Minggu, 14 Maret 2021

Update Corona 14 Maret: 4.714 Kasus Baru, Total 1.419.455

 Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia bertambah 4.714 kasus pada Minggu (14/3/2021). Total kasus positif menjadi 1.419.455, sembuh 1.243.117, dan meninggal 38.426.

Detail penambahan kasus COVID-19 adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 4.714 menjadi 1.419.455

Pasien sembuh bertambah 5.647 menjadi 1.243.117

Pasien meninggal bertambah 97 menjadi 38.426

Pada Sabtu (13/3/2021), tercatat jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 1.414.741, sembuh 1.237.470, dan meninggal sebanyak 38.229.

https://nonton08.com/movies/diablo-2/


Ninja Xpress Buka Peluang Pinjaman Modal Usaha untuk UKM


 - Ninja Xpress memberikan layanan loyalty program terbaru berupa pinjaman modal di Ninja Academy untuk para pelaku UKM, dan kemudahan akses tukar poin di aplikasi terbaru Ninja Rewards.

Program terbaru dari layanan loyalitas ini hadir guna meningkatkan penjualan serta daya saing shipper dan pelaku UKM. Peluang pinjaman modal di Ninja Academy yang didukung oleh Jenius, akan memudahkan pelaku UKM mengatasi kendala keterbatasan modal yang dialami.


Selain itu, dengan program layanan loyalitas Ninja Rewards terbaru, para shipper dan pelaku UKM bisa menukarkan poin yang mereka dapatkan untuk dapat ditukar dengan bermacam hadiah menarik.


"Kami mendengar keluh kesah dari para shipper serta pelaku UKM dalam berbisnis di tengah keadaan yang tidak pasti ini, untuk itu program layanan loyalty program merupakan inisiatif kami agar dapat membantu meringankan beban pelaku UKM dan shipper dalam bertarung di dunia bisnis," ujar Country Head Ninja Xpress, Ignatius Eric Saputra lewat keterangan tertulisnya, Rabu (10/3/2021).


Berpacu pada laporan Suara UKM Negeri garapan Markplus dan Ninja Xpress, dengan responden yang didominasi oleh usaha skala mikro, 50% responden menghadapi kendala berupa keterbatasan modal untuk menjalankan usahanya.


Untuk itu, Pinjaman Modal yang merupakan bagian dari fasilitas Ninja Academy, fokus disediakan untuk shipper kategori brand owner dengan pengiriman paket 200 hingga 499 volume per-bulan, dan juga para reseller.


Sesuai dengan usulan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, untuk mengembangkan usaha UMKM diperlukan sebuah skema pembiayaan yang modern dengan tidak ada lagi mensyaratkan agunan dalam pemberian kredit, lantaran UMKM rata-rata tidak mempunyai aset yang memadai.


Sejalan dengan itu, Ninja Xpress membantu pelaku UKM untuk memperoleh pinjaman modal dengan tanpa agunan. Dilengkapi dengan teknologi yang telah terautomasi, proses pengajuan pinjaman tidak membutuhkan waktu lama. Ninja Xpress menjanjikan bahwa hanya dengan mengajukan aplikasi pinjaman 5 menit, dana dapat langsung cair. Selain itu, bunganya flat 1,75% per bulan dan limit pinjaman hingga Rp 50 juta dengan jangka waktu pinjaman 1-36 bulan.


Selain pinjaman modal, aplikasi terbaru tukar poin Ninja Rewards akan sangat membantu pelaku UKM dalam menukarkan poin yang dapat ditukar menjadi hadiah menarik. Hingga saat ini, lebih dari 700 UKM telah terdaftar menjadi member aktif Ninja Rewards dan sudah menikmati fasilitas ini.


Pada akhir Q2 2021, Ninja Xpress menargetkan 1.500 UKM terdaftar dalam Ninja Rewards. Untuk itu, Ninja Xpress terus berusaha mendaftarkan lebih banyak UKM untuk menikmati fasilitas Ninja Rewards agar UKM semakin terpacu dalam menjalankan bisnis di tengah pandemi.


Bagi pelaku UKM yang menggunakan marketplace akan mendapatkan 1 poin untuk setiap 1 kali pengiriman. Sedangkan untuk social commerce akan mendapatkan 2 poin untuk setiap 1 kali pengiriman dengan masa berlaku poin selama 6 bulan.


Pelaku shipper atau UKM dapat menukarkan poin yang telah terkumpul di Ninja Rewards dengan hadiah menarik seperti aksesoris, barang elektronik, fashion, gadget, home living, uang muka kendaraan bermotor, office stationery, health and body care, voucher diskon delivery dan voucher menarik lainnya.

https://nonton08.com/movies/diablo/

Dampak Psikologi Siswa Akibat Belajar Online dan Solusinya

 Dampak pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang berkepanjangan menimbulkan tekanan psikologis terhadap siswa. Pembekalan yang tepat sasaran bagi siswa menjadi solusi, terutama jelang ujian sekolah.

Bagi yang mudah beradaptasi, maka PJJ bukanlah masalah. Beda dengan siswa yang merasa sulit atau tidak cepat beradaptasi, alih-alih efektif, PJJ bisa saja menciptakan stres bagi mereka.


Disampaikan Psikolog Intan Erlita persoalan tersebut tak terlepas dari kedudukan anak itu sendiri sebagai makhluk sosial, di mana mereka butuh berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain. Dalam hal ini, bukan saja orang tua, tapi juga teman seusianya, guru, dan lingkungannya.


"Karena logikanya anak-anak itu, baik TK, SD, SMP, maupun SMA membutuhkan kontak atau sosialisasi yang cukup tinggi. Mereka belajar mengenali lingkungan, belajar mengenali bagaimana mengobrol dengan guru, orang yang lebih tua, serta bagaimana beradaptasi dengan teman-teman seumurnya," kata Intan.


"Pandemi ini membuat mereka kehilangan masa-masa dikatakan sebagai hubungan manusianya itu. Hubungan bagaimana dia beradaptasi. Nah ini, menimbulkan stres tersendiri," ucapnya.


Kondisi tersebut diperburuk dengan tuntutan belajar yang tingi, tugas menumpuk, namun waktu yang tersedia mengerjakanya sedikit, hingga tidak adanya waktu mengaktualisasikan diri. Di level ini, Intan mengatakan, banyak anak akhirnya jenuh dan lelah yang berdampak nilai turun sampai emosi yang tidak stabil.


Berbicara mengenai ujian, tekanannya makin tinggi. Di satu sisi harus beradaptasi, di sisi lain ada target yang harus diwujudkan.

https://nonton08.com/movies/curi-curi-kesempatan/


"Jadi, sekarang ini bisa dibilang merupakan saatnya untuk mengenal anak kita. Cobalah untuk mendengarkan mereka, dengan begitu mereka bisa berpikir, 'saya bisa datang ke orang tua saya kapanpun saat ada masalah, karena orang tua saya mendengarkan'. Karena ada kalanya anak kita juga tidak butuh solusi, tapi ingin didengarkan," ujar Intan.


Pemerhati dunia pendidikan sekaligus Head of Academic Kelas Pintar Maryam Mursadi, mengatakan ada demotivasi pada anak yang kerap terjadi khususnya menjelang ujian. Namun ini bukan berarti tak bisa diatasi, apalagi dihindari.


Kelas Pintar sendiri mengklaim punya solusi yang dapat mengatasi permasalahan yang muncul karena PJJ. Misalnya, ketika mengajarkan materi secara virtual ada kendala, seperti koneksi terputus atau siswa yang memahami pelajaran tidak semuanya.


Menurut Maryam, siswa perlu memperpanjang waktu belajarnya dalam kondisi PJJ. Saat ada pelajaran yang dirasa belum paham, maka siswa bisa memanfaatkan fitur Guru milik Kelas Pintar untuk mendapatkan penjelasan secara menyeluruh. Ada juga fitur Tanya, siswa bisa menanyakan soal pelajaran yang ingin ditanyakan.


Sejauh ini, Maryam mengungkapkan, banyak pengguna Kelas Pintar menggunakan fitur Tanya sesaat sesi dibuka, baik sesi pagi pukul 09.00-12.00 WIB maupun sesi malam dari pukul 18.00-21.00 WIB.


"Kami pun di Kelas Pintar selalu mencoba untuk mengetahui dan keinginan bahwa siswa membutuhkan materi pembelajaran yang jelas dan lengkap, bervariasi, serta relevan dengan kondisi mereka," tuturnya seperti dalam siaran persnya, Rabu (10/3/2021).


Terlepas muncul permasalahan saat PJJ dilaksanakan, di sisi ada momen di mana siswa dapat melatih kemandiriannya dalam memahami suatu pelajaran, seperti yang tersedia di Kelas Pintar.

https://nonton08.com/movies/do-re-mi-fa/