Kamis, 11 Maret 2021

Perlu Tahu! 9 Gejala Long COVID yang Ditemukan Peneliti

 Para ilmuwan di seluruh dunia sampai saat ini masih mempelajari soal efek samping COVID-19 atau yang biasa disebut Long COVID. Menurut pakar, ada dua dari lima orang yang mengeluhkan masalah di perut berbulan-bulan setelah terinfeksi virus Corona.

Penelitian baru dari China menemukan, sekitar 43 persen orang yang dirawat di rumah sakit akibat COVID-19 mengalami masalah gastrointestinal 90 hari sepulang dari RS.


Selain itu, mereka memeriksa data dari 117 pasien di 12 rumah sakit di provinsi Hubei dan Guangdong, China, antara 16 Januari dan 7 Maret 2020 lalu.


Mereka menemukan, 52 dari 117 orang itu memiliki masalah perut dalam 3 bulan setelah meninggalkan rumah sakit dan hanya satu yang benar-benar sembuh.


Dikutip dari laman The Sun, berikut beberapa efek samping akibat virus Corona atau Long COVID.


Menurut penelitian dalam jurnal medis Lancet, masalah paling umum setelah sembuh dari virus Corona adalah kehilangan nafsu makan yang memengaruhi sekitar 24 persen pasien.

Sebanyak 18 persen mengalami efek samping mual dan refluks asam.

15 persen lainnya yang pulih dari virus Corona mengalami diare.

Adapun gejala kurang umum termasuk kembung dialami 14 persen pasien.

Sendawa pada 10 persen pasien

9 persen pasien juga mengalami muntah.

7 persen pasien mengalami sakit perut setelah keluar dari rumah sakit.

Sementara itu, darah dalam kotoran adalah efek samping langka yang hanya dilaporkan oleh 2 pasien.

Para peneliti mengatakan, dari 52 pasien, 65 persen di antaranya mengalami gejala yang berhubungan dengan perut saat berada di rumah sakit.


Hanya 6 persen yang mengalami efek samping setelah dipulangkan dari RS. Sementara, 29 persen sudah mengalami gejala yang berhubungan dengan masalah perut saat masuk rumah sakit.


Tak satupun dari 65 pasien lain dalam penelitian ini yang tidak melaporkan masalah gastrointestinal terus-menerus sepulang dari RS.

https://nonton08.com/movies/matthias-maxime/


Gokil, Ponsel Android Monster Ini Punya RAM 18 GB


Kapasitas RAM smartphone semakin meningkat dari hari ke hari, bahkan ada yang sudah mencapai 12 GB. Namun sepertinya, smartphone baru dari perusahaan asal China, Nubia ini, adalah yang paling unggul soal kapasitas RAM.

Nubia Red Magic 6 yang ditujukan sebagai ponsel gaming ini memang benar-benar buas. Kapasitas RAM-nya disebut up to 18 GB untuk model Red Magic 6 Pro. Sudah begitu, spesifikasi lainnya pun mengkilat.


Kedua model adalah ponsel pertama yang refresh rate layarnya menembus 165Hz. Sedangkan jeroannya adalah prosesor flagship Snapdragon 888 dan menjalankan sistem operasi Android 11 dengan user interface Red Magic OS 4.


Seperti dikutip detikINET dari GSM Arena, Senin (8/3/2012), layar Red Magic 6 seluas 6,8 inch FHD+ jenis Amoled. Pemindai sidik jarinya ditanamkan di layar sentuh.


Dibenamkan pula pendingin kipas yang berputar 18.000 RPM di Red Magic 6 dan 20.000 RPM di versi Pro, agar ponsel ini tidak cepat panas kala memainkan game favorit yang berat. Adapun kameranya ada 3 unit di bagian belakang, 64 MP, 8 MP ultra wide dan 2 MP kamera makro. Sedangkan memori internalnya up to 512 GB.


Beralih ke baterai, kapasitas sumber tenaga Red Magic 6 ini adalah 5.050 mAH yang mendukung fast charging 65W. Baterai disebut bisa terisi sampai penuh hanya dalam waktu sekitar 38 menit.


Nubia Red Magic 6 mulai dijual Nubia di China dengan harga paling murah USD 587. Sementara untuk versi Red Magic 6 Pro paling murah USD 680. Sedangkan varian tertingginya yaitu Red Magic 6 Pro Transparent Edition yang memiliki RAM 18 GB serta storage 512 GB dipasarkan USD 1.020. Belum ada keterangan kapan smartphone tersebut bakal dijual secara global.

https://nonton08.com/movies/upside-down/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar