Selasa, 16 Maret 2021

Pasca Drama Netizen Indonesia Merusuh Microsoft

 Riset dari Microsoft baru-baru ini bertajuk 2020 Digital Civility Index (DCI), mengukur tingkat kesopanan warga beberapa negara termasuk Indonesia. Indonesia menempati ranking ke-29 dari 32 negara yang diteliti oleh Microsoft sehingga posisinya terbawah di Asia Tenggara. Gara-gara itu, Microsoft pun terkena serangan netizen.

Berada di posisi 1 global adalah Belanda. Sedangkan Indonesia menurun 8 poin dengan skor 76. Adapun Singapura menjadi negara paling sopan di kawasan ASEAN serta Asia dan nomor 4 di dunia, skornya 59.


Negara tetangga lain yang diteliti juga mendapat ranking lebih baik dari netizen Indonesia. Netizen Malaysia di peringkat 10 global dengan skor 63. Selanjutnya Thailand di peringkat 19 dengan skor 69. Negara terakhir yang diteliti di Asia Tenggara adalah Vietnam, skornya 71 di peringkat 24.


Survei digelar antara bulan April sampai Mei 2020, melibatkan 16 ribu responden yang terdiri dari kaum muda dan dewasa. Diberlakukan skor dari 0 sampai 100, di mana makin rendah skor berarti paparan risiko online makin rendah, sehingga tingkat kesopanan di internet negara itu disimpulkan makin tinggi.


Alasan Indonesia berada di peringkat bawah kesopanan adalah cukup tingginya netizen Tanah Air terpapar hal-hal negatif di internet atau konten negatif itu menjadi santapan sehari-hari di dunia maya. Hal negatif yang dinilai menggerus kesopanan itu menurut laporan DCI adalah hoax, ujaran kebencian, diskriminasi, dan bullying.


Risiko terbesar netizen Indonesia adalah hoax dan penipuan yang naik 13%. Ujaran kebencian juga naik 5%, namun perilaku diskriminasi turun 2%.


Empat dari 10 responden menilai kesopanan menjadi lebih baik selama pandemi, tapi hampir 50% orang mengaku terlibat dalam bullying dan 19% responden mengaku menjadi target bullying. Terdapat satu peningkatan, yaitu skor untuk netizen yang merasa mengalami 'luka ekstrem' dari dunia maya turun 15 poin.


Nah, netizen Indonesia rupanya banyak yang tidak terima atas hasil survei itu. Bahkan akun resmi Microsoft di Instagram sempat melakukan sesuatu yang tidak biasa, menutup kolom komentar. Kuat dugaan hal itu adalah untuk mengantisipasi serbuan para netizen Indonesia.

https://tendabiru21.net/movies/love-and-affair/


Awas Hoax Cek Peretasan HP Lewat *#21#


Beredar broadcast kode *#21# untuk mengecek peretasan HP Anda. Ternyata itu adalah hoax belaka. Itu adalah kode untuk call forwarding. Justru, yang harus diwaspadailah adalah penipu dengan modus meminta Anda melakukan call forwarding.

Informasi broadcast ini menyebar di WhatsApp. Bukan kejadian pertama kali, namun sering berulang. Begini broadcastnya:


Sekedar info: Sehubungan dgn maraknya penipu yang meretas Hp..., baik itu WA, IG, fb, dll...

Inilah kiat untuk mengecek nomor kita apakah sudah dihack atau diretas orang.


Mohon Cek di hp masing2

*#21# kalau ada tulisan "diteruskan" berarti hp kita diretas orang...

Kalau tulisannya "tidak diteruskan" berarti aman.

Silahkan dicek

( Bintang Pagar 21 Pagar )


Semoga bermanfaat...🙏🙏


Bagaimana faktanya? Kementerian Kominfo di laman resminya seperti dilihat detikINET, Sabtu (13/3/2021) mengatakan broadcast ini adalah hoax belaka. Menurut Kominfo, *#21# bukan untuk mendeteksi peretasan.


"Kombinasi *#21# sebenarnya digunakan untuk mengaktifkan call forwarding atau pengalihan panggilan," kata Kominfo.


Hal senada dikonfirmasi Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dari Vaksincom. Menurut Alfons itu adalah kode untuk mengecek call atau SMS forward.


"Lebih tepatnya cara untuk mengecek call atau SMS forward di Telkomsel," kata Alfons kepada detikINET.


Alfons mengatakan SMS dan call forwarding memang berhubungan dengan usaha pengambilalihan akun melalui OTP yang diteruskan ke SMS atau call forwarding. Namun caranya adalah pelaku kejahatan siber menelepon korbannya dulu, bukan korban secara inisiatif memasukkan kode itu.


"Biasanya ini dilakukan oleh penipu mengarahkan korbannya memasukkan angka-angka atau pencet tombol-tombol yang tidak dimengerti korbannya. Lalu ternyata ia tanpa sadar memasukkan kode SMS atau call forward," pungkasnya.

https://tendabiru21.net/movies/vil-ambu/

Penjualan Game Konsol Tembus Rp 776 Triliun Selama 2020

 Di tengah maraknya game mobile saat ini, game konsol tidak ingin kalah dan menunjukkan performa yang baik dari segi penjualan. Nyatanya, game konsol sudah mendapatkan total penjualan hingga USD 53,9 miliar (sekitar Rp 776 triliun) pada tahun 2020.

Pandemi yang menghantui seluruh dunia, memaksa penduduk di berbagai negara mencari alternatif lain untuk dijadikan aktivitas di tengah menyebarnya virus COVID 19. Industri game yang sedang mengalami perkembangan menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk mengisi aktivitas ketika program Stay at Home dijalankan.


Beberapa orang lebih memilih untuk bermain game dibandingkan harus menghabiskan waktu di luar rumah. Terlepas dari dampak negatif yang ditimbulkan COVID 19, industri game justru mengalami peningkatan, seperti yang dialami oleh Nintendo Switch.


Game Animal Crossing: New Horizons mengalami pelonjakan yang amat besar pada penjualannya, dan secara keseluruhan pasar game konsol mengalami pertumbuhan miliaran pada tahun 2020.


Belum lagi persaingan panas antara PlayStation dan Microsoft dengan penawaran konsol baru mereka, serta kesuksesan Nintendo Switch yang mampu menghasilkan 87% dari penjualan konsol Jepang pada tahun 2020, dengan pengeluaran hingga 7 juta unit.


Setelah data tahun 2020 dikumpulkan, antara perangkat keras, perangkat lunak dan layanan (PS+ & Xbox Game Pass) di konsol, mencapai total pengeluaran hingga USD 53,9 miliar (sekitar Rp 776 triliun), 19% lebih tinggi dibandingkan tahun 2019.


Informasi tersebut menunjukkan bahwa meskipun Nintendo mendominasi pasar, tetapi Sony masih menjadi yang teratas, menyumbang 46% dari total tahun 2020. Hal ini dikaitkan dengan pengguna Sony yang lebih besar dari 114 juta versus Switch sekitar 80 juta.


Persentase yang meningkat ini didukung oleh layanan konsol seperti PS Plus dan Xbox Game Pass yang membuat layanan tersebut tampak lebih menarik bagi gamer. Namun sayangnya Xbox hanya menyumbang 23% dari total USD 53,9 miliar.


Sehingga harapan ke depannya, mereka dapat memimpin di atas PlayStation dan Nintendo Switch. Ditambah akuisisi besar yang mereka lakukan terhadap Bethesda, anak perusahaan ZeniMax Media.


Berdasarkan penjualan aksesoris game di bulan Januari, sepertinya tidak ada kendala yang memperlambat perkembangan industri game. Harapannya, ketika pandemi ini akan segera berakhir, kebiasaan orang-orang bermain game di tahun 2020 tidak berubah di tahun 2021 dan ke depannya, dilansir detikINET dari Gamerant, Sabtu (13/3/2021).

https://tendabiru21.net/movies/ambu/


Pasca Drama Netizen Indonesia Merusuh Microsoft


Riset dari Microsoft baru-baru ini bertajuk 2020 Digital Civility Index (DCI), mengukur tingkat kesopanan warga beberapa negara termasuk Indonesia. Indonesia menempati ranking ke-29 dari 32 negara yang diteliti oleh Microsoft sehingga posisinya terbawah di Asia Tenggara. Gara-gara itu, Microsoft pun terkena serangan netizen.

Berada di posisi 1 global adalah Belanda. Sedangkan Indonesia menurun 8 poin dengan skor 76. Adapun Singapura menjadi negara paling sopan di kawasan ASEAN serta Asia dan nomor 4 di dunia, skornya 59.


Negara tetangga lain yang diteliti juga mendapat ranking lebih baik dari netizen Indonesia. Netizen Malaysia di peringkat 10 global dengan skor 63. Selanjutnya Thailand di peringkat 19 dengan skor 69. Negara terakhir yang diteliti di Asia Tenggara adalah Vietnam, skornya 71 di peringkat 24.

https://tendabiru21.net/movies/sukep-the-movie/