasional Samburu pernah didatangi langsung oleh tim produksi Lion King. Di sana tim Roger melakukan safari langsung dengan menggunakan jeep.

"Kami melewati savana dengan kendaraan bak terbuka untuk melihat binatang, tapi tak banyak yang bisa digambar karena binatang-binatang itu terlalu cepat. Sebagai gantinya kami mengambil foto," ujar roger.

Dalam bahasa suku Maasai, Samburu memiliki arti kupu-kupu. Untuk informasi, taman nasional tersebut juga menjadi rumah bagi sejumlah suku asli Kenya.

2. Namunyak Wildlife Conservancy

Destinasi berikutnya adalah Namunyak Wildlife Conservancy di Sarara, Kenya. Sesuai namanya, destinasi ini juga menawarkan fasilitas menginap semalam seperti camping dan lainnya.

Hanya walau diperuntukkan sebagai tempat perkemahan, nyatanya pihak taman nasional sangat menjaga keasrian tempat ini. Tak sedikit pula fauna liar yang tinggal di daerah konservasi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar