Senin, 13 Juli 2020

Ini Bahayanya Pakai Masker Cuma Menutupi Dagu

Pakai masker dianggap sebagai cara paling efektif untuk mencegah penularan virus Corona COVID-19. Namun cara pakai yang tidak benar malah meningkatkan risiko penularan.
Salah satunya, kebiasaan memakai masker cuma menutupi dagu. Biasanya dilakukan karena merasa tidak nyaman.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengingatkan hal itu bisa meningkatkan risiko perpindahan kuman. Jika memang terpaksa harus melepas masker, lebih baik lepaskan sekalian, jangan diturunkan ke dagu.

Kenapa demikian? Simak alasannya dalam video berikut:

Mendadak Sakit Kepala Saat Olahraga? Ini 4 Tips Menghadapinya

 Sakit kepala bisa muncul tiba-tiba saat sedang berolahraga. Jika bukan karena ada masalah lain dengan kesehatan, bisa jadi itu adalah exertion headache yang memang dipicu oleh olahraga.
Dikutip dari Health.com, exertion headache bisa berlangsung 5 menit hingga 48 jam. Biasanya muncul saat berolahraga dengan intensitas tinggi sehingga tekanan darah mengalami peningkatan di sekitar otak.

Jika tidak biasanya hal itu terjadi, maka sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa tips menghadapi sakit kepala mendadak saat olahraga terangkum sebagai berikut.

1. Berhenti dan lakukan pendinginan
Sakit kepala yang menyerang saat berolahraga bisa juga berarti pertanda bahwa tubuh terlalu dipaksa. Jika sudah demikian, istirahat adalah pilihan paling bijak. Lakukan pendinginan untuk mengakhiri sesi olahraga.

Jika sakit kepala langsung reda dan masih ingin melanjutkan olahraga, maka lakukan kembali secara bertahap mulai dengan pemanasan.

2. Temukan penyebab
Ada berbagai pemicu sakit kepala saat olahraga. Dehidrasi, kurang tidur, dan bahkan gangguan pada tekanan darah, termasuk di antaranya. Kenali apa saja yang paling mungkin menjadi pemicunya, lalu hindari.

3. Perbaiki postur
Gerakan atau form saat berolahraga bisa saja memicu sakit kepala ketika dilakukan dengan tidak tepat. Memperbaiki postur dan gerakan saat berolahraga akan membuat aliran darah lebih lancara sehingga tidak mudah terserang sakit kepala.

4. Periksakan segera
Apapun yang terkait dengan sakit kepala bisa jadi sangat serius karena sangat dekati kaitannya dengan sistem saraf pusat. Sesegera mungkin, periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebab yang sesungguhnya, terutama jika sering muncul dan berlarut-larut.

Imbauan Resmi Perhimpunan Dokter Paru Soal Penularan Corona Lewat Udara

 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui munculnya bukti-bukti bahwa virus Corona COVID-19 bisa menular lewat udara atau airborne. Selama ini virus dianggap bisa menginfeksi lewat paparan langsung droplet (percikan liur) dari orang sakit atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah.
Dalam dokumen yang diunggah pada Kamis (9/72020), WHO memperbarui pedoman mode transmisi COVID-19. Disebutkan bahwa beberapa studi melihat bahwa ada kemungkinan droplet berukuran ekstra kecil (mikrodroplet) yang dihasilkan saat batuk atau bersin dapat membuat virus bertahan lama di udara.

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menekankan penularan virus Corona secara airborne ini dapat terjadi terutama di ruangan tertutup. PDPI mengimbau agar masyarakat tidak panik dan mengikuti protokol kesehatan tambahan.

Berikut imbauan PDPI dalam rilis yang diterima detikcom Minggu (12/7/2020). Apa saja?

