Jumat, 22 November 2019

Jelang SEA Games 2019, Indra Sjafri Tempa Mental Juara Garuda Muda

 Timnas Indonesia U-23 tengah bersiap menuju SEA Games 2019. Indra Sjafri memaparkan persiapan Garuda Muda nyaris rampung, tinggal menempa mental.

SEA Games 2019 berlangsung di Filipina mulai 30 November hingga 11 Desember 2019. Cabang olahraga sepakbola kickoff duluan, mulai bertanding 25 November.

Timnas U-23 bertolak ke Manila, Kamis (21/11) siang. Egy Maulana Vikri cs berangkat lebih awal agar bisa beradaptasi.

"90 persen persiapan sudah beres, tinggal bagaimana para pemain mempersiapkan diri di ajang SEA Games kali ini. Minggu-minggu ini kami lebih menekankan kepada pembentukan mental juara anak-anak," kata Indra Sjafri kepada detikSport.

Indonesia tergabung dalam Grup B SEA Games 2019 di Filipina. Witan Sulaeman dkk bakal bersaing dengan Vietnam, Thailand, Singapura, Laos, dan Brunei Darussalam untuk memperebutkan tiket ke semifinal.

Meski harus berada di grup yang cukup berat, hal tersebut diakui coach Indra bukan menjadi halangan. Baginya, itu menjadi tantangan bagi Timnas U-23 agar mampu menapaki tangga juara, yang terakhir kali merengkuh emas sepakbola SEA Games pada 1991.

"Saya menyukai tantangan, oleh karena itu dalam proses rekrutmen pemain kali ini saya cukup selektif. Saya ingin pemain yang tidak hanya modal skill saja, tapi juga punya mental juara yang kuat dan siap menghadapi lawan-lawan tangguh," kata pelatih berusia 56 tahun itu.

"Tidak hanya itu, saya juga mengambil pemain-pemain yang punya integritas dan konsistensi di lapangan. Insya Allah dengan mental dan skill yang matang, kami bisa mengubah 'grup neraka' menjadi 'grup surga' hingga meraih medali emas di sana," ujarnya.

Indonesia menghadapi Thailand di laga pertamanya di Grup B SEA Games 2019. Pertandingan itu berlangsung di Rizal Memorial Stadium pada 26 November. https://bit.ly/37uIHyY

Nurhidayat Optimistis Timnas U-23 Gapai Emas di SEA Games 2019

 Nurhidayat Haji Haris bangga bukan main bisa terpilih dalam skuat Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2019. Dia optimistis bisa membawa pulang medali emas.

Nurhidayat masuk dalam daftar 20 pemain yang dibawa Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2019. Dia dipilih bersama bek lainnya, Bagas Adi Nugroho dan Sani Rizki Fauzi (gelandang), yang juga berasal dari Bhayangkara FC.

"Alhamdulillah sangat senang bisa masuk di skuad SEA Games dan sekarang saya fokus buat di SEA Games," kata Nurhidayat kepada pewarta, dalam sambungan telepon Rabu (20/11/2019).

Bagi Nurhidayat, pemain yang sudah ditetapkan pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, merupakan skuat terbaik. Dia pun optimistis bisa meraih medali emas. Terakhir kali prestasi tersebut didapatkan Garuda Muda pada 1991 Manila.

"Ya kami sangat optimistis meraih medali emas karena itulah target kami," kata Nurhidayat.

Di SEA Games 2019, Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Vietnam, Laos, Singapura dan Brunei Darussalam. Indonesia akan menghadapi Thailand di laga pertama pada 26 November 2019. Menyoal bakal diturunkan dia di laga pertama lawan Thailand. Nurhidayat tak ingin berspekulasi.

"Semua pemain belakang bagus dan itu tergantung pelatih mau mainkan siapa," ujarnya. https://bit.ly/2D8CXwS

Indra Sjafri: Semoga Grup Neraka di SEA Games 2019 Jadi Surga

 Timnas Indonesia U-23 ada di grup berat di SEA Games 2019. Indra Sjafri berharap grup neraka itu berubah menjadi grup surga di Filipina.

