Kamis, 07 Januari 2021

Kata Pengamat Soal Dugaan Penipuan di Grabtoko

 Saat ini ramai di media sosial soal dugaan penipuan yang dilakukan oleh Grab Toko (Grabtoko), di mana para konsumennya mengeluhkan karena barang pesanannya tak kunjung dikirim.

Menurut pengamat gadget Lucky Sebastian, sebenarnya kejadian semacam ini sudah berulang kali terjadi. Namun menurutnya tetap banyak korban yang tertipu, karena memang sulit menolak godaan harga miring yang ditawarkan.


"Walau berkali-kali sudah banyak kejadian penipuan, banyak orang akan tetap jatuh kepada penipuan yang sama, karena secara psikologis susah berpaling dari penawaran harga yang miring," ujar Lucky saat dihubungi detikINET, Rabu (6/1/2020).


Terlebih lagi jika dalam aksinya ini si penipu tak sekadar mengandalkan harga yang kelewat miring. Melainkan juga bermodal untuk memasang iklan di mana-mana, yang bakal membuat orang percaya bahwa penawarannya memang benar.


"Apalagi kalau ada testimoni dari orang yang memang menerima barangnya, orang-orang akan percaya lebih dalam. Biasanya ini adalah pancingan, untuk meraup lebih banyak orang yang tertipu," tambahnya.


Padahal, saat ini sebenarnya sudah banyak orang yang skeptis saat ramai penawaran seperti ini. Seperti dengan mengecek berbagai hal, salah satunya nama domain yang dipakai oleh (terduga) penipu. Namun memang bagi konsumen awam, hal ini sulit dipahami.


"Sudah banyak pula netizen yang skeptis dan membantu mengecek, misalnya domain yang benar-benar baru masih hitungan hari dari Grab Toko, penggunaan word press, data dikunci, tetapi memang tidak mudah awam memahami hal ini," pungkas Lucky.


Seperti diketahui, seperti dilansir CNBC Indonesia, para konsumen di Grab Toko (Grabtoko) -- sebuah platform jual beli dengan beriklan di mana-mana -- harus mengelus dada. Sebabnya, barang yang telah dipesan tak juga dikirimkan.


Beberapa konsumen pun langsung menggeruduk kantor Grabtoko yang terletak di Plaza 89 Rasuna Said lantai 12 yang ternyata merupakan Coworking Space ini.


"Kantor sudah kosong," kata seorang pembeli di Grabtoko yang tak ingin disebutkan namanya.


Grab toko, platform yang mengaku e-commerce ini memberikan promo besar-besaran hingga 90%. Misalnya saja iPhone 12 seri terbaru hanya dijual Rp 12 jutaan. Kemudian iPhone 11 juga hanya dijual Rp 7,5 juta. detikINET pun mencoba menghubungi Grabtoko, namun tidak ada respons.

https://nonton08.com/movies/prostitution-2/


Dugaan Penipuan di Grabtoko, Ada Investor Nakal


Platform jual beli Grabtoko ramai di media sosial karena ada konsumen yang barangnya tak junjung dikirim. Belakangan manajemen mengaku ditipu investor.

Dilansir CNBC Indonesia, Rabu (6/1/2020) Managing Director Grabtoko, Yudha Manggala Putra mengatakan telah terjadi penggelapan oleh investor mereka. Hal ini menyebabkan barang yang dibeli konsumen tak kunjung datang.


"Saya Yudha Manggala Putra. Managing Director PT Grabtoko Indonesia. Pertama, mohon maaf atas keterlambatan respon dari pihak Grabtoko, saat ini kita sedang melaporkan investor Grabtoko atas penggelapan uang konsumen ke Mabes Polri di Trunojoyo Jakarta Selatan (nomer laporan menyusul setelah penyidikan). Kami juga sudah berusaha menyita aset-aset investor yang ada dan membekukan semua rekening kami, agar terhindar kerugian lebih besar lagi. Kami akan mengembalikan uang konsumen secepatnya setelah melalui proses kepolisian. Sekali lagi saya minta maaf atas kerugian yang ditimbulkan. Yudha Manggala Putra," demikian pengumuman Grabtoko lewat media sosial.

https://nonton08.com/movies/toxic-desire-addiction/

Oppo Find X3 Pecahkan Rekor Skor Tertinggi di AnTuTu

 Oppo Find X3 kemungkinan bakal dirilis pada kuartal pertama tahun 2021. Sebelum smartphone flagship tersebut resmi beredar, bocoran hasil pengetesan performanya sudah lebih dulu tersebar.

Belakangan muncul gambar hasil tangkapan layar yang menunjukkan hasil pengetesan Oppo PEEM00-nama lain dari Oppo Find X3-menggunakan aplikasi benchmarking AnTuTu. Diketahui dari gambar tersebut, Oppo Find X3 mendapatkan skor 771.491. Skor tersebut merupakan skor tertinggi sepanjang masa yang dikeluarkan AnTuTu untuk sebuah smartphone, setidaknya sampai saat ini.


Mengutip 91 Mobiles, skor yang diraih Oppo Find X3 mengalahkan raihan Xiaomi Mi 11 yang dapat nilai 708.425, serta mematahkan rekor nilai 752.935 milik iQOO 7 di AnTuTu.


Nilai tinggi yang didapatkan Oppo Find X3 disebut-sebut tak lepas dari apiknya kinerja chipset beringas Snapdragon 888. Adapun kabar mengenai penggunaan Snapdragon 888 di Oppo Find X3 telah lebih dulu terendus publik.


Oppo Find X3 disinyalir akan muncul dengan membawa chipset Snapdragon 888 didukung RAM 12 GB. Ponsel premium ini disenjatai tiga kamera, yakni kamera utama 108 MP, dan dua kamera beresolusi 13 MP dan 12 MP. Kamera 32 MP dipasangkan sebagai kamera selfie di area wajah Oppo Find X3.


Dari segelintir informasi yang berhembus, Sony dan Oppo bekerja sama dalam membuat sensor bernama IMX789 yang bakal dipakai di seri flagship Find X3 sebelum akhirnya bisa dipakai di ponsel pabrikan lain.


Layar Oppo Find X3 kabarnya menggunakan panel OLED berukuran 6,7 inch dengan resolusi 1440 x 3216 dan bisa menampilkan 1,07 miliar warna. Ponsel ini didukung dengan adaptive dynamic frame rate dari 10 Hz sampai 120 Hz.


Selain itu, Oppo telah mengumumkan secara resmi Oppo Find X3 dilengkapi Full-path Color Management System. Teknologi ini merupakan sistem manajemen warna Android pertama yang mendukung penuh gamut warna DCI-P3 dan kedalaman warna 10-bit mulai dari proses pengambilan, penyimpanan, dan tampilan gambar dan video. Sistem ini memberikan pengalaman menonton luar biasa dengan reproduksi warna otentik dan akurat.

https://nonton08.com/movies/two-sisters-in-law/


Kata Pengamat Soal Dugaan Penipuan di Grabtoko


Saat ini ramai di media sosial soal dugaan penipuan yang dilakukan oleh Grab Toko (Grabtoko), di mana para konsumennya mengeluhkan karena barang pesanannya tak kunjung dikirim.

Menurut pengamat gadget Lucky Sebastian, sebenarnya kejadian semacam ini sudah berulang kali terjadi. Namun menurutnya tetap banyak korban yang tertipu, karena memang sulit menolak godaan harga miring yang ditawarkan.


"Walau berkali-kali sudah banyak kejadian penipuan, banyak orang akan tetap jatuh kepada penipuan yang sama, karena secara psikologis susah berpaling dari penawaran harga yang miring," ujar Lucky saat dihubungi detikINET, Rabu (6/1/2020).


Terlebih lagi jika dalam aksinya ini si penipu tak sekadar mengandalkan harga yang kelewat miring. Melainkan juga bermodal untuk memasang iklan di mana-mana, yang bakal membuat orang percaya bahwa penawarannya memang benar.


"Apalagi kalau ada testimoni dari orang yang memang menerima barangnya, orang-orang akan percaya lebih dalam. Biasanya ini adalah pancingan, untuk meraup lebih banyak orang yang tertipu," tambahnya.


Padahal, saat ini sebenarnya sudah banyak orang yang skeptis saat ramai penawaran seperti ini. Seperti dengan mengecek berbagai hal, salah satunya nama domain yang dipakai oleh (terduga) penipu. Namun memang bagi konsumen awam, hal ini sulit dipahami.

https://nonton08.com/movies/sister-in-laws-dream/