Jumat, 22 November 2019

Indra Sjafri: Semoga Grup Neraka di SEA Games 2019 Jadi Surga

 Timnas Indonesia U-23 ada di grup berat di SEA Games 2019. Indra Sjafri berharap grup neraka itu berubah menjadi grup surga di Filipina.

Di SEA Games 2019, Indonesia tergabung di Grup B. Untuk meraih tiket ke semifinal, Garuda Muda harus bersaing dengan Thailand, Vietnam, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam.

Thailand dan Vietnam menjadi unggulan untuk lolos ke semifinal SEA Games 2019. Saat melawan kedua tim di kualifikasi Piala Asia U-23 pada Maret lalu, Indonesia tumbang.

Soal grup neraka, Indra Sjafri menyikapinya dengan positif. Dia menyebutnya sebagai tantangan.

"Neraka itu hanya ada di akhirat, di dunia gak ada yg ada hanya tantangan. Saya suka tantangan, tentu respon yg terbaik menghadapi tim-tim besar adalah tidak mempersiapkan diri asal-asalan, merekrut pemain yg berintegritas, konsistensi, dan punya cita-cita meraih emas," kata Indra Sjafri dalam perbincangan dengan detikSport dalam acara D'Happening.

"Kedua menyiapkan program kepelatihan yang tidak hanya skill, tapi juga mental dan ilmu-ilmu lain. Seperti pas rekrutmen saya dapat info dari dokter di Jepang soal pemilihan pemain berdasarkan golongan darah."

"Selain itu ada tes psikotes, medical check up, lalu penentuan pemain sesuai dengan sidik jari atau DNA. Selain itu kita juga beri mereka ESQ dari Pak Ari Ginanjar. Saya ingin pemain yang terbaik untuk tim nasional. Mudah-mudahan grup neraka menjadi grup surga," dia menambahkan. https://bit.ly/2XEeGbK

Kriteria Pemain Pilihan Indra Sjafri: Skill Bukan yang Utama

 Timnas Indonesia U-23 sudah mengumumkan skuat final untuk SEA Games 2019. Soal pilihan pemain, Indra Sjafri, bilang bahwa skill bukan yang utama.

Timnas U-23 berlaga di SEA Games 2019 pada pekan depan. 20 pemain pilihan Indra Sjafri sudah diumumkan, di sana ada nama-nama seperti Egy Maulana Vikri, Evan Dimas Darmono, dan Andy Setyo Nugroho.

Pemain-pemain yang ditepikan ada Awan Setho Raharjo, juga Hanif Sjahbandi. Dalam acara D'Happening di detikcom, Indra membeberkan mengenai kriteria dalam melakukan pemilihan pemain.

"Bagi saya mental itu faktor paling penting, skill nomor dua. Kalau kemampuan mumpuni tapi mentalnya tidak kuat, maka hasilnya bakal sia-sia," kata Indra Sjafri kepada detikSport.

"Saya bicara seperti ini karena punya pengalaman sebelumnya, waktu final Piala AFF U-19 Sidoarjo tahun 2013. Waktu laga final saya hanya mengandalkan pemain berdasarkan skill untuk starter melawan Vietnam, hasilnya kita draw."

"Kemudian di babak perpanjangan waktu saya masih sama, hanya mengandalkan kemampuan dan ternyata tetap imbang hingga babak penalti. Di situ baru terlihat bagaimana mental juara pemain benar-benar penting bagi tim, sampai bisa angkat piala."

"Saya meyakini apa yang dikatakan Profesor BJ Habibie, skill memainkan peran 20 persen dan sisanya ditentukan oleh mental serta kekuatan spiritual. Oleh karena itu, saya ingin membentuk pemain yang tidak hanya mumpuni secara kemampuan, tapi juga bermental juara," ujar Indra menambahkan.

Indonesia tergabung dalam grup berat di SEA Games 2019. Tim Merah-Putih mesti bersaing dengan Thailand Vietnam, Singapura, Laos dan Brunei Darussalam untuk merebut tiket ke semiifinal.

Indonesia melawan Thailand di pertandingan pertama. Duel Garuda Muda dengan Thailand berlangsung di Rizal Memorial Stadium pada 26 November. https://bit.ly/2qplvSh

Deja Vu Blunder Yanto Basna dan Maman Abdurrahman di Malaysia

 Rudolof Yanto Basna membuat blunder saat Timnas Indonesia kalah 0-2 dari Timnas Malaysia. Kesalahannya dinilai mirip dengan blunder Maman Abdurrahman 9 tahun silam.

Bertandang ke Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, dalam matchday kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (19/11/2019), Indonesia dua kali dibobol striker muda Malaysia, Safawi Rasid. Proses gol kedua Safawi yang banyak disorot.

Di menit ke-73, Safawi menjebol gawang Muhammad Ridho dengan sepakan kaki kiri dari sisi kiri gawang Indonesia. Ia melepaskan tendangan, usai merebut bola dari penguasaan Yanto Basna di kotak penalti.

Yanto Basna, yang berusaha menahan-nahan bola agar keluar lapangan, malah gagal menjaganya. Bolanya direbut Safawi dan kemudian berujung gol kedua Malaysia. https://bit.ly/2XAELs9

Di lini masa media sosial, banyak yang menyebut blunder Yanto Basna adalah deja vu dari blunder eks bek timnas, Maman Abdurrahman, di leg pertama final Piala AFF 2010. Ketika itu, pemain yang kini membela Persija Jakarta tersebut membuat kesalahan serupa.

Di tempat yang sama, 26 Desember 2010, Maman membuat kesalahan saat menjaga Norsahrul Ildan Talaha. Bermaksud membiarkan bolanya keluar, Maman justru kurang sigap sehingga bolanya direbut. Norsahrul lantas mengopernya ke Safee Sali, dan menjadi gol pertama Malaysia.

Jika dilihat, kesalahan Yanto Basna dan Maman Abdurrahman memang sama. Dan apesnya, blunder itu berujung gol ke gawang sendiri.

Kekalahan 0-2 dari Malaysia membuat Indonesia menelan kekalahan kelimanya di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Skuat Garuda pun terbenam di dasar grup dengan nirpoin, saat Harimau Malaya bisa berada di posisi dua.

Klasemen Kualifikasi Piala Dunia: Indonesia Terbenam di Dasar Tanpa Poin

Kekalahan dari Malaysia membuat Indonesia semakin terpuruk di dasar klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sementara, Vietnam tetap di urutan teratas.

Indonesia bertandang ke Stadion Bukut Jalil, Kuala Lumpur, untuk menantang Malaysia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (19/11/2019). Tim Garuda kalah 0-2 di laga ini.

Dua gol tuan rumah diborong oleh Safawi Rasid. Kekalahan ini membuat Indonesia terbenam posisi juru kunci dengan nol poin.

Dari lima laga yang sudah dijalani, Tim Merah selalu mengakhiri laga dengan kekalahan. Sementara bagi Malaysia, tambahan tiga angka membuat mereka melesat ke posisi kedua dengan sembilan angka.

Adapun di laga lain, Vietnam bermain imbang 0-0 dengan Thailand di My Dinh National Stadium. The Golden Stars tetap berada di puncak klasemen dengan 11 angka.

Thailand turun satu tingkat ke urutan ketiga dengan delapan poin. Mereka unggul dua poin dari Uni Emirates Arab di bawahnya. https://bit.ly/33bRZN8