Senin, 04 Januari 2021

6 Penyebab Miss V Terasa Nyeri Usai Bercinta dan Cara Mengatasinya

 Sakit pada vagina seusai berhubungan seks merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan wanita. Dikutip dari Healthline, rasa tak nyaman muncul karena vagina lecet, perih, dan sakit setelah berhubungan seks muncul di vulva yaitu bagian luar alat kelamin wanita.

Ahli terapi fisik di New York Isa Herrera mengatakan bahwa perubahan posisi atau penggunaan produk anti penuaan

dapat menyebabkan nyeri setelah bercinta. Penting untuk mencari tahu penyebab rasa nyeri dan menemukan solusinya.


Dikutip dari Women's Health, ini penyebab dan cara mengatasi nyeri setelah berhubungan seks.


1. Melewatkan foreplay

Kebanyakan orang tahu bahwa vagina yang kering membuat seks menjadi tidak nyaman. Asisten profesor klinis ginekologi the Icahn School of Medicine di Mount Sinai New York, dr Alyssa Dweck mengatakan hal itu menjadi penyebab paling umum yang mengakibatkan rasa sakit dan tak nyaman.


Sebagai cara mencegahnya, lakukan foreplay sebelum berhubungan seks yang membantu mencegah rasa sakit. Foreplay memberikan kelembapan di vagina dan membuatnya menjadi lebih elastis seiring dengan meningkatnya gairah.

https://nonton08.com/movies/dreams-of-eroticism/


2. Durasi seks yang terlalu lama

"Tentu saja Anda akan merasa sakit jika Anda sangat bersemangat," ujar direktur program kedokteran seksual wanita di departemen kebidanan dan ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, dr Leah Millheiser.


Terutama jika kurang pelumas, sesi seks yang menggairahkan justru dapat menyebabkan sedikit robekan di jaringan vagina. dr Millheiser menyarankan untuk beristirahat dahulu setelah berhubungan seks.


3. Posisi yang menyakitkan

Psikolog klinis dan terapis seks bersertifikat di Honolulu, Hawaii Janet Brito mengungkapkan posisi seks tertentu dapat menyebabkan rasa sakit, tetapi hal itu tergantung pada orangnya.


"Misalnya, jika Anda dalam posisi misionaris dan mengalami rasa sakit dan keinginan untuk buang air kecil, itu bisa menjadi indikasi turunnya kandung kemih," katanya.


Lakukan eksperimen dan pilih posisi yang sesuai dengan tubuh agar menghindari rasa sakit dan tak nyaman setelah berhubungan seks.


4. Mengalami infeksi jamur

Seks bisa menjadi tak nyaman jika wanita mengalami infeksi jamur karena vulva yang meradang. Gairah seksual juga cenderung meningkatkan kelembapan vagina, yang dapat memperparah rasa gatal, ketidaknyamanan, atau rasa terbakar akibat jamur.


Jika mengalami rasa gatal dan nyeri saat buang air kecil, periksakan diri ke dokter kandungan. Infeksi jamur sangat umum terjadi, dan memiliki banyak pilihan pengobatan.


5. Efek konsumsi pil KB

Pil KB dosis rendah dikaitkan dalam banyak kasus sakit pada vagina. Efeknya dapat membuat jaringan vagina menjadi lebih tipis, kering, dan membuatnya lebih rentan terhadap iritasi dan nyeri.

Diskusikan dengan dokter terkait penggantian pil KB yang tetap aman dan sesuai kondisi kesehatan.


6. Otot dasar panggul mengencang

Wanita yang aktif, sering merasakan kaku di paha belakang, dan otot dasar panggul.


"Jika mereka berlari, melakukan SoulCycle, dan mereka duduk dalam postur tubuh yang buruk di tempat kerja, otot tidak dapat rileks selama aktivitas seksual," kata Herrera.


Terapi fisik dasar panggul dapat membantu mengendurkan otot dasar panggul. Sementara itu, coba ubah posisi seks agar lebih terkontrol.

https://nonton08.com/movies/dreamscape/

Fakta-fakta Kebiri Kimia yang PP-nya Resmi Diteken Jokowi

 Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Kebiri untuk Predator Seksual. PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak ditandatangani Presiden Jokowi pada 7 Desember 2020.

