Selasa, 13 April 2021

Fakta-fakta Kasus Langka Bayi Terlahir dengan 3 Penis, Pertama di Dunia

 Pertama kalinya di dunia, seorang bayi laki-laki dilaporkan lahir dengan kondisi triphallia. Kondisi ini membuat bayi tersebut punya 3 phallus atau penis yang terbentuk sejak embrio.

Bayi tersebut lahir di Buhok, Irak, baru-baru ini dan telah menjalani pengangkatan kedua penis ekstra. Dilaporkan di International Journal of Surgery Case Reports, bayi ini dalam kondisi sehat setahun setelah operasi.


Kondisi langka


Dikutip dari Livescience, terlahir dengan penis ekstra atau supernumerary adalah kondisi bawaan langka, diperkirakan hanya terjadi pada 1 di antara 5 juta hingga 6 juta kelahiran hidup.


Pada kasus di Irak ini, kedua penis ekstra punya jaringan untuk ereksi yang disebut corpus cavernosum. Saat teraliri darah akibat rangsang seksual, jaringan ini memungkinkan terjadinya ereksi.


Kedua penis ekstra juga memiliki jaringan corpus spongiosum yang menunjang uretra atau saluran urine. Namun kedua penis ekstra ini tidak memiliki uretra, yang dalam operasi pengangkatan jadi faktor yang mempermudah.


Diduga faktor genetik

Meski langka, temuan penis 'supernumerary' pernah dilaporkan oleh John Martin, profesor anatomi dari St Louis University School of Medicine. Salah satu jenazah untuk penelitian yang didonasikan seseorang punya kondisi serupa, tepatnya punya penis ganda atau diphallia.


Prof John menyebut, jenazah tersebut meninggal di usia 84 tahun. Melalui pemeriksaan genetik, ia berusaha mengungkap penyebab kondisi langka tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah mutasi pada gen yang berhubungan dengan perkembangan genital atau alat kelamin.


Salah satu mutasi berhubungan dengan pembentukan struktur mirip rambut atau cilia pada sel embrionik. Abnormalitas pada sel cillia tersebut berhubungan juga dengan beberapa abnormalitas bawaan, termasuk situs inversus atau kondisi organ yang tumbuh tidak pada posisi normal.

https://trimay98.com/movies/airlift/


Bolehkah Orang Kena COVID-19 Berpuasa? Ini Hukumnya Menurut MUI


 Masih seperti tahun lalu, bulan Ramadhan 2021 datang di tengah pandemi COVID-19. Namun kini, seiring angka kasus terkonfirmasi positif yang jauh lebih tinggi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan bahwa ibadah puasa wajib sejalan dengan upaya penanganan pandemi COVID-19.

"Dua-duanya (tahun ini dan tahun lalu) berada di situasi wabah COVID-19 yang belum sepenuhnya terkendali. Tetapi kalau tahun lalu, kemampuan untuk tracing, tracking, dan treatment itu belum cukup memadai. Kapasitas kemampuan deteksi dini, vaksinasi belum ada," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Dr. H. M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA dalam konferensi pers virtual oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (12/4/2021).


Ni'am mengingatkan, angka kasus positif COVID-19 kini masih meningkat. Meski laju peningkatannya lebih lambat dibanding pada Ramadhan tahun lalu, ibadah puasa wajib dijalankan beriringan dengan penanganan COVID-19.


Menurutnya, pada orang yang terkena COVID-19 namun dengan gejala ringan dan masih mampu beraktivitas, ibadah puasa tetap boleh dijalankan.


Akan tetapi, wajib sambil mengisolasi diri agar tidak menularkan virus pada orang lain. Misalnya, dengan tidak beribadah di masjid bersama orang banyak.


"Kita memiliki kewajiban untuk menyelamatkan jiwa karena itu bagian dari hal dasar yang dilindungi oleh agama. Kalau kita teledor, bahkan mengabaikan keselamatan orang dengan aktivitas tidak disiplin, maka tentu itu dosa. Bisa jadi kita puasa tapi sia-sia," jelas Ni'am.


Sedangkan pada pasien COVID-19 dengan gejala berat, umat Islam diperbolehkan untuk tidak berpuasa.


"Kalau berdampak parah, jika puasa berdampak parah pada kondisi kesehatan, maka dia boleh untuk tidak berpuasa. Tentu pertimbangan dokter yang akan menjadi rujukan. Nggak bisa ngarang-ngarang sendiri," pungkas Ni'am.

https://trimay98.com/movies/henry-viii-and-his-six-wives/

Ngabalin: Insyaallah Reshuffle Kabinet Pekan Ini!

 Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju menguat setelah hadirnya Kementerian Investasi dan peleburan Kemendikbud-Ristek. Tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabali membocorkan waktu reshuffle kabinet.

"Insyaallah kalau tidak ada aral melintang pekan-pekan ini. Karena kan Pak Jokowi itu kalau sudah ada satu keputusan kan tanggal 30 Maret kemarin kan surat dikirim ke DPR yang isinya itu rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud, karena banyak tugas fungsi dan perannya Menristek itu dikerjakan BRIN. Jadi Kemendikbud dan Ristek serta pembentukan Kementerian Investasi," kata Ali Mochtar Ngabalin saat dihubungi, Selasa (13/4/2021).


Ngabalin mengaku sering mengikuti kebiasaan Presiden Jokowi terkait reshuffle kabinet. Dia yakin reshuffle kabinet kali ini bakal cepat.


"Dari kebiasaan yang Bang Ali ikuti itu tidak lama. Presiden sangat independen, tidak ragu mengambil keputusan. Biasanya cepat. Bang Ali yakin dalam pekan ini beliau akan mengambil keputusan-keputusan penting itu," jelas Ngabalin.


Ngabalin menegaskan Jokowi berhak melakukan reshuffle mengganti siapa pun pembantunya di kabinet. Meski demikian, Ngabalin enggan memerinci nama-nama menteri yang akan kena reshuffle.


"Kalau beliau dari beberapa kali melakukan evaluasi kemudian melihat kalau beliau mau geser sana geser sini itu kewenangan Bapak Presiden," kata dia.


Sebelumnya, juru bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, menyatakan wapres sudah diajak rembukan Presiden Jokowi soal isu reshuffle. Meski begitu, Masduki tidak bicara detil soal reshuffle. Masduki mengaku belum memperoleh kabar terkini soal reshuffle.


"Nanti akan ada pembicaraan spesifik antara presiden dan wapres dan kalau semuanya clear baru dibicarakan," ujar Masduki.

https://trimay98.com/movies/luck-key/


Fakta-fakta Kasus Langka Bayi Terlahir dengan 3 Penis, Pertama di Dunia


Pertama kalinya di dunia, seorang bayi laki-laki dilaporkan lahir dengan kondisi triphallia. Kondisi ini membuat bayi tersebut punya 3 phallus atau penis yang terbentuk sejak embrio.

Bayi tersebut lahir di Buhok, Irak, baru-baru ini dan telah menjalani pengangkatan kedua penis ekstra. Dilaporkan di International Journal of Surgery Case Reports, bayi ini dalam kondisi sehat setahun setelah operasi.


Kondisi langka


Dikutip dari Livescience, terlahir dengan penis ekstra atau supernumerary adalah kondisi bawaan langka, diperkirakan hanya terjadi pada 1 di antara 5 juta hingga 6 juta kelahiran hidup.


Pada kasus di Irak ini, kedua penis ekstra punya jaringan untuk ereksi yang disebut corpus cavernosum. Saat teraliri darah akibat rangsang seksual, jaringan ini memungkinkan terjadinya ereksi.


Kedua penis ekstra juga memiliki jaringan corpus spongiosum yang menunjang uretra atau saluran urine. Namun kedua penis ekstra ini tidak memiliki uretra, yang dalam operasi pengangkatan jadi faktor yang mempermudah.


Diduga faktor genetik

Meski langka, temuan penis 'supernumerary' pernah dilaporkan oleh John Martin, profesor anatomi dari St Louis University School of Medicine. Salah satu jenazah untuk penelitian yang didonasikan seseorang punya kondisi serupa, tepatnya punya penis ganda atau diphallia.


Prof John menyebut, jenazah tersebut meninggal di usia 84 tahun. Melalui pemeriksaan genetik, ia berusaha mengungkap penyebab kondisi langka tersebut. Hasilnya, ditemukan sejumlah mutasi pada gen yang berhubungan dengan perkembangan genital atau alat kelamin.


Salah satu mutasi berhubungan dengan pembentukan struktur mirip rambut atau cilia pada sel embrionik. Abnormalitas pada sel cillia tersebut berhubungan juga dengan beberapa abnormalitas bawaan, termasuk situs inversus atau kondisi organ yang tumbuh tidak pada posisi normal.

https://trimay98.com/movies/the-unknown/