Minggu, 16 Mei 2021

Babi Bisa Bernapas Lewat Dubur, Bisakah Manusia Melakukannya?

 Beberapa hewan mamalia punya kemampuan luar biasa, yakni bernapas dengan usus. Para ilmuwan sedang mencari tahu apakah manusia juga bisa melakukannya.

Lho buat apa?


Selama pandemi COVID-19, banyak rumah sakit kehabisan ventilator. Alat bantu pernapasan ini sangat vital, bekerja dengan mendorong udara langsung ke paru-paru untuk memasukkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.


Agar tidak kewalahan saat kehabisan ventilator, para ilmuwan mencari cara baru memompakan oksigen ke dalam tubuh. Namun teknik yang ada saat ini, extracorporeal membrane oxygenation (ECMO), berisiko memicu perdarahan dan pembekuan darah.


Dalam rangka mencari solusi baru, para ilmuwan mempelajari beberapa hewan air seperti timun laut dan ikan Misgumus anguillicandatus yang bisa bernapas dengan usus. Selama ini, tidak ada yang tahu bahwa mamalia juga punya kemampuan serupa.


"Kami awalnya mengamati model mencit untuk melihat apakah kita bisa memasukkan oksigen lewat anus," kata Takanori Takebe dari Tokyo Medical and Dental University, dikutip dari Livescience.

Dalam risetnya, para peneliti menempatkan mencit di lingkungan dengan oksigen rendah. Hasilnya, mereka hanya bertahan 11 menit. Dengan ventilasi atau bantuan napas lewat anus, 75 persen tikus bertahan hidup selama 50 menit!


Para ilmuwan lalu mencobanya lagi dengan oksigen cair yang dimasukkan jalur yang sama, kali ini pada tikus, mencit, dan babi. Hasilnya dinilai cukup menjanjikan.


Dalam publikasi di jurnal Med, para ilmuwan menyebut masih butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah pendekatan serupa cukup aman dan efektif pada manusia.

https://kamumovie28.com/movies/the-conspirators-3/


Tempat Wisata DKI Dipadati Warga, Waspada Penularan Corona di Kerumunan!


Sejumlah tempat wisata di DKI seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, dipadati warga saat libur Lebaran. Imbas hal ini, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menutup tempat tersebut.

"Terhitung mulai tanggal 16 Mei 2021 sampai tanggal 17 Mei 2021 agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan protokol kesehatan," tulis surat edaran yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya.


Penutupan ini dilakukan karena melihat tiga tempat wisata tersebut mengalami peningkatan pengunjung yang signifikan selama libur lebaran.


Risiko penularan Corona di kerumunan

Dalam perang melawan COVID-19, kerumunan masih menjadi musuh nomor 1. Bagaimanapun, menjaga jarak sosial adalah salah satu metode mengurangi penularan virus Corona.


Adanya kerumunan membuat kita tidak dapat memprediksi penyebaran virus.


"Persoalannya kita tidak tahu seseorang itu membawa virus atau tidak, sehingga menjadi masalah walaupun tidak bergejala ataupun bergejala," ujar Dr Sholah Imari, MSc, dari Perhimpunan Ahli Epidemiolog Indonesia (PAEI) beberapa waktu lalu.


Secara teori, kerumunan orang akan menjadi hotspot penularan virus. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), virus Corona dapat menyebar di antara orang-orang yang melakukan kontak dengan satu sama lain, khususnya melalu droplet ketika batuk, bersin, dan berbicara.


Droplet ini dapat menyebar dan bisa saja terhirup oleh orang lain dan masuk ke dalam area pernapasan mereka sehingga menyebabkan infeksi.


Semakin banyak orang berkumpul di kerumunan dan semakin lama orang berinteraksi satu sama lain, semakin besar risiko penyebaran COVID-19.


Semakin tinggi tingkat penularan komunitas di daerah tempat keramaian akan semakin tinggi risiko penyebaran COVID-19 pada saat berkumpul.

https://kamumovie28.com/movies/ouija-house/

Jangan Iri Ya! Tempat Wisata di AS Mulai Longgarkan Aturan Pakai Masker

  Di Indonesia, membludaknya pengunjung tempat-tempat wisata menjadi horor tersendiri pada libur lebaran 2021. Beda banget dengan Amerika Serikat yang bahkan sudah semakin melonggarkan aturan pakai masker.

Disney World di Orlando, Florida, misalnya. Mulai 15 Mei mulai membebaskan pengunjung untuk tidak pakai masker di area outdoor. Meski demikian, masker tetap diwajibkan di area tertentu terutama indoor.


Kondisi serupa juga terjadi di Universal Orlando yang tidak lagi mewajibkan pengunjung untuk pakai masker di area outdoor.


"Masker wajah masih akan dibutuhkan di semua lokasi indoor, termasuk restoran, perbelanjaan, dan area publik di hotel," kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Minggu (16/5/2021).


SeaWorld Entertainment mengatakan masker tidak lagi diwajibkan bagi pengunjung yang sudah vaksinasi penuh. Kebijakan ini berlaku di SeaWorld Orlando, San Antonio, Busch Garden Tampa Bay, Discovery Cove, Aquatica Orlando, Aquatica San Antonio, Busch Gardens Williamsburh, dan Water Country USA.


"Semua pegawai taman bermain tetap harus menggunakan masker wajah," kata juru bicara SeaWorld.


The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) baru-baru ini melonggarkan aturan pakai masker dan jaga jarak. Keduanya tidak lagi diwajibkan bagi warga yang sudah vaksinasi penuh. Kebijakan ini tidak berlaku di tempat-tempat tertentu, seperti transportasi umum dan tempat kerja yang masih mewajibkan pakai masker.


Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Tjandra Yoga Aditama menyebut ada banyak faktor yang membuat AS berani melonggarkan aturan tersebut. Selain kecenderungan epidemiologis terkait naik turunnya jumlah kasus dan kematian, juga terkait cakupan vaksinasi.


"Di Amerika Serikat sampai 14 Mei sudah ada lebih dari 59 persen penduduk yang divaksin setidaknya satu kali," kata Prof Tjandra kepada wartawan baru-baru ini.

https://kamumovie28.com/movies/a-french-woman-2/


Babi Bisa Bernapas Lewat Dubur, Bisakah Manusia Melakukannya?


Beberapa hewan mamalia punya kemampuan luar biasa, yakni bernapas dengan usus. Para ilmuwan sedang mencari tahu apakah manusia juga bisa melakukannya.

Lho buat apa?


Selama pandemi COVID-19, banyak rumah sakit kehabisan ventilator. Alat bantu pernapasan ini sangat vital, bekerja dengan mendorong udara langsung ke paru-paru untuk memasukkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.


Agar tidak kewalahan saat kehabisan ventilator, para ilmuwan mencari cara baru memompakan oksigen ke dalam tubuh. Namun teknik yang ada saat ini, extracorporeal membrane oxygenation (ECMO), berisiko memicu perdarahan dan pembekuan darah.


Dalam rangka mencari solusi baru, para ilmuwan mempelajari beberapa hewan air seperti timun laut dan ikan Misgumus anguillicandatus yang bisa bernapas dengan usus. Selama ini, tidak ada yang tahu bahwa mamalia juga punya kemampuan serupa.


"Kami awalnya mengamati model mencit untuk melihat apakah kita bisa memasukkan oksigen lewat anus," kata Takanori Takebe dari Tokyo Medical and Dental University, dikutip dari Livescience.

https://kamumovie28.com/movies/a-french-woman/