Minggu, 22 Desember 2019

Ini 4 Tempat di Lembang yang Punya Wisata Kelinci

 Sebagian besar tempat wisata di kawasan Lembang, Bandung, memiliki taman kelinci untuk si kecil bermain. Ini sejumlah rekomendasinya.
Kelinci merupakan mamalia imut kesukaan si kecil untuk bermain. Tidak heran, di berbagai tempat wisata yang ada di sekitar Lembang menyediakan tempat bermain bersama kelinci.Berikut rekomendasi tempat wisata di sekitar Lembang yang menyediakan tempat bermain bersama kelinci:

1. Farm House

Walaupun lebih dikenal dengan berbagai spot foto menarik bergaya Belanda dan rumah hobbit, namun di farm house kita juga bisa memberi makan dan berfoto bersama kelinci yang imut. Tidak dikenakan biaya untuk masuk ke area kandang kelinci, cukup membeli pakan nya saja.

2. Floating Market

Untuk masuk ke area taman kelinci dikenakan biaya per orang sebesar Rp 20.000, namun mendapat 5 wortel untuk pakan kelinci. Untuk pembayaran tiketnya bisa dibayar tunai atau menggunakan koin floating market.

3. Maribaya Hot Spring

Sebagai kawasan wisata yang memadukan wisata alam dan aneka permainan menarik, Maribaya hot spring juga menyediakan taman kelinci untuk si kecil bermain. Tidak dipungut biaya untuk masuk dalam area taman kelinci, dan pengunjung cukup membeli pakan kelinci saja.

4. Orchid Forest Cikole

Tempat bermain kelinci yang cukup menarik menurut saya adalah rabbit forest yang ada di kawasan orchid forest Cikole. Area bermain bersama kelinci di tempat ini berada di tengah kesejukan area hutan pinus yang sejuk, dengan kontur area yang menarik.

Sejarah Kerajaan Kutai, Masa Kejayaan Hingga Peninggalannya

Indonesia memiliki berbagai sejarah kepemimpinan, salah satunya dari Kerajaan Kutai Kertanegara. Nah, seperti apa sih sejarah dari Kerajaan Kutai? Yuk simak.

Kerajaan Kutai terletak di hulu sungai Mahakam, Muarakaman, provinsi Kalimantan Timur. Kerajaan ini merupakan kerajaan tertua di Indonesia karena disebut berdiri sejak abad 5 masehi.

Berikut sejarah kerajaan Kutai yang dirangkum oleh detikcom:

1. Sejarah

Kerjaaan Kutai dibentuk pada abad ke-5 masehi dan dipimpin oleh Raja Kudungga yang memeluk agama Hindu. Walaupun begitu, ada pula yang menyebutkan didirikan oleh Raja Asmawarman.

2. Penyebaran Islam

Pada adab ke-16, agama Islam mulai tersebar di Kerajaan Kutai. Kepercayaan ini dibawa oleh ulama asal Minangkabau, Tuan Ri Bandang, dan Tuan Ri Tiro Pararang dari Aceh.

3. Masa Kejayaan

Kerajaan Kutai dikenal sebagai salah satu kerajaan yang gemilang. Pasalnya, lokasi kerajaan tersebut terletak di jalur perdagangan China dan India. Kerajaan ini juga dikenal sebagai kerajaan maritim terbesar dan terkuat di Indonesia.

4. Masa Keruntuhan

Masa keruntuhan kerajaan Kutai terjadi di bawah kepemimpinan raja Maharaja Dharma Setia. Raja tersebut tewas setelah mengikuti peperangan.

5. Peninggalan

Kerajaan Kutai memiliki peninggalan berupa 7 buah prasasti Yupa berbahasa huruf Pallawa dan Sanskerta. Selain itu, ada pula mahkota emas seberat 1,8 kg bernama Ketopong Sultan.

Sabtu, 21 Desember 2019

Momen Hari Kesaktian Pancasila dan Rangkul Keberagaman Saat Liburan

Apa makna Hari Kesaktian Pancasila buat traveler? Salah satunya adalah bahwa liburan merupakan implementasi nyata dari merangkul nilai keberagaman di dalam Pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila dirayakan tepat pada hari S elasa (1/10/2019) ini. Momen itu tak lepas dari pengamatan para pemenang Program Rejeki Nama Agus yang sedang berpetualang di Labuan Bajo.

Muhammad Agus Setiawan (23), misalnya. Ia menyatakan bahwa Hari Kesaktian Pancasila merupakan sebuah momentum untuk merefleksikan kembali kekuatan Pancasila itu sendiri.

