Sabtu, 23 November 2019

Sosok Andi Taufan Garuda Putra, Bos Pinjaman Online yang Jadi Stafsus Jokowi

Kemarin (22/11/2019) Presiden Jokowi telah menunjuk staf khususnya. Ada 7 anak muda yang dipilih, salah satunya CEO Amartha bernama Andi Taufan Garuda Putra. Siapa dia?

Pemuda-pemudi Indonesia ini menjadi staf Jokowi. Semuanya memiliki catatan aktivisme sosial melalui perusahaan yang memberdayakan masyarakat.

Andi Taufan Garuda Putra jadi salah satu yang diperkenalkan oleh Jokowi di Istana Merdeka bersama dengan enam milenial lainnya.

Dirangkum detikcom, berikut ini profil dari Andi Taufan Garuda Putra, staf khusus Jokowi:

1. Pendidikan

Pria berusia 32 tahun ini memulai pendidikan dibangku kuliah lulusan Manajemen Bisnis di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2008. Dan di tahun 2015-2016, Taufan melanjutkan pendidikannya di Harvard Kennedy School dan mendapatkan gelar Master of Public Administration.

2. Pernah Bekerja di IBM

Sebelum melanjutkan kuliah ke Harvard, Andi Taufan masuk sebagai karyawan di salah satu perusahaan multi nasional yang banyak diminati anak muda yaitu IBM. https://bit.ly/33glZY6

Di IBM Taufan bekerja selama dua tahun dan memutuskan untuk resign.

3. Pendiri Amartha Microfinance

Lalu ia mendirikan lembaga keuangan mikro bernama Amartha Microfinance di Ciseeng, Bogor. Amartha adalah salah satu perusahaan teknologi finansial peer-to-peer lending yang ada di Indonesia.

Tujuan Andi Taufan mendirikan lembaga keuangan mikro ini untuk membantu pemodalan masyarakat desa untuk membuka usaha.

Awal dari usahanya ini ia jalankan di sekitaran Ciseeng, Bogor. Di sini banyak masyarakat kelas bawah yang tak tersentuh lembaga keuangan modern yaitu bank. Taufan mempunyai tujuan membantu golongan menengah ke bawah di daerah Ciseeng agar terbebas dari renternir melalui pinjaman online.

4. Penghargaan

Andi Taufan Garuda Putra telah banyak mendapatkan penghargaan bergengsi. Mulai dari Finalis Indonesia MDGs Awards, Finalis IPA Social Innovations and Enterpreneurship (Solve) Award, Penerima SATU Indonesia Award, Finalis Global Enterpreneurship Program Indonesia (GEPI), dan Penerima Ashoka Young Change Makers Awards dan Muda Berkarya.

5. Jadi Stafsus Presiden Jokowi

Menurut Jokowi, Andi Taufan Garuda Putra memiliki kepedulian di bidang bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bersama dengan 6 pemuda-pemudi lainnya, kini Andi Taufan resmi terpilih menjadi staf khusus Presiden Jokowi.

Andi Taufan Garuda Putra, Pengusaha Fintech yang Peduli UMKM

 Andi Taufan Garuda Putra resmi menjadi staf khusus (stafsus) Presiden Jokowi. Andi dikenal sebagai pengusaha fintech yang memilki kepedulian pada dunia UMKM.

Pria ini lahir pada 24 Januari 1987 alias berumur 32 tahun untuk saat ini. Andi terkenal lewat lembaga keuangan mikro, Amartha.

Sebagaimana diberitakan detikcom, dia adalah lulusan Manajemen Bisnis ITB pada 2008. Andi pun kemudian masuk sebagai karyawan perusahaan multinasional yang diminati banyak anak muda Indonesia, IBM.

Dua tahun Andi bekerja di IBM, ia resign dari kantornya tersebut pada 2009 dan mendirikan lembaga keuangan mikro bernama Amartha Microfinance di daerah Ciseeng, Bogor.

Di pinggiran Bogor ini, banyak masyarakat kelas bawah yang tak tersentuh lembaga keuangan modern, yaitu bank. Andi mempunyai tujuan membantu golongan menengah ke bawah di daerah Ciseeng agar terbebas dari rentenir. https://bit.ly/2rfFMK6

Selain Dapat Gaji Rp 51 Juta, Stafsus Presiden Boleh Punya 5 Asisten

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih 14 staf khusus. Setengah dari total stafsus itu berasal dari kalangan milenial.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 144 Tahun 2015 hak keuangan yang diterima stafsus presiden mencapai Rp 51 juta. Hak keuangan sendiri terdiri dari gaji dasar, tunjangan kinerja, dan pajak penghasilan.

