Baru-baru ini, ada informasi viral yang menyebut vaksin COVID-19 memberikan efek samping berupa penis yang membesar 3 inci atau hampir 8 cm. Ada banyak versi, tetapi dipastikan semuanya hoax.
Salah satu versi yang beredar di media sosial juga dilengkapi potongan koran yang memang menyinggung informasi tersebut. Disebutkan, informasi tersebut termuat dalam sebuah jurnal berbahasa inggris.
"Dalam sebuah jurnal terbitan Inggris misalnya, vaksin Sinovac disebutkan memberi efek samping pembesaran alat kelamin. Lelaki yang sudah disuntik vaksin buatan China tersebut disebutkan alat vitalnya memanjang sampai 3 inchi," demikian kutipannya.
Versi lain menggunakan gambar yang seolah-olah merupakan tangkapan layar dari tayangan breaking news sebuah acara televisi. Ada juga yang mencatut media mainstream seperti CNN.com.
Beberapa fakta yang terangkum seputar hoax tersebut adalah sebagai berikut.
1. Dibantah BPOM
Mengenai kutipan jurnal ilmiah yang disertakan di beberapa versi hoax, berbagai penelusuran memastikan bahwa penelitian tersebut tidak pernah ada. Kutipan tersebut cuma editan. Ini dipertegas juga oleh Jubir vaksinasi COVID-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lucia Rizka Andalusia.
"Hoax lah.. mana ada jurnal ilmiah pakai bahasa seperti itu. Lagian vaksin kita kan bukan rekombinan," katanya saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).
2. Bersumber artikel palsu
Hoax serupa juga mencatut nama media CNN.com, dengan melampirkan gambar seolah-olah tangkapan layar berisi artikel dengan judul "Doctors encourage covid-19 vaccine injections in penis". Penelusuran index memastikan bahwa artikel tersebut tidak pernah ada.
3. Hoax dibuat dengan aplikasi online
Untuk versi beraking news, tampilan hoax yang beredar mirip seperti yang didapat dari aplikasi online. Dengan aplikasi tersebut, pengguna bisa membuat sendiri gambar yang seolah-olah hasil tangkapan layar dari tayangan breaking news, dengan gambar dan keterangan yang bisa dibuat sendiri.
Pengguna tinggi mengunggah gambar ilustrasi yang dikehendaki, lalu mengisi kolom "headline" dan "ticker". Dalam keterangannya, aplikasi tersebut ditujukan hanya untuk lucu-lucuan dan parodi, dan pengguna diingatkan untuk hati-hati karena breaking news palsu itu bisa saja menyebar atau dibagi-bagikan.
https://kamumovie28.com/movies/happy-ending-2/
5 Pilihan Posisi Bercinta yang Nggak Berisik
Bercinta tidak harus heboh, terlebih jika tinggal bersama dengan banyak orang di satu rumah. Ada beberapa posisi bercinta yang bisa dilakukan dengan senyap tanpa mengurangi keintiman.
Salah satu alasan untuk sebisa mungkin tidak bersuara saat bercinta adalah ketika ada anak kecil yang selalu penasaran dengan apa yang dilakukan orang tua. Kadang-kadang, sulit menemukan penjelasan yang tepat ketika ketahuan sedang berhubungan intim.
Dikutip dari Fatherly, berikut ini 5 posisi seks yang bisa dilakukan tanpa banyak bersuara.
1. Misionaris
Posisi seks paling mainstream ini sekaligus merupakan posisi dengan manuver paling minimal. Akibatnya, gangguan suara bising lebih bisa dihindari.
"Posisi tatap muka memungkinkan berciuman dan menahan kecenderungan untuk berteriak. Ini juga sangat seksi dan intim," kata terapis seks asal New York, Michael Aaron, Ph.D.
2. Berdiri
Salah satu sumber suara berisik adalah ranjang yang tidak kokoh. Melakukan hubungan seks sambil berdiri bisa menjadi pilihan untuk menghindari kemungkinan suara bising dari ranjang yang kurang kokoh.
Posisi seks lain yang bisa dicoba antara lain 69.
KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA