Pandemi Corona membuat orang menyadari banyak hal. Selain ternyata mampu bekerja dari rumah, sejumlah wanita juga menyadari bahwa hidup tanpa bra terasa lebih nyaman. Selama berdiam diri di rumah, wanita merasa tak butuh pakaian dalam karena tidak perlu ke luar rumah. Di media sosial, mereka pun mengaku akan meninggalkan bra untuk selamanya tapi adakah efek sampingnya untuk kesehatan dan bentuk payudara?
Selama lockdown, bra dan celana jeans adalah dua busana yang ditinggalkan wanita. Mereka menggantinya dengan loungewear atau celana yoga bahkan daster yang lebih fleksibel dan nyaman dipakai di rumah. Baru merasakan nyamannya tidak pakai bra, beberapa wanita mengaku akan menyimpan pakaian dalam itu untuk waktu yang lama bahkan setelah lockdown.
"Aku tidak melihat bra akan kembali saat kita bisa ke luar lagi," "Jeans dan bra tidak akan pernah kembali ketika lockdown usai," "Sejak pandemi aku mengalami revolusi tanpa bra? Siapa yang setuju denganku?,"
Semua wanita tentu mengetahui bagaimana leganya saat bisa melepas bra setelah mengenakannya seharian. Ketika meninggalkannya selama berbulan-bulan kini mereka pun mulai terbiasa. Namun menurut pakar, tidak memakai bra dalam waktu yang lama punya efek samping yang berdampak di kemudian hari.
Pakar teknologi garmen, Victoria Shelton mengatakan bahwa payudara seharusnya didukung dengan bra. Jika tidak, payudara bisa mengalami kerusakan pada ligamen yang merupakan jaringan konektif untuk menjaga bentuk. Sedangkan Dr Riccardo Frati dari Frati Cosmetic Surgery menekankan pentingnya payudara untuk mencegah bentuknya yang kendur karena gravitasi dan usia.
Pakar lain yang mendukung tersebut adalah Anna Akerlund, head of sales dari brand Louisa Bracq menjelaskan bahwa bepergian tanpa bra juga bisa berdampak oleh postur. Hal itu paling berdampak untuk pemilik payudara besar.
"Kebutuhan kita berbusana berubah karena kita merasa lebih nyaman di rumah. Tapi kita semua masih perlu pakai bra karena payudara kita perlu ditunjang karena beratnya yang mungkin merusak postur atau membuat kamu sakit punggung jika payudaramu tidak didukung penuh," kata Victoria.
"Bra akan selalu mendukung dan memegang payudara dan tidak memakainya bisa berdampak pada ligamen cooper. Payudara akan secara natural kendur seiring berjalannya waktu karena usia dan gravitasi," tambah Dr Riccardo.
Saingi Istri, Kanye West Dikabarkan akan Rilis Lini Kecantikan Yeezy
Setelah sukses di industri fashion dengan sneakers Yeezy x adidas yang selalu laris di pasaran, Kanye West mencoba melebarkan sayap bisnisnya. Suami Kim Kardashian ini bersiap terjun ke industri kecantikan.
Seperti dikutip dari Aceshowbiz, rapper sekaligus fashion designer berusia 43 tahun ini, berencana meluncurkan lini kosmetik. Ia dikabarkan telah mengajukan merek dagang untuk produk kecantikan.
Berdasarkan dokumen yang didapatkan TMZ, para petinggi Yeezy, termasuk Kanye West, baru-baru ini mengajukan merek dagang yang akan digunakan untuk penjualan produk kecantikan. Mulai dari makeup, perawatan kulit, masker wajah, cat kuku, pelembap, perawatan rambut dan wewangian. Brand ini juga akan menjual pasta gigi dan deodoran.
Ini bukan kali pertama Kanye West mencoba bisnis di kecantikan. Sebelumnya pada 2017, ayah empat anak tersebut pernah mengajukan pembuatan merek dagang bernama Donda. Brand kosmetik yang diambil dari nama mendiang ibunya. Tapi proyek itu tak pernah terlaksana sampai sekarang.
Jika bisnis kecantikan Kanye West ini nantinya berhasil, maka dia akan mengikuti jejak sang istri, Kim Kardashian, yang telah lebih dulu meluncurkan produk kecantikan di bawah nama KKW Beauty. Bahkan bukan tidak mungkin brand kosmetik Yeezy akan melampaui kesuksesan KKW Beauty dan adik iparnya, Kylie Jenner dengan Kylie Cosmetics.
https://nonton08.com/grannys-got-talent/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar