Sabtu, 27 Maret 2021

Percepat Herd Immunity, Sentra Vaksinasi COVID-19 Hadir di 5 Lokasi

 Dalam rangka mempercepat program vaksinasi nasional, pemerintah menghadirkan 5 lokasi Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN di berbagai kota. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menegaskan langkah ini juga sebagai upaya mewujudkan Indonesia Sehat sesegera mungkin.

"Sentra Vaksinasi Bersama BUMN akan memudahkan akses publik serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah. Data peserta akan diperoleh melalui pendaftaran dan pendataan berbasis teknologi dari Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan peserta umum yang berbasis komunitas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/3/2021).


Sementara itu Ketua Satgas Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan untuk saat ini, Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN fokus pada target peserta lansia dan petugas publik.


"Sesuai dengan tahapan program vaksinasi COVID-19 dari pemerintah," paparnya.


Lebih lanjut Koordinator PMO Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menyampaikan pendaftaran vaksinasi bagi lansia dapat dilakukan secara online melalui loket.com.


Namun, link pendaftaran untuk masing-masing lokasi akan berbeda sesuai informasi yang tertera di instagram @SentraVaksinasiBUMN. Demi kelancaran program ini, Arya mengimbau peserta untuk tetap dalam kondisi fit dan menjaga kesehatan.


Ia juga meminta peserta untuk cek kesehatan secara umum sehingga diketahui bila ada komorbid. Pasalnya, jika komorbid baru diketahui saat screening vaksinasi, hal ini dapat mengakibatkan penundaan bahkan pembatalan pemberian vaksin. Sedangkan bagi peserta yang berobat rutin untuk penyakit kronis, ia mengimbau untuk membawa surat rekomendasi vaksin dari dokter spesialis.


Terkait hal ini, Arya juga menyampaikan agar masyarakat dapat berkontribusi dengan baik sehingga terwujud herd immunity. Dengan adanya perluasan lokasi Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN, ia berharap kekebalan kelompok bisa segera tercapai.


"Untuk segera menuju terbentuknya kekebalan kelompok, selain vaksinasi perlu tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak)," tandasnya.


Diketahui, hingga Maret 2021, perluasan Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN sudah mencapai lima lokasi. Adapun kelima lokasi Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN adalah sebagai berikut.


1. Jakarta: Istora Senayan pada 8 Maret-8 Mei.

2. Jakarta: Tennis Indoor Senayan pada 21 Maret-21 Mei.

3. Semarang : PRPP Semarang pada 21 Maret-21 Mei.

4. Banyumas: GOR Satria pada 31 Maret-31 Mei

5. Surabaya : Grand City Exhibition Centre pada 28 Maret-28 Mei

https://kamumovie28.com/movies/hansel-and-gretel/


Update Corona 27 Maret: Tambah 4.461 Kasus Baru, Total Kasus Aktif 124.517


 Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia bertambah 4.461 kasus pada Sabtu (27/3/2021). Total kasus positif menjadi 1.492.002, sembuh 1.327.121, dan meninggal 40.364.

Spesimen yang diperiksa mencapai 67.548 dan ada 54.980 suspek. Total kasus aktif hari ini 124.517, bertambah 20 dibandingkan kemarin.


Detail penambahan kasus Corona di Indonesia adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 4.461 menjadi 1.492.002

Pasien sembuh bertambah 4.243 menjadi 1.327.121

Pasien meninggal bertambah 198 menjadi 40.364

Sebelumnya, pada Jumat (26/3/2021), tercatat total sebanyak 1.487.541 kasus positif virus Corona COVID-19, 1.322.878 pasien sembuh, dan 40.166 kasus meninggal dunia.

https://kamumovie28.com/movies/gretel-hansel/

COVID-19 Bukan yang Terakhir, Pandemi Baru Bisa Muncul karena Hal Ini

 Studi baru mengklaim produksi massal minyak sawit, yang 50 persen bahannya ditemukan di rumah bisa berisiko membawa kondisi dunia ke pandemi berikutnya. Hal ini dikaitkan dengan penggundulan hutan yang terus berlangsung di sejumlah wilayah.

