Senin, 22 Maret 2021

Tambah 5.744 Positif, Total Kasus COVID-19 RI 1.465.928 Per 22 Maret 2021

  Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 5.744 pada Senin (22/3/2021). Total positif menjadi 1.465.928, sembuh 1.297.957, dan meninggal 39.711 kasus.

Detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada hari ini adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 5.744 menjadi 1.465.928

Pasien sembuh bertambah 7.167 menjadi 1.297.957

Pasien meninggal bertambah 161 menjadi 39.711

Sebelumnya, pada Minggu (21/3/2021), tercatat total sebanyak 1.460.184 kasus positif virus Corona COVID-19. Ada 1.290.790 pasien sembuh dan 39.550 kasus meninggal dunia.

https://maymovie98.com/movies/a-bride-for-rip-van-winkle/


Ramai Irene Vs Dewa Kipas, Tanding Catur Juga Bisa Bakar Kalori Loh


 Media sosial membicarakan pertandingan catur Grandmaster Irene Sukandar dengan Dadang Subur alias Dewa Kipas. Sebagai salah satu cabang olahraga, mungkin tidak banyak orang tahu bahwa catur juga bisa jadi salah satu aktivitas yang membakar kalori.

Dikutip dari ESPN, seorang atlet catur yang bertanding sengit dapat membakar sampai 6.000 kalori dalam sehari. Robert Sapolsky dari Stanford University mengatakan pembakaran kalori terjadi ketika para atlet berpikir keras sehingga meningkatkan metabolisme tubuhnya mulai dari tekanan darah, kecepatan bernapas, dan kontraksi otot.


"Para grandmaster mengalami tekanan peningkatan darah selama berjam-jam yang mirip seperti pada pelari maraton," ungkap Robert.


Sebagai contoh, Grandmaster Mikhail Antipovhad dari Rusia bisa membakar sampai 560 kalori saat bertanding catur selama dua jam. Hal ini diketahui ketika para peneliti dari Amerika Serikat merekam detak jantungnya dalam turnamen.


Itulah kenapa turnamen catur dunia pada tahun 1984 pernah dibatalkan. Ini terjadi ketika salah satu atletnya, Anatoly Karpov, kelelahan dan kehilangan nyaris 10 kilogram berat badan dalam turnamen tersebut.


Sebaran 5.744 Kasus Baru COVID-19 RI 22 Maret, DKI-Jabar Mendominasi


- Indonesia melaporkan penambahan 5.744 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Senin (22/3/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.465.928 kasus COVID-19.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 1.474, disusul dengan Jawa Barat dengan 1.253 kasus, dan Jawa Tengah sebanyak 741 kasus.


Detail perkembangan virus Corona Senin (22/3/2021), adalah sebagai berikut:


Kasus positif bertambah 5.744 menjadi 1.465.928

Pasien sembuh bertambah 7.177 menjadi 1.297.967

Pasien meninggal bertambah 161 menjadi 39.711.

Tercatat sebanyak 43.755 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 41.674.


Sebaran 5.744 kasus baru Corona di Indonesia pada Senin (22/3/2021), sebagai berikut:


DKI Jakarta: 1.474 kasus

Jawa Barat: 1.253 kasus

Jawa Tengah: 741 kasus

Banten: 440 kasus

Jawa Timur: 270 kasus

Kalimantan Selatan: 207 kasus

Bali: 174 kasus

DI Yogyakarta: 143 kasus

Kalimantan Utara: 106 kasus

Kalimantan Tengah: 87 kasus

Sumatera Utara: 85 kasus

Bangka Belitung: 84 kasus

Kalimantan Timur: 71 kasus

Nusa Tenggara Barat: 64 kasus

Sulawesi Selatan: 53 kasus

Sumatera Selatan: 45 kasus

Sumatera Barat: 41 kasus

Lampung: 36 kasus

Kepulauan Riau: 33 kasus

Aceh: 20 kasus

Papua: 20 kasus

Sulawesi Utara: 16 kasus

Papua Barat: 15 kasus

Jambi: 14 kasus

Maluku Utara: 7 kasus

Maluku: 4 kasus

Bengkulu: 3 kasus

Gorontalo: 2 kasus

Sulawesi Barat: 2 kasus

Kalimantan Barat: 0 kasus

Sulawesi Tenggara: 0 kasus

https://maymovie98.com/movies/ati-raja/

Minggu, 21 Maret 2021

Beragam Prediksi Herd Immunity, Jadinya Kapan Indonesia Bebas Corona?