Selain mendapatkan gaji, stafsus presiden diperbolehkan memiliki asisten paling banyak 5 orang untuk mendukung tugasnya. Asisten yang dimaksud terdiri paling banyak 2 pembantu asisten.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2012 tentang Utusan Khusus Presiden, Staf Khusus Presiden, dan Staf Khusus Wakil Presiden.

Dalam perpres tersebut di pasal 18 berbunyi stafsus presiden melaksanakan tugas tertentu yang diberikan oleh presiden di luar tugas-tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi kementerian dan instansi pemerintah lainnya.

Meski begiru, tugas pokok stafsus presiden akan ditetapkan dengan Keputusan Presiden. Hal itu sesuai dengan bunyi Pasal 21.

7 Milenial Digaji Rp 51 Juta/Bulan Jadi Staf Khusus Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih staf khususnya. Ada 7 orang yang dipilihnya dan semuanya adalah milenial.

Mereka masing-masing adalah Adamas Belva Syah Devara (29) - Founder dan CEO Ruang Guru, Putri Tanjung (23) - Founder dan CEO Creativepreneur, Andi Taufan Garuda Putra (32) - Founder dan CEO Amartha, Ayu Kartika Dewi (36) - Pendiri Gerakan Sabang Merauke, Gracia Billy Mambrasar (31) - Pendiri Yayasan Kitong Bisa, Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia, Angkie Yudistia (32) - Pendiri Thisable Enterprise, Aminuddin Maruf (33) - Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII). https://bit.ly/2OGvcUx

Meski dari golongan milenial, karir mereka cukup mentereng. Rata-rata memiliki perusahaan di bidang teknologi.

Kendati begitu, sebagai staf khusus mereka tetap akan menerima gaji. Gaji bulanan yang akan diterima mereka cukup besar.

Gaji staf khusus presiden sendiri diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 144 Tahun 2015. Dalam aturan itu diatur besaran hak keuangan untuk staf khusus, wakil sekretaris pribadi presiden, asisten, dan pembantu asisten.

Untuk staf khusus presiden sendiri hak keuangan yang diterima mencapai Rp 51 juta. Hak keuangan sendiri terdiri dari gaji dasar, tunjangan kinerja, dan pajak penghasilan.

Sosok Andi Taufan Garuda Putra, Bos Pinjaman Online yang Jadi Stafsus Jokowi

Kemarin (22/11/2019) Presiden Jokowi telah menunjuk staf khususnya. Ada 7 anak muda yang dipilih, salah satunya CEO Amartha bernama Andi Taufan Garuda Putra. Siapa dia?

Pemuda-pemudi Indonesia ini menjadi staf Jokowi. Semuanya memiliki catatan aktivisme sosial melalui perusahaan yang memberdayakan masyarakat.

Andi Taufan Garuda Putra jadi salah satu yang diperkenalkan oleh Jokowi di Istana Merdeka bersama dengan enam milenial lainnya.

Dirangkum detikcom, berikut ini profil dari Andi Taufan Garuda Putra, staf khusus Jokowi:

1. Pendidikan

Pria berusia 32 tahun ini memulai pendidikan dibangku kuliah lulusan Manajemen Bisnis di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2008. Dan di tahun 2015-2016, Taufan melanjutkan pendidikannya di Harvard Kennedy School dan mendapatkan gelar Master of Public Administration.

2. Pernah Bekerja di IBM

Sebelum melanjutkan kuliah ke Harvard, Andi Taufan masuk sebagai karyawan di salah satu perusahaan multi nasional yang banyak diminati anak muda yaitu IBM.

Di IBM Taufan bekerja selama dua tahun dan memutuskan untuk resign.

3. Pendiri Amartha Microfinance

Lalu ia mendirikan lembaga keuangan mikro bernama Amartha Microfinance di Ciseeng, Bogor. Amartha adalah salah satu perusahaan teknologi finansial peer-to-peer lending yang ada di Indonesia https://bit.ly/2DcbJW8