Didiet Maulana kembali mengeluarkan koleksi terbaru melalui merek miliknya, IKAT Indonesia. Kali ini bukan pakaian, melainkan sajadah premium dengan motif khas Indonesia. Tidak sendirian, Didiet menggandeng Lasouk, merek sajadah dari Singapura yang memiliki design kontemporer Islami.
"Salah satu alasan kita berkolaborasi dengan Lasouk itu ya memang karena karya mereka mereka memang sangat estetis dan terlihat cantik," kata Didiet Maulana dalam press conference Ikat x Lasouk via Zoom pada Kamis, 18 Juni 2020.
Kolaborasi Didiet dengan Lasouk sudah berlangsung sejak bulan Februari. Pada 3 Juni 2020, barulah sajadah premium tersebut dirilis. Namun tentu saja ada tantangan tersendiri yang dirasakan oleh Didiet, terutama dalam masa pandemi Corona saat ini.
"Tantangannya yang dihadapi selama ini mungkin karena pandemi jadinya adalah komunikasi dengan para pengrajin karena sekarang banyak sekali pengrajin yang sudah tidak bekerja karena pemilik rumah tenunnya juga sedang mengistirahatkan semua," jelas Didiet.
Ada 3 pilihan motif dan warna yang ditawarkan. Pertama, Andjani Prayer Mat yang memiliki warna terakota. Motif tenun ikat dengan aksen yang menyatu dalam sajadah premium Andjani itu melambangkan persatuan. Kedua, Ghalia Prayer Mat yang berwarna biru kehijauan. Ghalia terinspirasi dari keindahan negara kepulauan Indonesia. Ketiga, Shabira Prayer Mat yang terinspirasi dari langit senja di Indonesia. Terdapat warna biru kemerahan dengan aksen warna gold yang memberikan kesan syahdu.
"Produk ini terbuat dari 100% bahan natural. Jadi walaupun kamu menaruh produk tersebut di hutan dan lupa lalu meninggalkannya selama 2 tahun, maka produk tersebut dengan sendirinya akan terurai dan menyatu dengan alam. Dan kita juga tidak menggunakan bahan plastik," jelas Nadja Felgenheier, selaku founder Lasouk.
Nadja juga menambahkan bahwa tinta yang dipakainya juga tergolong aman karena berbahan dasar air. Jika tertarik, sajadah premium ini bisa dibeli melalui website IKAT Indonesia, Lasouk, Shopee, Zalora, bobobobo, dan JD.ID dengan harga Rp 529 ribu. Rencananya, produk sajadah premium ini juga akan dipasarkan di negara lain, seperti, Singapura, Malaysia, dan UAE.
Kena Herpes Setelah Ciuman, Pria Gugat Teman Kencan Rp 2,4 M
Seorang pria asal Inggris menuntut teman kencan wanitanya karena telah membuatnya terinfeksi herpes. Sang pria menganggap wanita tersebut telah membohonginya dengan tidak memberitahukan bahwa dirinya memiliki herpes dan dengan sengaja menularkannya ketika mereka berciuman.
Seperti dikutip dari Oddity Central, pria bernama Martin Ashley Conway yang berasal dari London, Inggris itu mengaku bahwa dirinya mengalami trauma setelah berkencan dengan seorang wanita pada tahun lalu. Awalnya, Martin bertemu dengan teman kencannya, Joanna Lovelace, melalui aplikasi kencan online di situs Meetup. Setelah itu, keduanya lalu melakukan pertemuan romantis, dimana keduanya sempat berciuman.
Bukannya hal menggembirakan dan romantis yang datang setelahnya, justru mimpi buruk yang mungkin akan disesali oleh Martin seumur hidupnya. Beberapa hari setelah keduanya berciuman, Martin lalu mulai merasakan gejala seperti akan terserang flu dan sariawan, yang membuatnya sulit dan kesakitan untuk makan.
https://cinemamovie28.com/myunggi-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar