Meski sudah lama pensiun dari dunia basket, atlet legendaris Michael Jordan tetap mendapat tempat di hati para pengagumnya. Terbukti, memorabilia Michael selalu menjadi incaran. Tak peduli seberapa mahal barang tersebut, pasti akan laris terjual.
Salah satunya sneakers Air Jordan yang dilelang oleh balai lelang Christie's ini. Michael Jordan pernah memakai sneakers berwarna merah-putih tersebut dalam sebuah pertandingan persahabatan di Italia pada 1985.
Dilansir dari DW, mantan pentolan Chicago Bulls itu memasukkan bola basket begitu keras sampai-sampai papan ring yang terbuat dari kaca pecah. Pecahan kacanya menempel di sol sneakers.
"Ini sepatu asli dengan pecahan kaca yang ada di solnya," ungkap Caitlin Donovan yang mengepalai bagian penjualan sneakers dan tas Christie's. Dengan sepatu berukuran 13,5 tersebut, Michael Jordan berhasil mencetak 30 poin.
Begitu bernilainya, sneakers yang telah usang tersebut terjual dengan harga yang cukup fantastis: US$ 615 ribu atau sekitar Rp 9 miliar!
Harga tersebut melampaui rekor nilai sneakers Air Jordan yang dilelang Sotheby's pada Mei lalu. Penawaran tertingginya mencapai US$ 560 ribu atau sekitar Rp 8,3 miliar.
"Diproduksi antara Februari dan April 1985, Jordan memakai sepasang Air Jordan 1 di awal dan titik terpenting kariernya, sekaligus memulai popularitas sneakers," jelas Sotheby's tentang sneakers tersebut seperti dikutip CNN.
Uniknya, ukuran sneakers kaki kiri berbeda dengan kaki kanan sesuai ukuran kaki Michael Jordan, yakni 13 dan 13,5. Pada sneakers kaki kanan, terdapat tanda tangan Michael Jordan.
BPOM akan Jelaskan Status 'Obat Corona' Unair
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pihaknya akan memberikan penjelasan terkait evaluasi hasil uji klinis kombinasi obat virus Corona COVID-19, yang dikembangkan oleh TNI AD, Badan Intelijen Nasional (BIN), dan Universitas Airlangga (Unair).
"Akan ada penjelasan dari Badan POM," tegas Penny saat dihubungi detikcom, Minggu (16/8/2020).
Beberapa kombinasi obat yang sedang dalam proses pengajuan izin edar dari BPOM untuk penyembuhan pasien Corona, yaitu lopinavir-ritonavir-azitromisin, lopinavir-ritonavir-doksisiklin, dan hidroksiklorokuin-azitromisin. Disebutkan, kombinasi obat ini telah lulus uji klinis terhadap 754 pasien.
"Hari Rabu saya menghadap Kepala BPOM itu dalam rangka secara resmi mohon dukungan untuk percepatan izin. Hanya izin edar," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, saat acara penyerahan hasil uji klinis obat Corona di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2020).
Andika juga menjelaskan, saat ini sudah tidak ada kendala terkait persiapan produksi kombinasi obat tersebut. Maka dari itu, ia berharap proses pengajuan izin berjalan dengan lancar dan cepat.
"(Kemungkinan kendala lain) tidak ada. Makanya, untuk rencana produksi sekarang kita hadirkan Kimia Farma, lembaga farmasi Polri, lembaga farmasi AD, IDI, Apoteker Indonesia. Sekarang kita akan inventarisir, bahan bakunya apa saja. Ketua tim penelitiannya ada di sini, segera kita rencanakan, termasuk proposal anggaran dan detailnya sambil menunggu izin itu tadi," ujarnya.
https://kamumovie28.com/bloody-destiny/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar