Sabtu, 24 April 2021

Suka Instal Aplikasi dari APKPure? Awas Ada Trojan-nya Lho...

 Meski sangat tidak disarankan, salah satu tempat populer untuk mencari aplikasi Android selain Play Store adalah APKPure. Belakangan terungkap kalau situs tersebut ternyata terinfeksi dan mendistribusikan trojan.

Ini adalah temuan dari Kaspersky, yang menyebutkan bahwa APKPure sudah terinfeksi trojan dan juga mendistribusikan trojan lainnya. Padahal di situsnya, APKPure menyebut kalau apk yang mereka distribusikan sudah dipindai oleh Google dan dijamin aman.


Namun menurut Kaspersky, kasus pada APKPure ini mirip dengan yang terjadi di CamScanner. Yaitu pengembang aplikasi menerapkan software development kit (SDK) iklan dari sumber tak terverifikasi dan ternyata berbahaya. Alhasil aplikasi APKPure ini disusupi oleh malware.


"APKPure versi 3.17.18 juga dilengkapi dengan SDK iklan, satu dengan Trojan dropper tertanam, yang dideteksi oleh solusi Kaspersky sebagai HEUR: Trojan-Dropper.AndroidOS.Triada.ap," tulis Igor Golovin, peneliti keamanan di Kaspersky, dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (14/4/2021).

"Saat diluncurkan, ia membongkar dan menjalankan muatannya, yang merupakan bagian berbahaya. Komponen ini dapat melakukan beberapa hal: menampilkan iklan di layar kunci; membuka tab browser; mengumpulkan informasi tentang perangkat; dan, yang paling berbahaya, mengunduh perangkat lunak perusak lainnya," lanjutnya.


Trojan yang disusupkan oleh APKPure -- selain yang sudah terpasang di aplikasi tersebut -- tergantung pada versi Android yang disusupi. Juga tergantung pada seberapa baru security patch Android yang terpasang.


Untuk OS yang relatif baru seperti Android 8 ke atas yang tak bisa memberikan izin root secara diam-diam, maka modul yang disusupkan adalah tambahan untuk Trojan Triada. Tugas modul ini adalah untuk membeli layanan premium dan mengunduh malware lainnya.

"Jika perangkat memiliki versi lebih lama, seperti Android 6 atau 7, dan tanpa pembaruan keamanan diinstal (atau dalam beberapa kasus bahkan tidak dirilis oleh vendor), dengan demikian lebih mudah untuk di-rooting, dan itu bisa menjadi Trojan xHelper," jelas Golovin.


"Menghapus pengganggu ini adalah tantangan nyata; bahkan pengaturan ulang pabrik tidak akan berhasil. Dipersenjatai dengan akses root, xHelper memungkinkan penyerang melakukan hampir semua hal yang mereka inginkan pada perangkat," tambahnya.


Kaspersky sudah melaporkan temuannya ini ke APKPure pada 8 April, pada 9 April pihak APKPure berusaha memperbaiki masalah ini, dan kemudian merilis aplikasi versi baru, yaitu 3.17.19.

https://maymovie98.com/movies/x-tra-absurd/


Pria Jepang Ditangkap Usai Kencani 35 Wanita Secara Bersamaan


Seorang pria Jepang ditangkap setelah mengencani 35 wanita yang berbeda secara bersamaan. Pria ini diduga melakukan penipuan berantai terhadap puluhan wanita tersebut.

Seperti dilansir New York Post, Sabtu (24/4/2021), Takashi Miyagawa (39) yang seorang pekerja paruh waktu dan tidak memiliki alamat lengkap di Kansai, berpura-pura menjalin hubungan serius dengan setiap wanita yang dikencaninya.


Dia juga memberitahu wanita-wanita itu bahwa ulang tahunnya jatuh pada tanggal dan bulan yang berbeda-beda, agar dia bisa menerima banyak sekali hadiah.


Semua tindakan ini dilakukan Miyagawa tanpa ketahuan oleh wanita-wanita yang menjadi korbannya. Mereka sama sekali tidak saling menyadari keberadaan satu sama lain.


Dia memberitahu salah satu korban yang berusia 47 tahun bahwa ulang tahunnya jatuh pada 22 Februari, meskipun sebenarnya pada 13 November. Korban lainnya meyakini Miyagawa berulang tahun pada bulan Juli. Sedangkan satu korban lain menuturkan dia diberitahu bahwa Miyagawa berulang tahun pada bulan April.


Televisi lokal Jepang, MBS, baru-baru ini merilis foto-foto yang menunjukkan Miyagawa bersama banyak wanita berbeda, termasuk salah satu foto yang menunjukkan dia duduk di depan meja dengan dua kue dan pesan berbunyi 'Selamat Ulang Tahun'.