 Salah satu upaya yang tengah dijalankan oleh pemerintah untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity adalah melalui vaksinasi COVID-19. Pasalnya, ketika sebanyak 70 persen atau sekitar 180 juta masyarakat di Indonesia telah divaksin dan memiliki antibodi terhadap COVID-19, virus Corona di Indonesia dipercaya dapat segera diatasi.

Terkait hal tersebut, muncul beragam prediksi atau perhitungan mengenai kapan herd immunity di Indonesia akan tercapai. Berikut berbagai perhitungannya.


1. Perhitungan Eijkman

Menurut Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof Amin Subandrio, herd immunity bisa terjadi kapan saja. Namun, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kapan herd immunity dapat segera tercapai di Indonesia, salah satunya adalah terkait efikasi vaksin Corona serta berapa lama proteksi yang didapat pasca vaksinasi.


Prof Amin memperkirakan herd immunity di Indonesia belum bisa terbentuk di tahun 2022, mengingat saat ini ketersediaan vaksin dan pemberiannya dianggap cukup lambat. Target 1 juta vaksinasi COVID-19 per harinya pun masih belum bisa tercapai.


2. Perhitungan Kepala Bappenas

Berbeda dengan perhitungan Eijkman, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, memprediksi bahwa Indonesia akan segera mencapai herd immunity sebesar 70 persen pada Maret 2022, yakni terhitung 15 bulan usai vaksinasi COVID-19. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, menurutnya, hal tersebut mungkin tercapai lantaran Indonesia telah memulai vaksinasi virus Corona sejak Januari 2021 lalu.

https://tendabiru21.net/movies/zharfa/


3. Perhitungan Katadata

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Nazmi Haddyat Tamara, research and data analyst dari Katadata Insight Center, target 70 persen vaksinasi di Indonesia akan tercapai pada Mei 2025. Hal tersebut dihitung dari kecepatan vaksinasi yang saat ini sedang berjalan.


Epidemiolog dari Universitas Airlangga, Laura Navika Yamani, mengatakan bahwa jika Indonesia ingin mencapai herd immunity di tahun 2022, maka dosis vaksin yang diberikan minimal harus 1 juta dosis setiap harinya. Menurut Laura, vaksinasi yang saat ini berlangsung masih jauh dari target pemerintah untuk dapat merampungkan vaksinasi selama 1 tahun.


4. Perhitungan Menteri Kesehatan

Sama dengan Bappenas, Menteri Kesehatan Budi Gunandi Sadikin, mengatakan Indonesia diharapkan dapat mencapai kekebalan kelompok pada Maret 2022. Hanya saja, ia juga menyebut bahwa target tersebut akan tercapai tergantung dengan ketersediaan vaksin yang ada hingga saat ini. Budi turut mengungkap bahwa penentuan kelompok masyarakat dalam vaksinasi tahap 1 dan 2 tentunya bertujuan untuk mencapai herd immunity dengan harapan bisa segera dipercepat hingga 2021.


5. Perhitungan FKM UI

Tim riset Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menyebut wabah COVID-19 di Indonesia dapat segera terkendali pada September 2021. Menurut perhitungan TIM FKM UI, cakupan vaksinasi yang diperlukan harus mencapai 70.980.000 orang, dengan jumlah vaksinasi 930 ribu suntikan per hari.


Lebih lanjut, FKM UI memberikan perkiraan wabah Corona di Indonesia bisa dikendalikan lebih cepat dari September 2021 jika pemerintah menggunakan tambahan vaksin seperti Pfizer, AstraZeneca, hingga Novanax dengan efikasi vaksin lebih tinggi.


6. Perhitungan Bloomberg

Dalam perhitungan yang dilakukan oleh Bloomberg, Indonesia membutuhkan waktu selama 10 tahun untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, yakni saat 75 persen dari populasi sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19. Perkiraan tersebut berdasarkan rata-rata vaksinasi COVID-19 di Indonesia yang hanya sebanyak 64.187 dosis per hari.

https://tendabiru21.net/movies/susi-susanti-love-all/