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan tidak panik.
Hindari pergi ke tempat keramaian baik itu tempat tertutup maupun tempat terbuka.
Pakai masker di mana saja dan kapan saja bahkan dalam ruangan.
Ciptakan ruangan dengan ventilasi yang baik seperti, membuka jendela sesering mungkin.
Selalu jaga kebersihan tangan serta hindari menyentuh bagian wajah sebelum mencuci tangan.
Tetap terapkan jaga jarak pada aktivitas sehari-hari.
https://kamumovie28.com/astro-boy-tetsuwan-atom-episode-49/feed/

Masker Bedah Kurang Rapat Menutup Wajah? Tips Viral Ini Mungkin Berguna

Saat ini, masker kain lebih dianjurkan dibanding masker medis. Namun dalam kenyataan, masker bedah masih banyak dipakai dalam keseharian karena praktis dan tidak selangka di awal-awal pandemi.
Meski material yang digunakan punya kemampuan filtrasi yang baik, kenyataannya masker bedah tidak selalu bisa menutupi hidung dan mulut dengan sempurna. Hampir selalu ada celah yang memungkinkan kuman keluar masuk ke sistem pernapasan.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang dokter gigi Olivia Cui membagikan tips menggunakan masker bedah agar bisa menutup dengan sempurna. Tips ini mungkin berguna bagi mereka yang mengandalkan masker bedah.

Pertama, Cui menyarankan untuk membuat simpul dengan loop atau tali pengait di kedua sisi. Simpul dibuat sedekat mungkin dengan kain filter. Dalam video tersebut, Cui menunjukkan masker bedah jadi lebih rapat menutupi hidung dan mulut.

Hmm... boleh juga triknya.

Ini Bahayanya Pakai Masker Cuma Menutupi Dagu

Pakai masker dianggap sebagai cara paling efektif untuk mencegah penularan virus Corona COVID-19. Namun cara pakai yang tidak benar malah meningkatkan risiko penularan.
Salah satunya, kebiasaan memakai masker cuma menutupi dagu. Biasanya dilakukan karena merasa tidak nyaman.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengingatkan hal itu bisa meningkatkan risiko perpindahan kuman. Jika memang terpaksa harus melepas masker, lebih baik lepaskan sekalian, jangan diturunkan ke dagu.

Kenapa demikian? Simak alasannya dalam video berikut:

Mendadak Sakit Kepala Saat Olahraga? Ini 4 Tips Menghadapinya

 Sakit kepala bisa muncul tiba-tiba saat sedang berolahraga. Jika bukan karena ada masalah lain dengan kesehatan, bisa jadi itu adalah exertion headache yang memang dipicu oleh olahraga.
Dikutip dari Health.com, exertion headache bisa berlangsung 5 menit hingga 48 jam. Biasanya muncul saat berolahraga dengan intensitas tinggi sehingga tekanan darah mengalami peningkatan di sekitar otak.

Jika tidak biasanya hal itu terjadi, maka sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa tips menghadapi sakit kepala mendadak saat olahraga terangkum sebagai berikut.

1. Berhenti dan lakukan pendinginan
Sakit kepala yang menyerang saat berolahraga bisa juga berarti pertanda bahwa tubuh terlalu dipaksa. Jika sudah demikian, istirahat adalah pilihan paling bijak. Lakukan pendinginan untuk mengakhiri sesi olahraga.

Jika sakit kepala langsung reda dan masih ingin melanjutkan olahraga, maka lakukan kembali secara bertahap mulai dengan pemanasan.

2. Temukan penyebab
Ada berbagai pemicu sakit kepala saat olahraga. Dehidrasi, kurang tidur, dan bahkan gangguan pada tekanan darah, termasuk di antaranya. Kenali apa saja yang paling mungkin menjadi pemicunya, lalu hindari.

3. Perbaiki postur
Gerakan atau form saat berolahraga bisa saja memicu sakit kepala ketika dilakukan dengan tidak tepat. Memperbaiki postur dan gerakan saat berolahraga akan membuat aliran darah lebih lancara sehingga tidak mudah terserang sakit kepala.

4. Periksakan segera
Apapun yang terkait dengan sakit kepala bisa jadi sangat serius karena sangat dekati kaitannya dengan sistem saraf pusat. Sesegera mungkin, periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebab yang sesungguhnya, terutama jika sering muncul dan berlarut-larut.
https://kamumovie28.com/star/kandis-erickson/