Membangun stamina yang kuat, tubuh harus memiliki energi yang cukup. Tidak hanya berolahraga, tetapi makanan bergizi juga bisa menjadi sumber energi.
Mengonsumsi makanan yang membantu meningkatkan stamina tubuh bisa membuat seseorang tidak mudah tumbang. Terlebih saat pandemi Corona, kondisi tubuh harus dipastikan tetap sehat agar terhindar dari risiko tertular COVID-19.
Seperti dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 makanan yang membantu stamina tubuh:
1. Pisang
Pisang dipercaya makanan penambah stamina yang paling ampuh. Pisang kaya akan sumber karbohidrat dan vitamin B6. Kandungan tersebut membantu meningkatkan energi dalam tubuh.
Dikutip dari Parenting Firstcry, sebuah studi membuktikan, seseorang yang mengkonsumsi pisang secara rutin membantu bersepeda lebih lama dengan jarak yang lebih jauh.
2. Ikan
Ikan seperti salmon dan tuna merupakan sumber protein, vitamin B, dan asam lemak seperti omega-3. Asam lemak omega-3 dan vitamin B12 pada ikan salmon dan tuna dapat mengurangi peradangan dalam tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan omega-3 dan vitamin B12 mengurangi rasa lelah dalam tubuh serta membantu memproduksi sel darah merah.
3. Telur
Telur merupakan makanan praktis kaya akan protein. Selain itu, tingginya kandungan leusin, yaitu jenis asam amino esensial bermanfaat dalam penyerapan gula dan metabolisme lemak untuk menghasilkan energi. Telur juga kaya vitamin B. Vitamin ini membantu enzim dalam proses mendapatkan energi.
4. Apel
Apel kaya akan antioksidan. Apel mengandung vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Serat yang dikandung apel memberikan energi untuk jangka waktu panjang pada tubuh.
5. Beras merah
Beras merah mengandung karbohidrat yang membantu kamu tetap bertenaga sepanjang hari. Tidak hanya itu, beras merah juga kaya akan serat dibandingkan nasi putih. Sehingga, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan memberikan energi pada tubuh.
PPNI: Sudah 78 Perawat Meninggal Positif Corona Sejak Wabah Merebak
Pandemi Corona belum juga usai. Tenaga kesehatan termasuk perawat yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah semakin banyak yang berguguran.
Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah, SKep, SH, MKep, mengungkap sudah 78 perawat yang meninggal dunia positif Corona. Data tersebut per tanggal 11 September 2020.
"Sudah 78 perawat yang meninggal. Per tanggal 11 kemarin," kata Harif melalui pesan singkat kepada detikcom Selasa (15/9/2020).
Harif pun menyoroti upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan. Hal ini disebutnya karena masih banyak hambatan yang dihadapi para tenaga kesehatan khususnya perawat.
"Untuk pemerintah gimana mengupayakan cara untuk meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan. Harus ada upaya mulai dari penyediaan fasilitas sarana yang memadai," bebernya.
Harif mengaku pasokan APD yang terbatas juga masih dikeluhkan beberapa rumah sakit swasta dan puskesmas. Selain itu, ia menyoroti perlu adanya peningkatan pemeriksaan atau tes Corona PCR bagi tenaga kesehatan yang dinilai belum sepenuhnya berjalan.
https://nonton08.com/fallen-angels/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar