Kamis, 17 Juni 2021

5 Cara Menghilangkan Karang Gigi dengan Mudah dan Aman

 Ada banyak cara menghilangkan karang gigi, tak semua harus dilakukan di klinik dokter. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkannya dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemui di rumah.

Karang gigi adalah plak gigi yang mengeras. Hal ini disebabkan karena gigi yang tidak dibersihkan dengan baik dari sisa-sisa makanan yang menempel.

https://tendabiru21.net/movies/the-secretary/


Jika tidak segera dibersihkan, karang gigi akan terus menumpuk di gigi atas dan bawah gusi. Kondisi ini bisa merusak gigi dan membuat mulut tidak nyaman.


Berikut cara menghilangkan karang gigi yang bisa dilakukan di rumah, dikutip dari berbagai sumber.


1. Sikat gigi dua kali sehari

Dikutip dari WebMD, cara menghilangkan karang gigi yang pertama adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari, masing-masing selama dua menit. Agar lebih nyaman, gunakan sikat gigi yang memiliki bulu yang lembut dan cukup kecil, sehingga bisa menjangkau bagian belakang gigi dan geraham belakang.


Selain itu, gunakan obat kumur antiseptik setelah sikat gigi setiap hari. Hal ini akan membantu membunuh bakteri yang menyebabkan plak dan berujung membentuk karang gigi.


2. Menyikat gigi dengan baking soda

Menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda juga bisa jadi pilihan. Ini termasuk cara menghilangkan karang gigi yang aman dan efektif.


Dikutip dari Medical News Today, soda kue atau baking soda ini bisa menghilangkan plak tanpa merusak enamel. Studi menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda mungkin lebih efektif untuk mengurangi jumlah plak di mulut daripada pasta gigi biasa.


Selain itu, baking soda juga memiliki sifat antimikroba yang bisa mencegah kerusakan pada gigi akibat bakteri, salah satunya bakteri Streptococcus mutans.


3. Kumur dengan minyak kelapa

Cara menghilangkan karang gigi selanjutnya adalah berkumur dengan minyak kelapa. Cara ini disebut dengan oil pulling yaitu terapi mulut tradisional dari India untuk menghilangkan bakteri dari mulut dan dipercaya bisa mengurangi plak gigi.


Minyak yang sangat ideal untuk terapi ini adalah minyak kelapa, karena memiliki sifat anti-inflamasi dan mengandung antioksidan. Selain itu, minyak kelapa juga mengandung asam laurat, yaitu asam lemak yang bersifat antimikroba.


Cara menghilangkan karang gigi dengan terapi ini adalah dengan berkumur menggunakan minyak kelapa selama 10 menit. Lakukan setiap hari agar mendapat manfaatnya.


4. Perhatikan pola makan

Untuk mencegah terbentuknya karang gigi, kurangi mengkonsumsi makanan manis dan juga bertepung. Sebab, jenis makanan tersebut bisa melepaskan asam yang berbahaya yang membuat bakteri di mulut bisa berkembang biak.


Untuk itu, cobalah untuk membatasi konsumsi jenis makanan tersebut. Jika terlanjur dimakan, segera sikat gigi dan minum air yang banyak setelah mengkonsumsi makanan tersebut.


5. Berhenti merokok

Cara menghilangkan karang gigi lainnya adalah dengan berhenti merokok. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya lebih mungkin untuk memicu munculnya karang gigi.

https://tendabiru21.net/movies/secretary/

Eijkman Sebut Semua Vaksin Masih Efektif Tangkal Mutasi Virus Corona

 Pemerintah terus berupaya menekan kasus COVID-19, salah satunya melalui vaksinasi. Saat ini, vaksinasi merupakan solusi yang dianggap paling tepat dalam mengurangi jumlah kasus infeksi virus COVID-19 yang kini mulai bermutasi di beberapa negara, bahkan telah masuk ke Indonesia.

Soal vaksin, Wakil Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Bidang Penelitian Fundamental, Prof. Herawati Sudoyo Ph.D menjelaskan sebagian besar produsen vaksin COVID-19 telah mencoba mencapai tingkat efikasi hingga 70 persen. Hingga saat ini, penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satupun vaksin COVID-19 yang tidak efektif menangkal mutasi virus COVID-19.

https://tendabiru21.net/movies/born-a-champion/


"Kendati begitu, memang ada penurunan efikasi saat vaksin COVID-19 melawan mutasi virus COVID-19 ini. Namun, hal itu tidak mengurangi makna perlindungan yang diberikan vaksin COVID-19 itu sendiri," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).


Untuk mendukung program vaksinasi pemerintah, Prof. Herawati mendorong para ilmuwan untuk berbicara demi meluruskan kesimpangsiuran informasi soal vaksin. Salah satunya dengan menegakkan bukti dan data-data ilmiah, termasuk tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).


"Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) akibat vaksinasi COVID-19, misalnya. Hanya terjadi di berapa persen dari sekian juta orang yang sudah divaksinasi. Akan tetapi hal-hal kecil inilah yang masuk pemberitaan dan menjadi besar. Saya pikir di sinilah porsi ilmuwan berbicara dengan data data," ungkap Prof. Herawati.


Selain itu, Prof. Herawati mendorong masyarakat untuk berkontribusi menekan kasus dengan melakukan vaksinasi COVID-19. Ia pun mengingatkan masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan meskipun telah divaksin.


"Saya kira kalau kita bisa bekerja sama dengan baik, semua masalah mengenai vaksinasi bisa teratasi. Kalau seandainya semua sudah divaksinasi, sekali lagi kita harus mengingatkan vaksin bukan satu-satunya cara untuk mengalahkan virus ini. Jadi yang sudah mulai longgar protokol kesehatannya karena adanya program vaksinasi harus kita perketat protokol kesehatan kita lagi karena adanya mutasi virus baru yang sudah bertransmisi lokal," imbuhnya.


Di sisi lain, Communication Specialist UNICEF, Rizky Ika Safitri menyarankan agar para ilmuwan menggunakan komunikasi sederhana agar lebih mudah dipahami masyarakat. Hal ini menurutnya akan turut membantu menyukseskan program vaksinasi yang dijalankan pemerintah.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Bio Farma Bambang Heriyanto menyampaikan hingga akhir 2021, produsen vaksin seperti Sinovac sudah berkomitmen untuk mengirimkan vaksin dalam bentuk bulk sejumlah 260 juta dosis.


Ada juga vaksin yang akan didatangkan dari jalur kerja sama multilateral atau fasilitas COVAX yang kini telah datang sebanyak 8 juta dosis. Menurutnya, jumlah tersebut dapat mencukupi kebutuhan dosis vaksin hingga tercapai herd immunity.


"Kemudian kita juga punya sumber lain dari perjanjian bilateral dengan AstraZeneca dengan komitmen sebesar 50 juta, Novavac 50 juta, dan apabila dari COVAX kita bisa mendapatkan komitmen hingga 20% dari jumlah penduduk, kita bisa mencukupi kebutuhan dosis vaksin untuk herd immunity," ungkap Bambang.

https://tendabiru21.net/movies/american-fighter/