Kamis, 22 April 2021

Penting! 4 Alasan Jangan Buru-buru Pakai Celana Usai Bercinta

 Setelah melakukan hubungan intim, wanita sebaiknya tidak langsung terburu-buru memakai kembali celana dalamnya. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kesehatan vagina wanita.

Memakai celana dalam usai bercinta tanpa membersihkan area Miss V terlebih dahulu dapat berisiko terjadinya infeksi pada vagina. Selain itu, vagina juga akan kesulitan bernapas.


Pada wanita yang telah menopause, area Miss V akan lebih mudah kering, gatal, iritasi, dan rentan terhadap infeksi. Risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut dapat dihindari dengan tidak langsung memakai celana dalam sehabis berhubungan intim.


Alih-alih langsung kembali mengenakan celana dalam usai bercinta, berikut 4 hal yang harus dilakukan agar Miss V terhindar dari berbagai masalah yang tidak diinginkan, seperti dikutip dari laman Health.


1. Buang air kecil

Meski kamu merasa tak ingin buang air kecil usai bercinta, kamu tetap harus pergi ke toilet untuk mencoba buang air kecil. Sebab, bakteri yang terdapat pada uretra akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urine.


Buang air kecil setelah berhubungan seks juga bisa mencegah terjadinya infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri yang tertinggal di dalam vagina karena aktivitas seksual.


2. Keringkan area Miss V

Saat bercinta, area vagina tentunya akan terkontaminasi dengan berbagai cairan. Mulai dari cairan semen, keringat, lubrikan, dan cairan vagina. Oleh sebab itu, wanita disarankan untuk terlebih dahulu membasuh dan mengeringkan area tersebut menggunakan tisu atau handuk.


Mengeringkan area Miss V juga dapat mencegah terjadinya infeksi jamur pada vagina. Saat memutuskan untuk membasuhnya, perlu diingat untuk tidak menggunakan sabun. Pasalnya, vagina bisa membersihkan dirinya sendiri tanpa harus memerlukan sabun pewangi.


3. Gunakan celana dalam yang tidak ketat

Setelah memastikan area vagina telah bersih dari bakteri dan cairan-cairan yang mengontaminasinya, kamu sebaiknya juga tidak mengenakan celana dalam yang tidak ketat. Menggunakan celana dalam yang ketat sehabis bercinta bisa menyebabkan vagina kesulitan bernapas dan rentan terkena infeksi serta gatal.


4. Periksa vagina

Terakhir, apabila area vagina terasa tidak nyaman, nyeri, gatal, atau berdarah usai bercinta, ada baiknya kamu tidak mengabaikannya begitu saja. Apalagi, jika sejumlah gejala tersebut tidak langsung hilang dan terasa cukup lama. Oleh sebab itu, kamu disarankan untuk mengunjungi obgyn untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

https://nonton08.com/movies/guilty/


Waspada! 5 Negara Ini Sudah Temukan Varian Mutasi Ganda B1617 dari India


Varian baru Corona mutasi ganda asal India, B1617, kini telah menyebar ke berbagai negara di dunia. Mutasi dua varian Corona E484Q dan L452R itu ditemukan pertama kali pada akhir tahun lalu.

Menurut Dr Apana Mukherjee, peneliti di Indian Council of Medical Research, varian B1617 ini diketahui lebih cepat menular dan mudah melawan imunitas dalam tubuh karena terdiri dari dua mutasi.


Seperti diketahui, saat ini India sedang mengalami 'tsunami' COVID-19 dengan terus bertambahnya kasus infeksi dan meningkatnya angka kematian. Dr Nithya Balasubramanian, kepala penelitian kesehatan di Bernstein India, menyebut bahwa varian ini merupakan salah satu penyebab utama ledakan COVID-19 di India.


"Kami telah menghitung, kami percaya bahwa meningkatnya angka kasus (di India) dapat dijelaskan karena adanya mutasi ini," kata Dr Balasubramanian, dikutip dari Bloomberg.


Dikutip detikcom dari berbagai sumber, berikut 5 negara yang telah melaporkan varian mutasi ganda B1617 asal India.


1. Inggris

Inggris telah mencatat sebanyak 77 kasus infeksi varian baru Corona B1617. Masuknya varian tersebut ke Inggris telah membuat India menjadi negara ke-40 yang masuk ke dalam 'daftar merah' perjalanan Inggris. Per 23 April, semua orang yang ingin melakukan kunjungan ke Inggris, kecuali warga negara Inggris dan Irlandia, yang melakukan transit di India tidak akan diperbolehkan untuk masuk.


2. Amerika Serikat

Di Amerika Serikat (AS), varian asal India tersebut pertama kali ditemukan di Stanford, California. Pada Senin (19/4/2021), Centres for Disease Control and Prevention (CDC) AS menghimbau warga negara Amerika untuk menghindari melakukan perjalanan ke India meski telah divaksinasi.

https://nonton08.com/movies/the-zebra/

Jarang Disadari, Diabetes Bisa Membunuh Diam-diam

 Diabetes adalah salah satu penyakit kronis paling mematikan di dunia. Diabetes terjadi saat organ pankreas tidak dapat menghasilkan hormon insulin yang cukup. Hal ini juga dapat terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

Hormon insulin merupakan hormon yang berperan dalam pengaturan kadar gula darah. Oleh karena itu, adanya gangguan pada produksi dan kerja hormon insulin dapat mempengaruhi keseimbangan kadar gula darah sehingga menjadi tinggi.


Tingginya kadar gula darah yang tidak terkontrol pada diabetesi dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan berbahaya. Bahkan, WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa diabetes merupakan salah satu penyebab utama dari kasus kebutaan, gagal ginjal, serangan jantung, stroke, serta amputasi tubuh bagian bawah.

https://nonton08.com/movies/zebra/


Pasalnya, semakin tinggi kadar gula darah diabetes maka semakin tinggi pula ancaman risiko penyakit jantung. Diabetesi memiliki risiko penyakit jantung hingga 2,6 kali lebih tinggi, International Diabetes Federation (IDF) juga melaporkan diabetesi memiliki risiko penyakit ginjal tahap akhir sampai 10 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang sehat.


Melihat hal ini, tak heran jika diabetes masuk ke dalam 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. Pada tahun 2019, IDF melaporkan 4,2 juta kasus kematian pada usia 20-79 tahun di dunia berkaitan dengan diabetes dan komplikasinya. Ini artinya setiap 8 detik ada 1 kasus kematian di dunia akibat diabetes dan komplikasinya.


Sementara itu di Indonesia, data menunjukkan bahwa jumlah diabetesi meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018, tercatat angka prevalensi diabetesi di Indonesia berdasarkan pemeriksaan darah mencapai 8.5%, yang berarti sekitar 1 dari 12 orang Indonesia menderita diabetes.

Di samping itu, hampir 75% dari kasus diabetes yang terjadi tidak terdiagnosis. Ini artinya, sekitar 3 dari 4 diabetesi di Indonesia tidak menyadari dirinya terkena diabetes. Diabetes memang sering kali muncul tanpa gejala, bahkan beberapa orang tidak menyadarinya sampai muncul komplikasi kesehatan. Hal inilah yang membuat diabetes sering disebut sebagai pembunuh diam-diam.


Guna menghindari hal ini, sangat penting untuk menjalankan pola hidup sehat.. Bagi diabetesi, menjalankan pola hidup sehat dapat mengontrol kadar gula darah dan menekan risiko komplikasi. Pola hidup sehat dapat dimulai dengan memperbanyak asupan makanan sehat seperti buah dan sayur, mengurangi makanan tinggi lemak seperti gorengan, serta membatasi asupan gula harian.


Bagi Anda yang tak bisa jauh dari makanan manis, cobalah untuk ganti gula dengan pemanis rendah kalori Tropicana Slim Sweetener Lemongrass Pandan. Punya rasa manis yang sama seperti gula, Tropicana Slim Sweetener Lemongrass Pandan mengandung kalori jauh lebih rendah dibanding gula pasir. Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati rasa manis lebih sehat tanpa perlu khawatir melebihi asupan gula harian.

https://nonton08.com/movies/taxi-8/