Selasa, 18 Agustus 2020

Miris, Miss Universe Colombia Diamputasi Setelah Temukan Benjolan di Perut

Daniella Alvarez, wanita yang pernah mengikuti ajang Miss Universe mewakili Colombia pada 2012 itu memberikan kabar menyedihkan. Kaki kiri Daniella harus diamputasi karena masalah iskemia.

Iskemia adalah kekurangan pasokan aliran darah ke jaringan atau organ tubuh karena permasalahan pada pembuluh darah. Semua bermula dari masalah perut yang dialaminya. Bulan lalu, Daniella harus melakukan operasi darurat karena adanya massa perut atau benjolan di perut akibat pertumbuhan jaringan abnormal.

"Aku harus melakukan operasi terakhirku yang akan menghilangkan kaki kiriku. Mereka mengambil sedikit kakiku untuk kehidupan yang lebih sejahtera, karena aku hanya punya satu kaki tapi itu tidak akan kaki fungsional," ujar Daniella di video Instagramnya.

Daniella mengalami sakit pada Mei dan melakukan operasi perut pertamanya untuk menghilangkan sedikit benjolan. Namun dokter menemukan fakta bahwa benjolan sebesar koin tersebut telah menempel di aortanya. Hal tersebut menyebabkan pembuluh darahnya tidak lagi bekerja dengan baik.

Daniella bahkan bolak-balik melakukan operasi, hingga dokter memutuskan untuk melakukan operasi keempat. Namun mirisnya, kakinya harus diamputasi.

"Iskemia tidak memungkinkan darah untuk sampai ke kaki kiriku, sehingga dibutuhkan operasi keempat," terang Daniella.

Meski kaki kirinya kini telah diamputasi, Daniella tetap memiliki semangat. Daniella memasang kaki prostetik yang memungkinkan ia melakukan hobinya menari hingga bersepeda.

"Aku memilih memasang prostetik yang membuatku biasa menari champeta lagi, menari bachata lagi, berlari, bersepeda dan berenang," ucapnya.

Daniella pun bersyukur bahwa dia masih diberikan kehidupan. Meski tidak akan sama lagi, namun model dan presenter cantik itu tidak mau terpuruk.

Yang Harus Dilakukan Saat Anak Sekolah Online Tapi Orangtua Kerja di Kantor

Di saat new normal, para pekerja diwajibkan untuk hadir secara fisik di kantor. Sementara di satu sisi anak-anak tetap menjalani sekolah online melalui apliksi webinar. Kondisi ini pun membuat orangtua tak bisa mendampingi anak saat belajar di rumah.
Menurut psikolog anak, Diana Lie, M. Psi., jika orangtua sudah mulai masuk kerja dan anak mulai sekolah online, orangtua perlu mengajarkan anak untuk bertanggungjawab. Pemberian tanggungjawab ini juga tergantung usia anak dari si anak.

"Pada dasarnya, setiap anak perlu diberikan kepercayaan untuk melakukan beberapa tanggungjawab. Tentunya memberikan tanggung jawab ke anak juga perlu disertai dengan pemahaman usia perkembangannya. Dan orangtua juga perlu terlibat aktif untuk memberikan contoh konkret kepada anak untuk jalankan tanggung jawabnya, supaya anak juga merasa terbantu," ungkap Diana saat dihubungi oleh Wolipop, Kamis (13/6/2020).

Jika di rumah ada orang dewasa, seperti Asisten Rumah Tangga (ART) atau kakek dan neneknya, Diana menambahkan, orangtua sebaiknya tidak melepaskan tanggungjawabnya dalam memperhatikan proses belajar anak. Orangtua harus tetap melakukan pemantauan dari jauh terhadap aktivitas belajar sang anak.

"Kadangkala kondisi keluarga memang membuat orangtua mengambil keputusan untuk meminta bantuan ART mendampingi anak belajar. Saran saya, orangtua tetap luangkan waktu untuk mengetahui perkembangan belajar anak meskipun sudah dibantu ART atau orang dewasa untuk mendampingi, supaya orangtua lebih peka apakah anak butuh bantuan orangtua atau tidak dalam belajar. Jangan lupa tanyakan juga pengalaman anak seharian beraktivitas, jadi tidak melulu hanya membahas belajar dan belajar, tetapi juga perasaannya," paparnya.
https://nonton08.com/galaxy-turnpike/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar