Kamis, 27 Februari 2020

Ada Hutan Cemara Instagramable Dekat Tol Semarang-Salatiga

 Weekend ini ke Semarang, singgahlah ke hutan yang tidak jauh dari pintu Tol Semarang-Salatiga. Rehatlah sambil hunting foto di hutan cemara instagenik ini.

Sudah menjadi rahasia umum jika jalan Tol Semarang - Salatiga memiliki pemandangan sejuk khas pegunungan. Namun, siapa sangka, ternyata rimbunan hutan yang berada diantara jalan tol itu bisa menjadi tempat beristirahat sejenak dari penat perjalanan.

Tak butuh waktu lama untuk sampai di Wana Wisata Hutan Penggaron. Cukup menempuh waktu sepuluh menit dari pintu keluar Tol Ungaran.

Berada di Desa Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Wana Wisata Penggaron menjadi tujuan tepat bagi pelancong yang doyan mengunggah foto bernuansa alam di Instagram.

Deretan hutan pinus akan menyambut wisatawan ketika memasuki Wana Wisata Penggaron. Harga tiket masuk ke area ini adalah Rp 7.000. Biaya ini sudah termasuk asuransi resmi dari PT Perhutani sebagai pengelola.

Hutan pinus di sini sangat instagenic, apalagi jika datang di pagi hari. Pengunjung dapat bermain-main dengan sinar matahari yang menelusup di antara pohon pinus. Hal ini menjadikan foto yang dibuat memiliki sisi gelap terang yang menarik.

Puas mengambil foto di areal hutan pinus, tak ada salahnya mencoba menuju bukit golf yang masih berada di lokasi Wana Wisata Penggaron.

Di bukit ini, pengunjung dapat mengambil foto yang berlatar bentang alam perbukitan. Tepat di ujung bukit, pengunjung dapat melihat jalan tol Semarang - Salatiga. Cukup dekat Bukan ?

Pornografi Ilegal dan Aneka Barang yang Dilarang Masuk Australia

 Traveler India diadili di Australia karena di bandara ketahuan membawa pornografi ilegal. Traveler juga harus tahu barang apa saja yang dilarang dibawa ke sana.

Australia punya aturan soal bea cukai dan perbatasan. Tidak semua barang bebas dibawa oleh traveler. Salah-salah, traveler bisa dibawa ke pengadilan. Berdasarkan situs resmi Australian Border Force seperti dilihat detikTravel, Jumat (15/2/2019) ada daftar barang yang tidak boleh dibawa traveler.

Salah satu yang sedang jadi perhatian traveler adalah pornografi ilegal. Jangan salah, sebebas-bebasnya Australia, ada jenis pornografi yang dianggap illegal.

Pornografi yang termasuk ilegal meliputi pornografi anak (pedofilia), pornografi hewan (zoofilia), kekerasan seksual yang ekplisit, degradasi (fetish) dan pemaksaan seksual. Pornografi ini dalam segala bentuk dari cetak, film, game komputer dan barang lain, tidak boleh masuk Australia.

Selain pornografi ilegal, Negeri Kanguru juga punya berbagai larangan soal barang bawaan yang masuk. Bisa dibilang, negara ini sangat ketat soal berbagai macam benda yang akan memasuki wilayahnya. Apa saja? Ini daftarnya:

1. Makanan

Soal makanan, jika digunakan untuk pribadi sebenarnya sah-sah saja dibawa ke Australia. Namun, jika makanan atau minuman tersebut sisa dari sajian di kapal atau pesawat, malah dilarang. Selain itu, traveler juga tidak diperbolehkan untuk membawa makanan hewan.

2. Hewan dan peliharaan

Untuk kategori ini, semua traveler dilarang membawa hewan masuk ke Australia. Meliputi anjing, kucing, burung, kuda dan aneka hewan eksotis.

3. Tanaman

Setiap traveler dilarang membawa tanaman yang hidup. Kecuali biji-bijian, namun dibatasi dan wajib melapor.

4. Senjata

Soal senjata, Australia memiliki peraturan yang cukup keras. Meski, ada beberapa yang diperbolehkan seperti pisau dan pedang. Namun semprotan lada, belati, alat kejut dilarang masuk ke Australia.

5. Barang-barang lain

Selain beberapa barang di atas, ada juga berbagai barang yang dilarang masuk ke Australia. Traveler dilarang keras membawa barang fashion yang palsu (tas, sepatu, dan produk desainer lainnya), kembang api dan DVD bajakan.

Menteri BUMN Bakal Buka Chocolate Glenmore Run di Banyuwangi

Akhir pekan ini akan ada acara asyik di Banyuwangi. Menteri BUMN Rini Soemarno akan membuka event wisata olahraga Chocolate Glenmore Run.

Selama dua hari, 16-17 Februari 2019, di Doesoen Kakao Banyuwangi akan digelar Chocolate Glenmore Run, Chocolate Happy Cycling, dan Chocolate Jazz and Food Festival. Menteri BUMN Rini Soemarno akan membuka Chocolate Glenmore Run, sebagai event pembuka.

Dikatakan Kabag Humas Setda Banyuwangi Djuang Pribadi, Menteri Rini akan hadir dalam kompetisi lari yang menyuguhkan trek perkebunan kakao di kawasan Glenmore Banywuangi.

"Bu Menteri Rini yang didampingi sejumlah pejabat BUMN akan hadir dalam Chocolate Glenmore Run, bahkan rencananya beliau akan ikut berlari bersama peserta," kata Djuang, Jumat (15/2/2019).

Event lari tersebut akan dimulai pukul 06.00 WIB di Doesoen Kakao, sebuah kawasan wisata yang terdapat pabrik pengolahan coklat yang lokasinya berada di perkebunan Kendeng Lembu, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Wawan Yadmadi menambahkan kompetisi lari ini akan melombakan dua kategori, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer. Kompetisi lari tersebut akan diikuti 1.000 peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Bahkan terdapat dua pelari asing asal Kenya yang turut bertanding dalam kompetisi ini.

"Para peserta akan menyusuri hamparan areal perkebunan kakao dan karet seluas 1.500 hektar. Selain menjelajahi kebun kakao sepanjang rute, para pelari dan pesepeda bisa menikmati kuliner berbahan cokelat yang diolah penduduk setempat," kata Wawan.

Hari berkutnya, Minggu 17 Februari 2019 akan digelar Chocolate Happy Cycling, di mana pembalap akan melintasi rute sejauh 20,4 km dengan mengambil lokasi start dan finish yang sama, yaiu di Doesoen Kakao.

"Lintasan yang akan dilalui peserta 80 persen off road. Setelah melewati jalur mulus di jalan lintas selatan, mereka akan memasuki jalanan terjal dan berbatu di pinggiran perkebunan cokelat yang rimbun. Tantangan akan semakin berat pada 2 kilometer terakhir saat peserta harus menaklukkan rute menanjak dan beraspal yang licin," terang Wawan.

Ajang ini terdiri atas 2 kategori lomba, yakni Racing (kompetisi) dan Gowes Happy. Untuk Racing, dibagi menjadi 4 kelompok, yakni open (semua usia), Master A (usia 30-39 tahun), Master B (40-49 tahun), dan master C (50 tahun ke atas). Sementara Gowes Happy terbuka untuk segala usia.

Untuk memeriahkan aksi lari dan sepeda tersebut digelar pula Chocolate Jazz and Food Festival di kawasan tersebut selama dua hari, 16 - 17 Februari.

"Pastinya ini akan menjadi pengalaman yang unik menikmati musik jazz sembari menyesap kelezatan coklat tepat di tengah-tengah perkebunannya. Apalagi Glenmore merupakan kawasan perkebunan yang sejuk," kata Wawan.

Ada Hutan Cemara Instagramable Dekat Tol Semarang-Salatiga

 Weekend ini ke Semarang, singgahlah ke hutan yang tidak jauh dari pintu Tol Semarang-Salatiga. Rehatlah sambil hunting foto di hutan cemara instagenik ini.

Sudah menjadi rahasia umum jika jalan Tol Semarang - Salatiga memiliki pemandangan sejuk khas pegunungan. Namun, siapa sangka, ternyata rimbunan hutan yang berada diantara jalan tol itu bisa menjadi tempat beristirahat sejenak dari penat perjalanan.

Tak butuh waktu lama untuk sampai di Wana Wisata Hutan Penggaron. Cukup menempuh waktu sepuluh menit dari pintu keluar Tol Ungaran.

Berada di Desa Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Wana Wisata Penggaron menjadi tujuan tepat bagi pelancong yang doyan mengunggah foto bernuansa alam di Instagram.

Deretan hutan pinus akan menyambut wisatawan ketika memasuki Wana Wisata Penggaron. Harga tiket masuk ke area ini adalah Rp 7.000. Biaya ini sudah termasuk asuransi resmi dari PT Perhutani sebagai pengelola.

Hutan pinus di sini sangat instagenic, apalagi jika datang di pagi hari. Pengunjung dapat bermain-main dengan sinar matahari yang menelusup di antara pohon pinus. Hal ini menjadikan foto yang dibuat memiliki sisi gelap terang yang menarik.