Para peneliti menyebut wabah penyakit zoonosis akan lebih mungkin muncul dan menjadi pandemi seperti Corona saat hunian hutan semakin menipis. Studi yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Veterinary Science menetapkan hubungan yang jelas antara pandemi dan penggundulan hutan, di mana petak besar pohon ditebang sehingga lahan dapat digunakan untuk tujuan lain.


Adalah deforestasi, yang disebut bencana bagi hewan saat mereka harus melarikan diri dari habitat aslinya. Hal ini memaksa mereka untuk tinggal lebih dekat dengan tempat tinggal manusia karena hutan semakin menipis.


Inilah yang kemudian mendorong penyebaran penyakit zoonosis dari hewan ke manusia, seperti penularan Corona yang diyakini terjadi dari kelelawar melalui inang perantara lainnya ke manusia, hingga wabah COVID-19 mulai merebak di akhir tahun 2019.


Menurut studi tersebut, salah satu penyebab utama deforestasi adalah diperolehnya minyak sawit yang ditemukan di pohon kelapa sawit. Minyak ini digunakan untuk memproduksi sejumlah besar barang termasuk kosmetik, produk pembersih hingga selai kacang.

Studi baru, yang pertama meneliti hubungan sebab-akibat dalam skala global, menunjukkan deforestasi akibat perkebunan kelapa sawit meningkatkan kemungkinan penularan penyakit zoonosis karena menghancurkan habitat hewan seperti kelelawar yang dikenal sebagai pembawa penyakit baru.


"Kami belum mengetahui mekanisme ekologi yang tepat, tetapi kami berhipotesis bahwa perkebunan, seperti kelapa sawit, berkembang dengan mengorbankan kawasan hutan alami, dan reboisasi sebagian besar merupakan hutan monospesifik yang dilakukan dengan mengorbankan padang rumput," jelas penulis utama studi baru, Kata Serge Morand.


"Kedua perubahan penggunaan lahan ini ditandai dengan hilangnya keanekaragaman hayati dan habitat yang disederhanakan ini mendukung reservoir hewan dan vektor penyakit," lanjutnya.


Studi juga menemukan data dari 47 negara soal adanya peningkatan wabah penyakit zoonosis di 27 negara akibat penggundulan hutan. Maka dari itu, peneliti memperingatkan untuk bertindak cepat untuk mencegah pandemi lainnya.

https://kamumovie28.com/movies/freeze-frame-2/


Percepat Herd Immunity, Sentra Vaksinasi COVID-19 Hadir di 5 Lokasi


Dalam rangka mempercepat program vaksinasi nasional, pemerintah menghadirkan 5 lokasi Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN di berbagai kota. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menegaskan langkah ini juga sebagai upaya mewujudkan Indonesia Sehat sesegera mungkin.

"Sentra Vaksinasi Bersama BUMN akan memudahkan akses publik serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah. Data peserta akan diperoleh melalui pendaftaran dan pendataan berbasis teknologi dari Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan peserta umum yang berbasis komunitas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/3/2021).


Sementara itu Ketua Satgas Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan untuk saat ini, Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama BUMN fokus pada target peserta lansia dan petugas publik.


"Sesuai dengan tahapan program vaksinasi COVID-19 dari pemerintah," paparnya.


Lebih lanjut Koordinator PMO Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menyampaikan pendaftaran vaksinasi bagi lansia dapat dilakukan secara online melalui loket.com.


Namun, link pendaftaran untuk masing-masing lokasi akan berbeda sesuai informasi yang tertera di instagram @SentraVaksinasiBUMN. Demi kelancaran program ini, Arya mengimbau peserta untuk tetap dalam kondisi fit dan menjaga kesehatan.


Ia juga meminta peserta untuk cek kesehatan secara umum sehingga diketahui bila ada komorbid. Pasalnya, jika komorbid baru diketahui saat screening vaksinasi, hal ini dapat mengakibatkan penundaan bahkan pembatalan pemberian vaksin. Sedangkan bagi peserta yang berobat rutin untuk penyakit kronis, ia mengimbau untuk membawa surat rekomendasi vaksin dari dokter spesialis.

https://kamumovie28.com/movies/clover-3/