Rabu, 23 Juni 2021

Saat Corona RI Melonjak, 6 Negara Ini Sudah Tak Lagi Pakai Masker

 Kasus COVID-19 di Indonesia sedang ganas-ganasnya, kasusnya melonjak di berbagai wilayah. Jumlah kasus harian mencatatkan rekor tertinggi, sementara jumlah total kasus sudah menyentuh angka 2 juta.

Pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono bahkan menyebut Indonesia sudah herd stupidity, saking abainya terhadap ancaman COVID-19. Sikap yang sangat mungkin membawa ke puncak gelombang kedua COVID-19.


Sementara COVID-19 masih mengamuk di Indonesia, ternyata ada beberapa negara yang justru sudah bebas masker. Enam di antaranya adalah sebagai berikut.


1. Israel

Israel berhasil mengendalikan COVID-19 sehingga transmisi penularannya tak lagi tinggi. Warga Israel sudah bisa bebas beraktivitas tanpa masker sejak April lalu.


Untuk mencapai kondisi ini, Israel telah melakukan vaksinasi pada 50 persen warganya. Kendati demikian, Israel masih membatasi warga asing masuk ke negaranya demi menghindari penyebaran COVID-19 varian baru.


2. Amerika Serikat

Amerika Serikat mengizinkan warganya untuk melepas masker setelah vaksinasi COVID-19.


Selain vaksinasi, warga Amerika Serikat juga diberi syarat oleh Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sebelum beraktivitas tanpa masker. Di antaranya, sudah mendapat dua dosis vaksin Corona, berkumpul dengan teman yang sudah divaksin, dan menghindari kerumunan.


3. Italia

Per tanggal 28 Juni, Italia sudah membolehkan warganya beraktivitas tanpa masker. Menteri Kesehatan Roberto Speranza dalam cuitannya di Twitter menyebut wilayah yang bisa menerapkan aturan bebas masker harus sudah berada di 'white zone' COVID-19.


White zone Corona di Italia menandakan kasus infeksi COVID-19 amat rendah dan jumlah pasien ICU harian rumah sakit tercatat di bawah ambang batas berisiko.


4. Bhutan

Meski lokasinya berbatasan dengan India dan China, Bhutan berhasil mengendalikan COVID-19 tanpa lockdown ketat. Bhutan juga telah berhasil memvaksinasi lebih dari 90 persen populasi orang dewasa dalam dua minggu. Oleh karenanya, 


5. Selandia Baru

Berkat penanganan COVID-19 yang baik, Selandia Baru ada di daftar selanjutnya. Sampai saat ini, Selandia Baru tercatat hanya melaporkan 26 kasus kematian karena COVID-19.


6. China

Negara pertama yang melaporkan kasus COVID-19 ini ternyata sudah bebas masker. Hampir semua warga China sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19.


China juga diketahui telah membuka tempat pariwisata, seperti taman hiburan, restoran, hingga hotel.

https://movieon28.com/movies/weapon-x-codename-wolverine/


Selain Masker Rangkap, Simpul Tali Masker Bikin Lebih Efektif Cegah COVID-19?


 - Corona Indonesia kembali menggila di tengah laporan kasus varian baru yang lebih menular dan diyakini picu gejala COVID-19 lebih berat. DKI Jakarta, menjadi salah satu provinsi penyumbang kasus COVID-19 tertinggi.

Dalam keterangan resmi Pemprov DKI Jakarta, warga disarankan untuk memakai masker ganda agar lebih efektif menangkal varian baru Corona. Caranya, seperti diketahui, memakai masker medis di bagian dalam, lalu untuk bagian luar ditambah masker kain.


Namun, bagi yang tak ingin memakai masker ganda, ada metode lain yang bisa meningkatkan filtrasi masker medis. Merujuk laporan studi CDC di dalam pedoman resmi, mengikat loop atau tali di bagian telinga bisa membuat masker medis yang dipakai lebih rapat sehingga tidak ada ruang masuk udara, di sisi-sisi wajah.


Berikut cara penggunaan simpul tali masker seperti yang diimbau Pemprov DKI.


1. Ikat tali masker sedekat mungkin dengan ujung masker


2. Selipkan ujung masker ke arah dalam


3. Pastikan tidak ada rongga ketika dipakai.

https://movieon28.com/movies/code-name-wolverine/

Awas! Bahaya Hoaks Bisa Rugikan Program Vaksinasi COVID-19

 Tak hanya menghadapi bahaya virus, di masa pandemi COVID-19 ini masyarakat juga masih harus berhadapan dengan bahaya hoax soal pandemi. Banyak hoax terkait pandemi yang sudah beredar, seperti soal pengobatan dan penanganan pandemi hingga soal vaksinasi.