Dari aksinya ini, Miyagawa dilaporkan menerima hadiah, pakaian dan uang tunai yang totalnya mencapai 100.000 Yen (Rp 13,4 juta).

https://maymovie98.com/movies/the-god-of-heaven-and-the-beast-of-heaven-2/


Epic Games Dapat Suntikan Dana Total Rp 14,6 Triliun Termasuk dari Sony

 - Epic Games mengumumkan telah mengumpulkan pendanaan hingga USD 1 miliar (sekitar 14,6 triliun rupiah). Pendanaan termasuk dari Sony Group Corporation yang mencapai USD 200 juta (sekitar 2,9 triliun rupiah).

Dalam sebuah pernyataan di situs epicgames.com, Epic mengatakan mereka menggunakan tambahan USD 1 miliar (14,6 triliun rupiah) untuk mendukung pertumbuhan di masa depan. Pendanaan ini sekaligus membantu perusahaan menciptakan apa yang disebut Metaverse.


Epic mengatakan pendanaan baru dari Sony sebesar USD 200 juta (sekitar 2,9 triliun rupiah), memperkuat misi mereka untuk memajukan teknologi, hiburan dan layanan online yang terhubung secara sosial, dilansir detikINET dari Gamespot, Rabu (14/4/2021).


Terlepas dari hal itu, Epic Games hanya memiliki satu kelas saham biasa, dan CEO Tim Sweeney masih menjadi pemegang saham terbesar. Sweeney mengatakan bahwa pendanaan tersebut akan membantu Epic memenuhi misinya untuk membuat Metaverse.


"Investasi ini akan membantu kami mempercepat pekerjaan dalam membangun pengalaman sosial yang terhubung di Fortnite, Rocket League dan Fall Guys, sekaligus memberdayakan pengembangan game dengan Unreal Engine, Epic Online Services dan Epic Game Store," kata Sweeney.


CEO Sony, Kenichiro Yoshida, juga mengatakan bahwa Epic adalah studio yang memberikan pengalaman revolusioner dan PlayStation sangat ingin melanjutkan kemitraan dengan Epic Games.


"Kami sangat bersemangat untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pengalaman hiburan baru kepada orang-orang di seluruh dunia. Saya sangat yakin bahwa ini sejalan dengan tujuan kami untuk mengisi dunia melalui kreativitas dan teknologi," kata Yoshida.

Beberapa investor yang turut berpartisipasi dalam pendaan ini termasuk perusahaan modal ventura dan ekuitas swasta seperti Appaloosa, Baillie Gifford, Fidelity Management & Research Company LLC, GIC, T. Rowe Price Associates, Ontario Teachers Pension Plan Board, Park West KKR, BlackRock, AlianceBernstein, Altimeter, Franklin Templeton dan Luxor Capital.


Dari pendanaan USD 1 miliar yang terkumpul, membuat nilai Epic Games mencapai total USD 28,7 miliar (sekitar 420 triliun rupiah) pada April 2021. Jumlah tersebut naik USD 10 miliar (sekitar 146,4 triliun rupiah) dalam setahun dari nilai sebelumnya USD 17 miliar (sekitar 248,9 triliun rupiah) pada Juni 2020.

https://maymovie98.com/movies/warkop-dki-reborn/


Suka Instal Aplikasi dari APKPure? Awas Ada Trojan-nya Lho...


Meski sangat tidak disarankan, salah satu tempat populer untuk mencari aplikasi Android selain Play Store adalah APKPure. Belakangan terungkap kalau situs tersebut ternyata terinfeksi dan mendistribusikan trojan.

Ini adalah temuan dari Kaspersky, yang menyebutkan bahwa APKPure sudah terinfeksi trojan dan juga mendistribusikan trojan lainnya. Padahal di situsnya, APKPure menyebut kalau apk yang mereka distribusikan sudah dipindai oleh Google dan dijamin aman.


Namun menurut Kaspersky, kasus pada APKPure ini mirip dengan yang terjadi di CamScanner. Yaitu pengembang aplikasi menerapkan software development kit (SDK) iklan dari sumber tak terverifikasi dan ternyata berbahaya. Alhasil aplikasi APKPure ini disusupi oleh malware.


"APKPure versi 3.17.18 juga dilengkapi dengan SDK iklan, satu dengan Trojan dropper tertanam, yang dideteksi oleh solusi Kaspersky sebagai HEUR: Trojan-Dropper.AndroidOS.Triada.ap," tulis Igor Golovin, peneliti keamanan di Kaspersky, dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (14/4/2021).

https://maymovie98.com/movies/kill-the-monster/