Di SEA Games 2019, Indonesia tergabung di Grup B. Untuk meraih tiket ke semifinal, Garuda Muda harus bersaing dengan Thailand, Vietnam, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam.

Thailand dan Vietnam menjadi unggulan untuk lolos ke semifinal SEA Games 2019. Saat melawan kedua tim di kualifikasi Piala Asia U-23 pada Maret lalu, Indonesia tumbang.

Soal grup neraka, Indra Sjafri menyikapinya dengan positif. Dia menyebutnya sebagai tantangan.

"Neraka itu hanya ada di akhirat, di dunia gak ada yg ada hanya tantangan. Saya suka tantangan, tentu respon yg terbaik menghadapi tim-tim besar adalah tidak mempersiapkan diri asal-asalan, merekrut pemain yg berintegritas, konsistensi, dan punya cita-cita meraih emas," kata Indra Sjafri dalam perbincangan dengan detikSport dalam acara D'Happening.

"Kedua menyiapkan program kepelatihan yang tidak hanya skill, tapi juga mental dan ilmu-ilmu lain. Seperti pas rekrutmen saya dapat info dari dokter di Jepang soal pemilihan pemain berdasarkan golongan darah."

"Selain itu ada tes psikotes, medical check up, lalu penentuan pemain sesuai dengan sidik jari atau DNA. Selain itu kita juga beri mereka ESQ dari Pak Ari Ginanjar. Saya ingin pemain yang terbaik untuk tim nasional. Mudah-mudahan grup neraka menjadi grup surga," dia menambahkan. https://bit.ly/2XEeGbK

Kriteria Pemain Pilihan Indra Sjafri: Skill Bukan yang Utama

 Timnas Indonesia U-23 sudah mengumumkan skuat final untuk SEA Games 2019. Soal pilihan pemain, Indra Sjafri, bilang bahwa skill bukan yang utama.

Timnas U-23 berlaga di SEA Games 2019 pada pekan depan. 20 pemain pilihan Indra Sjafri sudah diumumkan, di sana ada nama-nama seperti Egy Maulana Vikri, Evan Dimas Darmono, dan Andy Setyo Nugroho.

Pemain-pemain yang ditepikan ada Awan Setho Raharjo, juga Hanif Sjahbandi. Dalam acara D'Happening di detikcom, Indra membeberkan mengenai kriteria dalam melakukan pemilihan pemain.

"Bagi saya mental itu faktor paling penting, skill nomor dua. Kalau kemampuan mumpuni tapi mentalnya tidak kuat, maka hasilnya bakal sia-sia," kata Indra Sjafri kepada detikSport.

"Saya bicara seperti ini karena punya pengalaman sebelumnya, waktu final Piala AFF U-19 Sidoarjo tahun 2013. Waktu laga final saya hanya mengandalkan pemain berdasarkan skill untuk starter melawan Vietnam, hasilnya kita draw."

"Kemudian di babak perpanjangan waktu saya masih sama, hanya mengandalkan kemampuan dan ternyata tetap imbang hingga babak penalti. Di situ baru terlihat bagaimana mental juara pemain benar-benar penting bagi tim, sampai bisa angkat piala."

"Saya meyakini apa yang dikatakan Profesor BJ Habibie, skill memainkan peran 20 persen dan sisanya ditentukan oleh mental serta kekuatan spiritual. Oleh karena itu, saya ingin membentuk pemain yang tidak hanya mumpuni secara kemampuan, tapi juga bermental juara," ujar Indra menambahkan.

Indonesia tergabung dalam grup berat di SEA Games 2019. Tim Merah-Putih mesti bersaing dengan Thailand Vietnam, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam untuk merebut tiket ke semiifinal.

Indonesia melawan Thailand di pertandingan pertama. Duel Garuda Muda dengan Thailand berlangsung di Rizal Memorial Stadium pada 26 November. https://bit.ly/2qplvSh