Dalam Dialog Produktif KPCPEN bertema "Hindari Hoaks seputar Vaksinasi" pada Kamis (3/6), Pemerhati imunisasi, Dr Julitasari Sundoro, MSc, MPH mengaku terkadang dirinya tidak mengerti kenapa orang-orang mau repot membuat hoax.

https://movieon28.com/movies/dianas-wedding/


"Karena hal ini merugikan program vaksinasi, sehingga berimbas pada rendahnya cakupan vaksinasi, tidak hanya vaksinasi COVID-19," kata Dr Julitasari dikutip dari situs covid19.go.id, Rabu (23/6/2021).


Ia pun berpesan agar masyarakat bisa mendapat penjelasan dari institusi yang kredibel dan dapat dipercaya untuk meluruskan informasi hoax yang banyak beredar.


"Institusi seperti Kemenkes dan Kemkominfo perlu jadi rujukan agar masyarakat jangan menelan mentah-mentah suatu berita dan informasi. Kita harus cek kembali kalau ragu dan tidak langsung menyebarkannya," tuturnya.


Dalam kesempatan ini, Dr. Julitasari juga menjawab soal keraguan masyarakat terhadap kandungan vaksin COVID-19. Diketahui, banyak beredar informasi hoax soal keamanan vaksin hingga membuat masyarakat takut divaksin.


Ia menjelaskan bahwa kandungan vaksin COVID-19 adalah antigen dari virus SARS-CoV-2 yang diperlukan untuk membentuk antibodi.


"Apabila mendengar ada demam atau bengkak di tempat penyuntikan, itu adalah hal yang biasa saja dalam proses pembentukan antibodi dalam tubuh manusia. Reaksi-reaksi ringan akibat divaksinasi itu bisa hilang dalam satu dua hari. Dalam kartu vaksinasi pun sudah diberikan nomor kontak untuk menghubungi apabila terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)," ujar Dr. Julitasari.


Sebagaimana diketahui, AstraZeneca menjadi salah satu vaksin COVID-19 yang digunakan dalam program vaksinasi nasional.


"Vaksin AstraZeneca hadir di Indonesia sehubungan dengan adanya regulasi dari Kemenkes bahwa vaksin ini akan digunakan untuk program vaksinasi nasional. Tentu dasarnya adalah pertimbangan ilmiah dan medis, sehingga kita harus percaya pemerintah kita telah melakukan evaluasi mendalam sehingga vaksin-vaksin yang telah ditetapkan layak untuk membentuk herd immunity bagi masyarakat Indonesia," ungkap Rizman Abudaeri, Direktur AstraZeneca Indonesia.


Rizman menambahkan vaksin yang akan dipergunakan oleh suatu negara harus mendapatkan izin oleh otoritas negara tersebut. Di Indonesia, vaksin harus mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).


"Khusus untuk vaksin COVID-19 ini harus mendapatkan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA). Semua vaksin tidak hanya AstraZeneca harus melalui persetujuan Badan POM. Kemudian ada juga persyaratan WHO, yakni vaksin yang dikatakan efektif memiliki efikasi lebih dari 50%," jelasnya.


Rizman menjelaskan AstraZeneca telah hadir di Indonesia sejak 1971. Di masa pandemi ini, lanjutnya, AstraZeneca bekerja sama dengan lembaga penelitian Oxford untuk mengembangkan vaksin COVID-19 dengan prinsip tidak mengambil keuntungan. Ia menyebut AstraZeneca memproduksi vaksin sebanyak-banyaknya untuk disebarkan secara luas dan merata ke semua negara.


Hingga Kamis (3/6) Rizman mengatakan Indonesia sudah menerima kurang lebih 6 juta dosis AstraZeneca dari jalur COVAX Facility. Sementara itu, produksi vaksin COVID-19 AstraZeneca telah mencapai jumlah 400 juta dosis dan didistribusikan ke 165 negara di dunia.


"Lalu pada 165 negara di mana vaksin AstraZeneca diedarkan, selalu memantau perkembangan dari sisi keamanan dan efikasi vaksin COVID-19 tersebut," terang Rizman.


Sementara itu, Spesialis Penyakit Dalam dr. Suzy Maria, Sp.PD menilai sekarang ini memang banyak masyarakat menanyakan soal keamanan vaksin COVID-19.


"Namun di setiap kesempatan kami para dokter selalu memberikan informasi bahwa efek samping itu wajar terjadi pada vaksinasi. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir karena efek samping tersebut seringkali bersifat ringan," ucapnya.


"Orang-orang dengan penyakit penyerta justru perlu dilindungi oleh vaksin COVID-19, karena apabila terinfeksi virus COVID-19, akan memperberat penyakit penyerta yang dideritanya, risikonya jauh lebih besar apabila tidak divaksinasi," imbuhnya.

https://movieon28.com/movies/code-name-the-cleaner/