Regulasi tersebut diperuntukkan bagi pelaku kekerasan seksual, pencabulan, maupun tindakan ancaman kekerasan seksual terhadap anak. Hukuman bagi predator seksual anak adalah tindakan kebiri kimia yang sebelumnya telah melalui tahapan klinis, kesimpulan, hingga pelaksanannya.


Lantas, apa itu kebiri kimia?


Dikutip dari The Sun, kebiri kimia atau chemical castration adalah prosedur medis yang dilakukan untuk menekan dorongan seksual dan menghentikannya datang kembali.

Kebiri kimia menggunakan obat-obatan anafrodisiak untuk menurunkan hasrat seksual dan libido, dalam jangka waktu minimal selama tiga sampai lima tahun.


Kebiri kimia telah diuji coba di Swedia, Denmark dan Kanada. Sementara itu, Skandinavia menunjukkan bukti bahwa tindakan ini dapat menekan terjadinya kasus kembali dari 40 persen menjadi lima persen. Namun di banyak tempat, kebiri kimia masih menjadi kontroversi.


Kebiri kimia berbeda dengan kebiri melalui pembedahan yang melibatkan pengangkatan alat kelamin, dan sterilisasi dalam perawatan secara berkala. NCBI mencatat efek samping yang parah pada orang yang dikebiri kimia.


Kebiri kimiawi umumnya dilakukan dengan menyuntikkan obat setiap tiga bulan sekali, dan beberapa obat yang disuntikkan selama setahun. Leuprorelin adalah salah satu obat kebiri kimia yang digunakan untuk mengatasi kesulitan dalam mengendalikan gairah seksual, fantasi atau dorongan seksual yang mengganggu, sadisme atau kecenderungan seksual berbahaya lainnya.


Obat lain yang digunakan dalam kebiri kimia meliputi medroxyprogesterone acetate, cyproterone acetate, dan Luteinizing Hormone-Releasing Hormon (LHRH) sebagai obat untuk mengurangi kadar testosteron dan estradiol atau hormon estrogen pria. Pada pria, estrogen memainkan peran penting dalam pertumbuhan tulang, fungsi otak, dan proses kardiovaskular.


Beberapa obat yang dipakai untuk kebiri kimia sebenarnya dipakai juga dalam terapi kanker prostat.


Selain menurunkan hasrat seksual, efek samping dari kebiri kimiawi pada pria termasuk osteoporosis, penyakit kardiovaskular, depresi, hot flashes dan anemia.

https://nonton08.com/movies/erotic-day-dream/


6 Penyebab Miss V Terasa Nyeri Usai Bercinta dan Cara Mengatasinya


Sakit pada vagina seusai berhubungan seks merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan wanita. Dikutip dari Healthline, rasa tak nyaman muncul karena vagina lecet, perih, dan sakit setelah berhubungan seks muncul di vulva yaitu bagian luar alat kelamin wanita.

Ahli terapi fisik di New York Isa Herrera mengatakan bahwa perubahan posisi atau penggunaan produk anti penuaan

dapat menyebabkan nyeri setelah bercinta. Penting untuk mencari tahu penyebab rasa nyeri dan menemukan solusinya.


Dikutip dari Women's Health, ini penyebab dan cara mengatasi nyeri setelah berhubungan seks.


1. Melewatkan foreplay

Kebanyakan orang tahu bahwa vagina yang kering membuat seks menjadi tidak nyaman. Asisten profesor klinis ginekologi the Icahn School of Medicine di Mount Sinai New York, dr Alyssa Dweck mengatakan hal itu menjadi penyebab paling umum yang mengakibatkan rasa sakit dan tak nyaman.


Sebagai cara mencegahnya, lakukan foreplay sebelum berhubungan seks yang membantu mencegah rasa sakit. Foreplay memberikan kelembapan di vagina dan membuatnya menjadi lebih elastis seiring dengan meningkatnya gairah.

https://nonton08.com/movies/wet-dream-2/