"Indonesia belum sejalan pendiri negara kita belum terimplementasikan semua silanya. Padahal semua termuat di sana," ucap dia.

"Kita yang suka liburan pasti dapat merangkul apapun bentuk keberagaman, agama, dan suku juga hal lainnya. Itu bentuk implementasinya," kata dia.

Hal senada diucapkan Shanti Agustina (32). Kata dia, meski belum terlalu memahami sila-sila Pancasila, ia tetap memiliki kehendak dan sudah berusaha melaksanakan sila di dalamnya.

"Yang pasti kita harus beradab. Bisa menempatkan orang lain sebagaimana mestinya," ujar Shanti.

"Kita juga harus menjaga lingkungan. Contoh jangan buang sampah sembarangan dan jangan injak karang karena semua ada kode etiknya," imbuh dia.

Para Agus yang beruntung ini berlibur di Labuan Bajo dari tanggal 29 September-2 Oktober 2019. Program Rejeki Nama Agus yang dipersembahkan oleh detikcom dan tiketcom ini telah diselenggarakan sejak Agustus 2019 lalu. Program diakhiri dengan acara 'Agus OTW Labuan Bajo'.

Kisah Musisi Seksi yang Klaim Dipaksa Buka Baju oleh Pramugara

Musisi Aubrey O'Day sedang geram dengan seorang pramugara sebuah maskapai yang memaksanya buka baju di hadapan seluruh penumpang pesawat.

Lewat sejumlah cuitan di Twitter, perempuan 35 tahun yang acapkali tampil seksi itu curhat soal insiden yang diklaimnya terjadi di dalam sebuah penerbangan maskapai American Airlines.

Dikisahkan Aubrey O'Day, yang dilansir FoxNews, seorang awak kabin pria memaksa dirinya membuka baju di hadapan seluruh penumpang agar bisa lanjut terbang. Ia mengklaim, pramugara itu tak menyukai baju yang sedang dikenakannya.

"Aku kaget banget. Agar tidak diusir dari penerbangan itu, pakaian dalamku jadi benar-benar terlihat di hadapan seluruh penumpang. Seorang gadis di dekatku sampai memberikan selimutnya karena merasa kasihan," cuitnya.

"Aku merasa sangat tersinggung dan geram," lanjut Aubrey O'Day dalam cuitan lain.

Atas klaim tersebut, pihak maskapai American Airlines mengatakan bahwa, "Kami sedang menelaah situasinya dan kami sudah menghubungi Ms. O'Day untuk dapat informasi lebih lanjut."

Cantiknya Gunung Lawu yang Terkenal Angker

Gunung Lawu yang berbau mistis, ternyata menyimpan keindahan yang memanjakan mata. Mulai dari bunga Edelweis, hingga keindahan matahari terbenam di atas awan.

Berlokasi di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gunung Lawu yang memiliki ketinggian 3.265 mdpl memang terkenal dengan aroma mistisnya. Entah sudah berapa banyak cerita yang ditulis mengenai latar belakang gunung ini dan mitos-mitos yang dimilikinya.

Sudah menjadi rahasia umum juga, bahwa gunung ini masih dijadikan sebagai tempat persembahan atau pesugihan bagi orang-orang yang menginginkan kekayaan dan kesuksesan secara instan.

Menurut mitos yang beredar, pendaki juga dilarang menggunakan baju berwarna hijau. Hal ini terkait Ratu Kidul si penguasa Pantai Selatan yang konon menyukai warna hijau. Sehingga, pendaki yang mengenakan baju hijau mungkin akan diculik olehnya. Selain itu, ada larangan untuk membawa rombongan yang berjumlah ganjil.

Aroma mistis juga kian diperkuat oleh adanya Pasar Setan. Meskipun tak terlihat secara kasat mata seperti pasar, namun seringkali pendaki yang sedang melewati titik ini mendengar suara ricuh seperti suara keramaian di pasar.

Pasar Setan ini dipercaya berada di jalur Candi Cetho, lereng Gunung Lawu, sebuah lahan yang ditumbuhi ilalang. Nah menurut kepercayaan, jika pendaki mendengar suara ricuh tersebut, pendaki harus segera membuang barang apapun yang ada di situ, seperti saat melakukan transaksi jual beli di pasar. Meskipun cerita ini belum dapat dibuktikan kebenerannya, namun mendengarnya saja sudah cukup membuatmu merinding bukan?